Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Olahraga vs Depresi

Olahraga vs Depresi

20 November 2017 | Dibaca : 1143x | Penulis : Dika Mustika

Pernah merasa depresi? Putus asa? Berasa isi pikiran sangat kusut seakan tak berujung? Ketika hal tersebut terjadi pada Anda, apa yang kemudian Anda lakukan? Ternyata berolahraga bisa menjadi salah satu alternatif pilihannya lho! Mungkin ada yang berpikir, apa hubungannya antara olahraga dan meredakan pikiran yang kusut. Ternyata ada penelitian secara klinisnya.

Ketika kita berolahraga, produksi hormon serotonin, dopamin (hormon yang mempengaruhi suasana hati lebih bahagia), dan endorfin (obat penghilang rasa sakit alami yang mampu memunculkan perasaan senang dan bahagia) akan meningkat. Kita lihat lebih jauh yuk, tentang manfaat hormon-hormon ini.

Endorfin dapat menurunkan stres dan meningkatkan perasaan nyaman dan bahagia. Ketika berolahraga, maka tubuh kita akan melepaskan endorfin. Endorfin  ini akan berinteraksi dengan penerima di otak untuk menurunkan persepsi dan sensasi sakit. Endorfin bekerja sebagai penghilang rasa sakit dan penenang. Endorfin juga akan memicu timbulnya perasaan positif dalam tubuh kita.  

Dopamin dan serotonin yang dihasilkan bekerja bersama-sama dalam menurunkan perasaan-perasaan negatif, seperti depresi, stres, perasaan tidak nyaman, suntuk, murung, dan bad mood. Serotonin juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan memperbaiki nafsu makan. Kadar serotonin akan meningkat bila kita rutin berolahraga. Kadar serotonin akan meningkat bila kita rutin berolahraga. Serotonin bekerja bersama-sama dengan endorfin untuk memunculkan perasaan nyaman, senang dan bahagia.

Bagaimana olahraga bisa  memperbaiki mood,  tak hanya dengan cara meningkatkan endorfin saja. Namun, olahraga juga mampu menurunkan kadar kortisol (hormon stres). Ketika kita berolahraga, tubuh akan melepaskan pemicu rasa bahagia seperti endorfin, dopamin, dan serotonin, sekaligus juga menurunkan kadar hormon stres di otak, yaitu kortisol. Namun, perlu diingat juga, olahraga yang dilakukan harus dalam porsi yang sesuai (rendah atau sedang). Jika olahraga dilakukan dengan porsi yang berlebihan, ini justru akan meningkatkan kadang kortisol.  

Kalau kita lihat kembali, kondisi ketika seseorang dilanda stres, tubuh tidak mampu menghasilkan serotonin lebih banyak untuk mengganti jumlah serotonin yang terpakai. Tubuh akan mengalami kekurangan serotonin yang dapat mengakibatkan depresi. Semakin rendah kadar serotonin, maka depresi akan semakin parah. Gejala lain adalah: kesulitan berkonsentrasi, kelelahan kronis, gangguan tidur, gangguan nafsu makan, menurunnya kepercayaan diri.

 

Dopamin yang dihasilkan dengan berolahraga membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak. Dopamine sangat berperan dalam proses berpikir. Dopamine juga berfungsi dalam memotivasi manusia melakukan pekerjaan.

Sudah lebih terbayang, bagaimana hubungan antara olah raga dengan depresi? Jika merasa stres atau depresi? Kegiatan pilihanmu apa?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Fakta Mengejutkan Dibalik Kemegahan Candi Borobudur
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Jika berbincang tentang Candi Borobudur, hal apa sih yang Kamu ingat dari bangunan paling terkenal di Indonesia ini? Dalam memori penulis, Candi Borobudur ...
Bagaimana Cara Menyaksikan Hujan Meteor Perseid Akhir Pekan Ini
13 Agustus 2017, by Slesta
Skywatcher di belahan bumi utara akan disuguhi pertunjukan bintang jatuh pada hari Jumat dan Sabtu malam saat hujan meteor Perseid mencapai puncak akhir ...
Pasangan Asyik Terancam Absen Debat Ketiga Pilkada Jabar 2018
18 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Beberapa hari yang lalu telah terjadi kericuhan dalam acara debat kandidat Pilkada 2018 yang diselenggarakan di Balairung Universitas ...
Semua Zat Psikoaktif Berbahaya Bagi Manusia, Yuk Jauhi!
6 Mei 2018, by Maman Soleman
Narkoba ibarat magnet yang sangat kuat. Begitu berdekatan akan langsung menempel bahkan ada yang sampai tak bisa melepaskan lagi. Padahal, pada dasarnya, ...
Seram! Begini Penampakan Lini Depan PSG Musim Ini
2 September 2017, by Akbar Gemilang Suzli
Setelah kedatangan Neymar yang mengejutkan banyak pihak. Kembali Paris Saint-German (PSG) mebuat dobrakan dengan mendatangkan bintang masa depan Perancis ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab