Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Tahukah Kamu, Kenapa Awan Dapat Melayang dan Tidak Jatuh dari Langit?

Tahukah Kamu, Kenapa Awan Dapat Melayang dan Tidak Jatuh dari Langit?

25 Agustus 2017 | Dibaca : 1562x | Penulis : Noor Azizah

Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa awan bisa bergerak melayang-layang di udara dan tidak jatuh ke permukaan bumi? Sebelum menjawab pertanyaan ini, perhatikan cara terbentuknya awan di bawah ini. Awan terbentuk dengan empat cara, yakni:

Pertama, awan terbentuk karena pertemuan antara dua jenis massa udara yang berbeda. Gambar 1 nomor 1 (kiri-atas) menunjukkan awan yang terbentuk karena ada pertemuan antara udara yang sangat lembap dan banyak mengandung uap air dan udara yang kering. Pertemuan dua jenis massa udara ini, yaitu massa udara basah dan massa udara kering ini dapat membentuk awan. Udara lembap dan hangat yang berasal dari laut akan berada di atas udara yang lebih kering dan dingin. Hal ini membuat udara yang lebih hangat tadi akan terus naik (karena lebih ringan dan lebih hangat dari sekelilingnya) sehingga dapat membentuk awan.

Kedua, awan terbentuk karena udara yang bergerak horisontal akan terhalang atau terbentur gunung. Saat terbentur itulah udara akan “dipaksa naik” oleh gunung itu, yakni udara hangat tadi akan bertemu dengan udara yang sangat dingin sehingga pembentukan awan pun dapat terjadi lebih cepat (Gambar 1 nomor 2, kanan-atas).

Ketiga, awan terbentuk karena pemanasan permukaan oleh Matahari atau sering disebut dengan istilah konveksi. Konveksi ini dapat terjadi karena pemanasan Matahari membuat suhu udara menjadi lebih tinggi sehingga beratnya pun menjadi lebih ringan dibandingkan sekitarnya, sehingga udara dapat bergerak naik (Gambar 1 nomor 3, kiri-bawah).

Keempat, awan terbentuk karena terjadinya pertemuan angin atau bisa disebut juga dengan konvergensi (Gambar 1 nomor 4, kanan-bawah). Konvergensi angin laut (bertiup dari laut menuju darat) dan angin dari darat dapat terbentuk di wilayah pantai pada siang hari. Karena udara yang berlawanan arah itu saling bertemu dan mendekat maka tidak ada cara lain selain udara itu akan bergerak naik bersama-sama sehingga awan pun dapat terbentuk.

Lalu, bagaimana cara awan tetap di atas dan tidak jatuh?

Awan terjaga tetap di atas karena ia berasal dari sekumpulan udara yang naik karena densitas atau berat jenisnya lebih ringan dibandingkan udara di sekitarnya. Selanjutnya, jika suhu udara di dalam awan masih sangat dingin (lebih rendah dari 0 derajat Celcius) maka proses pembentukan es dapat terus terjadi dengan berbagai cara antara partikel-partikel kecil yang ada di sana seperti saling bergabung, menumbuk, memisah, dan sebagainya.

Selain itu, kandungan awan sebagian besar masih berupa kristal es, air super-dingin (supercooled water), titis-titis kecil es (ice droplet), titis-titis kecil air (water droplet), dan tetes-tetes air hujan (raindrop).

Posisi awan akan semakin turun jika awan mengandung lebih banyak titis-titis kecil air dibandingkan dengan es. Jika sudah begitu, awan pun dapat berubah wujud seluruhnya menjadi tetes-tetes air hujan sehingga tak lagi bisa kita temukan melayang di udara.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

buni yani
9 Mei 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 9 Mei 2017—Pernyatan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, yang secara tegas menolak pendapat Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa Basuki ...
Ridwan Kamil : Waspadai warga yang Rumahnya selalu Tertutup
28 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Aksi terorisme yang melakukan pemboman di  Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur, Rabu ( 24 Mei 2017 ) sekitar pukul 21.00 yang lalu dan ...
Jahe, Salah Satu Bumbu Dapur yang Mempunyai Banyak Manfaat untuk Tubuh
13 November 2017, by Rachmiamy
Memiliki tubuh yang sehat dan indah merupakan impian semua orang baik itu wanita maupun laki-laki. Memiliki tubuh yang sehat dan indah dapat menambah ...
Kenali Tanda Wanita yang sudah Lama tidak Berhubungan Intim
24 Januari 2019, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Berhubungan intim memang menjadi kebutuhan bagi pasangan suami istri dalam mengarungi bahligai rumah tangganya. Sedemikian pentingnya arti ...
Walikota Cimahi Keberatan Biaya Pembuangan Sampah ke TPPAS Legok Nangka
13 November 2017, by Admin
Tampang.com – Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengaku, berkeberatan atas tipping fee Rp 386.000 per ton yang harus dibayarkan masing-masing bupati atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab