Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pembantaian Sebuah Keluarga di Meksiko Menandai Kekerasan yang Terus Melonjak

Pembantaian Sebuah Keluarga di Meksiko Menandai Kekerasan yang Terus Melonjak

13 Juli 2017 | Dibaca : 799x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tubuh anak-anak Martinez yang penuh lubang tembakan ditemukan di lantai, meringkuk di samping mayat orang tua mereka di sebuah rumah sewaan.

Keluarga yang terdiri dari enam orang tersebut dibantai, pihak berwenang meyakini sebuah jaringan narkoba berada dibalik semua ini, karena kartel Zeta yang mencurigai ayahnya, seorang sopir taksi, telah memainkan peran dalam serangan geng saingan mereka yang menewaskan seorang anak buah Zeta.

Kejadian tersebut menambah parah tingkat kriminalitas khususnya pembunuhan yang baru-baru ini mencatat jumlah bulanan tertinggi dalam setidaknya 20 tahun di Mexico.

Terlepas dari janji Presiden Enrique Pena Nieto tentang sebuah negara yang lebih aman ketika dia diangkat lima tahun yang lalu, kekerasan yang sekarang terjadi bahkan melampaui hari-hari paling gelap dalam perang obat terlarang yang pernah terjadi sebelumnya.

Vigil menambahkan. "Anda memiliki institusi yang lemah, peraturan hukum yang lemah, peradilan yang lemah, korupsi besar-besaran, terutama di dalam kepolisian negara bagian dan kota, dan semua itu berkontribusi pada meningkatnya kekerasan."

Dalam lima bulan pertama tahun 2017, ada 9.916 pembunuhan di seluruh negeri , meningkat sekitar 30 persen dari 7.638 orang yang dibunuh pada periode yang sama tahun lalu. Pada tahun 2011, tahun paling berdarah dalam perang obat-obatan terlarang, angka untuk periode Januari-Mei  yang sama adalah 9.466.

Di beberapa tempat pertumpahan darah telah menyertai kebangkitan kartel Jalisco New Generation yang baru muai dan perpecahan kartel Sinaloa yang dulu dominan menjadi faksi-faksi terpecah  menyusul penangkapan penguasa  obat-obatan terlarang Joaquin "El Chapo" Guzman, yang diekstradisi ke Amerika Serikat Januari lalu.

Sedikitnya 19 orang tewas dalam pertempuran darat yang mengadu anak laki-laki Guzman, saudara laki-laki dan mantan sekutu satu sama lain akhir bulan lalu di negara bagian Sinaloa bagian barat, menurut para penyidik.

Di negara bagian utara Chihuahua, baku tembak pekan lalu antara orang-orang bersenjata Sinaloa dan geng yang dikenal sebagai La Linea menewaskan setidaknya 14 orang.

Di kota minyak Teluk Coast Coatzacoalcos, Gubernur Veracruz Miguel Angel Yunes mengatakan pembantai seorang pria bersenjata bawahan Zeta pada akhir Juni mendorong Zeta untuk membunuh seluruh keluarga Martinez, Ayah dan Ibunya: Clemente dan Martimana; Jocelin (10); Victor Daniel (8); Angel (6); dan Nahomi (5).

"Mereka tidak punya apa-apa, bahkan furnitur. Mereka tidur di lantai," nenek Flora Martinez berkata, terisak-isak. "Saya tidak mengerti mengapa mereka melakukan ini, mengapa mereka melakukan ini pada anak-anak saya, mereka tidak bersalah, mereka tidak tahu apa-apa."

 

 

Sumber: abcnews.go.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Meski Imbang, Duel Persib vs Persija diwarnai Ricuh pada Akhir Laga!
22 Juli 2017, by Zeal
Laga panas bergengsi antara Persib Bandung versus Perija Jakarta pada Sabtu (22/7) berakhir dengan skor 1-1. Laga yang dilangsungkan di stadion Gelora Bandung ...
Kenaikan BBM yang Membuat Resah Masyarakat
10 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ya, baru saja beredar di masyarakat luas berita melalui broadchas di sejumlah sosial media tentang kenaikan harga BBM yang ditetapkan oleh ...
Cari Tahu Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegah Parasit Toksoplasma pada Ibu Hamil
11 Januari 2020, by Admin
Pernah mendengar atau mengetahui tentang toksoplasmosis atau lebih dikenal dengan tokso? Yaitu sejenis penyakit yang menyebar melalui kucing walaupun tidak ...
Tanggap Darurat 3 Hari, TGB Himbau Seluruh Aparat Fokus pada Penyelamatan Korban Gempa NTB
29 Juli 2018, by Nur Atinal Khusna
Gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya ini membuat masyarakat resah. Keresahan dan kekhawatiran warga membuat Gubernur NTB, ...
Bagaimana Realisasi Pemberlakukan Tiket Gratis Ke Ancol?
22 September 2017, by Slesta
Tampang.com – Pemprov DKI berencana untuk menggratiskan biaya masuk ke pantai Ancol namun rupanya rencana tersebut belum dapat terealisasi dalam waktu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab