Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Menggosipkan Seseorang  atau Membuka Aib Seseorang Dalam Hukum Islam

Menggosipkan Seseorang atau Membuka Aib Seseorang Dalam Hukum Islam

20 Desember 2017 | Dibaca : 12891x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Yang namanya bergosip itu saat ini sudah menjadi trend bahkan banyak infotament yang berlomba-lomba memberikan gossip yang terbaru dan up to date, tanpa memperhitungkan perasaan orang yang sedang digosipkan, yang penting pogram laku dan jadi favorit.

Saat ini banyk orang terlalu nyinyir dalam menggunakan pendapatnya. Namun seperti apapun orang yang sedang kita nilai, keadilan tidak boleh dilupakan. Walaupun terhadap orang yang tidak disukai, yakinlah kalau dibalik keburukan sifat seorang Mukmin, pasti ada kebaikan di sisi yang lain.

Kita boleh mengukur akan sifat seseorang, namun kita tidak boleh mengungkapkan atau membicarakan sifat seseorang tersebut karena hal itu bisa menjadi sebuah ‘aib’-nya sendiri. Ada sebuah pepatah Islam mengatakan “Siapa yang membuka aib orang lain, sama dengan memakan bangkai”.

“Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.”(HR. Bukhari)

Allah SWT telah berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka ‘memakan daging’ saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah SWT Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Al-Hujurat : 12)

“Seandainya dosa itu dapat mengeluarkan bau busuk dan kita dapat mencium bau busuk tersebut, mungkin saja kita ini lebih busuk baunya dibandingkan orang yang tampak aibnya itu. Tetapi karena Allah SWT telah menutup aib kita, Allah SWT telah menutup aib umat Nabi Muhammad SAW, maka apa yang kita rahasiakan ditutup oleh Allah SWT. Allah SWT masih mengharapkan taubat kita. Oleh karena itu, jika kita melihat aib yang ada pada diri orang lain, jangan sampai kita merendahkan dan menyebarkan aib itu. Sebab, kalau kita melakukannya maka Allah SWT akan membuka aib kita di dunia dan di akhirat,” ujar ia menutup pembicaraan.

Peringatan buat para host infotaiment yang suka membuka “aib” seseorang sesame muslim maka Allah akan membuka “AIB” dirinya lebih banyak..

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Yusril: Tahun 1999, Saya Terpilih jadi Presiden, Tapi...
16 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Petahana Presiden Joko Widodo akan mendapatkan saingan berat, salahsatunya adalah potensinya dikalahkan jika Prabowo Subianto berpasangan dengan ...
Memajang Status Tidak Selalu Negatif Lho!
14 Januari 2018, by Dika Mustika
  Saat ini media sosial bagaikan salah satu kebutuhan pokok seseorang. Status! Ya, orang seakan berlomba membuat status. Entah itu di whats app, ...
Naas Nasib Salah Satu Driver Gojek, Niat Membantu Penumpang Malah Motor Hilang
8 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Suparno (51) datang ke Polsek Jatinegara, Jakarta Timur untuk melaporkan peristiwa nahas yang dialaminya. Driver Gojek  itu kehilangan sepeda motornya ...
Penasaran sama Fantasi Bercinta para Pria simak Nih...!
31 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Wow,,,, awas jangan jadikan momo buat para ladies ya, tapi jadikan ini pertimbangan untuk membuat pasangan anda merasa puas dengan anda dan ...
Buat Yang Kangen Nge-gym Ini Dia Protokol Kesehatannya
10 Juni 2021, by Admin
Konsep New Normal semakin dimatangkan guna menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat dari kemungkinan penularan covid-19. Tidak hanya protokol kesehatan pada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab