Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Prabowo Menilai Pelemahan Rupiah Sebagai Pertanda Indoesia Semakin Miskin

Prabowo Menilai Pelemahan Rupiah Sebagai Pertanda Indoesia Semakin Miskin

6 Juli 2018 | Dibaca : 76x | Penulis : oteli w

Prabowo Menilai Pelemahan Rupiah Sebagai Pertanda Indoesia Semakin Miskin

Memang akhir – akhir ini, Indonesia diperhadapkan dengan tantantangan pelemahan rupiah yang semakin merosot.

Terkait pelemahan rupiah yang semakin melemah, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai bahwa hal tersebut merupakan pertanda Indonesia semakin miskin.

"Dalam lima tahun rupiah kita melemah hampir 60 persen dari Rp9.000 ke Rp14.000 per USD," kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018. 

Kita melemahnya hampir 60 persen, artinya kita tambah miskin 50-60 persen," lanjutnya.

Prabowo juga mengatakan agar  jangan sampai pelemahan rupiah menjadi tanda Indonesia ke arah negara gagal. 

"Rakyat saya kira mendambakan pemimpin-pemimpin yang tidak korup. Saya kira intinya itu dan kapabel. Jadi ada kapasitas dan integritas yang saya pelajari dari sejarah negara-negara yang berhasil bahwa pemerintahan negara yang berhasil itu memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas. Kalau kapabilitas tinggi, integritas tinggi, negaranya berhasil," kata Prabowo kepada wartawan di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).

Berdasarkan hasil pengatmatannya, Parabowo mengatakan bahwa selama lima tahun ini, rupiah sudah melemah hingga 60 persen.

"Ini harga-harga sudah semakin memberatkan rakyat. Ya, kan? Rupiah kita juga semakin lemah, kita hitung tadi dalam 5 tahun rupiah kita melemah hampir 60 persen dari Rp 9.000 ke Rp 14.000. Jadi kita melemahnya dari tahun 2013, Rp 5.000 ya, hampir 60 persen, lebih dari 50 persen kita melemahnya berarti. Artinya, kita tambah miskin 50 persen, minimal tambah miskin dengan upaya yang sama nilai penghasilan kita berkurang setengah itu artinya," imbuhnya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bos Yamaha Puas dengan Hasil yang Diraih Dua Pembalapnya di Sirkuit Sachsenring Jerman
16 Juli 2018, by Rachmiamy
Balapan seri kesembilan MotoGP 2018 telah berlangsung akhir pekan kemarin di Sirkuit Sachsenring Jerman. Pada balapan tersebut pembalap tim Repsol Honda, Marc ...
Ribuan Petasan siap Jual di Sita Aparat Kepolisian di Jombang
14 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto memimpin penggerebekan di salah satu rumah yang memproduksi ribuan petasan yang sudah siap dijual di ...
Maia Estianty Ternyata Cucu dari Istri Pertama Presiden Soekarno
11 Agustus 2017, by Rachmiamy
Maia Estianty mengungkapkan silsilah keluarganya. Dan yang mengejutkan publik, ternyata nenek Maia Estianty adalah istri pertama dari Presiden RI Soekarno. ...
SMAN 1 Semarang Tetap Tegas Minta 2 Siswanya Angkat Kaki
2 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pihak SMAN 1 Semarang menggelar jumpa pers dengan media dengan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Gatot B ...
Ketua FCC Sedang Diselidiki Untuk Menjalin Hubungan Dengan Sinclair Broadcasting
16 Februari 2018, by Slesta
 Ajit Pai, ketua Komisi Komunikasi Federal, sedang dalam penyelidikan untuk hubungan dengan Sinclair Broadcasting Company, anggota parlemen Demokrat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman