Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Noiva do Cordeiro, Desa yang Hanya Dihuni Kaum Wanita

Noiva do Cordeiro, Desa yang Hanya Dihuni Kaum Wanita

11 Agustus 2017 | Dibaca : 1838x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Di sebelah utara Rio De Janeiro, Brasil, terdapat sebuah desa yang hanya dihuni oleh kaum wanita. Desa tersebut bernama Noiva do Cordeiro. Untuk pergi kesana, perjalanan ditempuh selama 6 jam dari Rio. Desa ini berada di daerah perbukitan dan terisolasi. Serta pasokan listrik dan internet masih terbatas

 

Desa ini dihuni oleh 600 wanita yang berparas cantik, badan proporsional, dengan rambut tergerai indah. Desa ini telah ada sejak tahun 1890-an.

 

Pertama kali dihuni oleh perempuan muda bernama Maria Senhorinha de Lima dan keluarganya yang dikucilkan oleh gereja Katolik setempat karena dituduh berbuat zina.

Ternyata, tuduhan tersebut terjadi lantaran Maria dipaksa menikah oleh orang yang tidak dicintainya dan pergi meninggalkan suaminya. Karena hal itu, pihak keluarga suami menuduhnya sebagai wanita pezina dan akhirnya diusir.

Dia kemudian melangsungkan hidup dengan cara berkebun yang terus dilakukan sebagai mata pencaharian selama ini. Para ibu-ibu dan gadis menaruh hiba kepada Maria. Mereka pun satu per satu meninggalkan rumah dan membuat desa sendiri, bergabung dengannya. Hingga kini, desanya terus dihuni.

Pada tahun 1940, seorang pendeta datang dan menikahi gadis setempat. Dia memberlakukan peraturan ketat bagi wanita seperti dilarang memotong rambut, bermain musik dan masih banyak lagi. Kehadiran pendeta juga membuat lebih banyak laki-laki masuk ke desa.

Setelah si pendeta meninggal, para wanita disana memberontak dan memberlakukan aturan bahwa hanya wanita yang berkuasa di Noiva do Cordeiro. Para laki-laki yang telah mempersunting gadis setempat pun tidak diizinkan tinggal di sana.

Laki-laki yang menikahi wanita disini disuruh untuk bekerja diluar dan hanya diperbolehkan mengunjungi sekali dalam sepekan. Dalam keseharian, para wanita bekerja sebagai petani, berkebun, berternak susu dan pengrajin pakaian.

Mereka bahagia dan hidup seperti masyarakat biasa pada umumnya. Mereka juga mempersilahkan siapa saja datang, termasuk turis laki-laki datang ke desa

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wow, Anak Ayu Ting- ting Pakai Tas Seharga 11 Jutaan
10 Agustus 2017, by Rachmiamy
Setiap orang tua pasti ingin selalu memberikan segala sesuatu yang terbaik bagi anaknya. Bagi kalangan selebriitis yang penghasilannya tidak sedikit, mungkin ...
Bahaya Simpan HP di Bawah Bantal Saat Tidur
20 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Di zaman yang serba canggih ini membuat banyak orang tak dapat jauh dari ponsel pintar yang mereka miliki. Ponsel memudahkan kita untuk ...
Taiwan Negara Asia Pertama yang Legalkan Pernikahan Sejenis
24 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus pesta seks yang dilakukan kaum gay di ruko Kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara yang digrebek polisi kemarin, merupakan berita yang ...
Pahami Perbedaan 3 Jenis Malware yang Mengintai Sistem Komputer Anda!
15 September 2017, by Zeal
Tampang - Sudah dibahas sebelumnya bahwa malware merupakan program jahat berisikan kode-kode dengan bahasa pemrograman tertentu yang sengaja dibuat untuk ...
Bak Film Aksi, Komplotan Ini Mencuri iPhone pada Sebuah Truk yang Masih Berjalan
1 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pencurian dengan aksi yang mendebarkan ternyata tidak hanya terjadi di film yang kalian tonton saja. Contohnya, aksi pencurian iPhone dari sebuah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab