Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Memori Untuk Mengingat Rangsangan Terurut yang Membedakan Manusia dari Hewan Lain

Memori Untuk Mengingat Rangsangan Terurut yang Membedakan Manusia dari Hewan Lain

1 Juli 2017 | Dibaca : 394x | Penulis : Rio Nur Arifin

Manusia memiliki banyak kemampuan kognitif yang tidak dimiliki hewan lain, seperti kemampuan bahasa, kemampuan berpikir, dan perencanaan. Terlepas dari perbedaan ini, bagaimanapun, sulit untuk mengidentifikasi secara spesifik kapasitas yang membedakan manusia dari hewan lain. Peneliti di City University of New York (CUNY) dan Stockholm University saat ini telah menemukan bahwa manusia memiliki ingatan yang jauh lebih baik untuk mengenali dan mengingat informasi sekuensial (terurut).

"Data yang kami sajikan dalam penelitian kami menunjukkan bahwa manusia telah mengembangkan kapasitas superior untuk memproses informasi sekuensial. Kami menyarankan agar ini bisa menjadi bagian penting dari teka-teki untuk memahami perbedaan antara manusia dan hewan lainnya," kata Magnus Enquist, kepala Pusat Studi Evolusi Budaya di Universitas Stockholm.

Dalam studi ini dilakukan pengumpulan data dari 108 percobaan pada burung dan mamalia yang menunjukkan bahwa spesies yang disurvei memiliki kesulitan dalam membedakan antara urutan rangsangan tertentu.

"Dalam beberapa percobaan, hewan harus mengingat orde di mana lampu hijau dan lampu merah dinyalakan. Bahkan perbedaan sederhana ini ternyata sangat sulit, dan kesulitannya meningkat dengan urutan yang lebih panjang. Sebaliknya, hewan bisa sebaik manusia dalam kebanyakan kasus di mana mereka harus membedakan antara rangsangan tunggal, bukan urutan," menurut Johan Lind, rekan penulis studi dan Associate Professor di Universitas Stockholm.

Mengenali urutan rangsangan adalah prasyarat dari banyak sifat manusia yang unik, misalnya bahasa, matematika, atau permainan strategis seperti catur. Setelah menetapkan bahwa hewan non-manusia memiliki masalah dalam membedakan rangsangan terurut, para peneliti mengajukan sebuah teori mengapa demikian.

"Kami menemukan bahwa keterbatasan kapasitas hewan non-manusia dapat dijelaskan dengan jenis memori sederhana yang tidak menunjukkan informasi berurutan dengan tepat. Dengan menggunakan model matematis, kami menunjukkan bahwa memori sederhana ini menjelaskan hasil dari percobaan hewan," ujar Stefano Ghirlanda, pemimpin utama penelitian sekaligus Profesor Psikologi di Brooklyn College dan CUNY Graduate Centre.

Penelitian ini dapat menjelaskan mengapa tidak ada hewan yang terlatih dalam bahasa dan berhasil menguasai aspek sekuensial bahasa, seperti perbedaan antara "anjing menggigit wanita" dan "wanita menggigit anjing". Para peneliti memiliki hipotesis bahwa beberapa waktu selama masa prasejarah manusia, kemampuan untuk mengenali dan mengingat suatu rangkaian rangsangan telah berevolusi, mendukung evolusi bahasa, perencanaan, dan penalaran tingkat bahasa.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kembung Dapat Teratasi Dengan 5 Minuman Ini. Penasaran?
8 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Kembung di perut memang tidak mengenakan. Rasa begah di perut sering menyiksa tubuh sampai bisa membuat fikiran sulit untuk ...
Tolak Isu Sara dan Politik Uang di Pilkada 2018
21 April 2018, by oteli w
Tolak Isu Sara, Politik Uang di Pilkada 2018   Tidak lama lagi masyarakat Indonesia diperhadapkan pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ...
Pencemaran Nama Baik, Direktur Penyidikan KPK Laporkan Novel Baswedan
2 September 2017, by Rendy Caesario
Diduga telah melakukan pencemaran nama baik, Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Pol Aris Budiman polisikan Novel Baswedan. Terkait hal ini, Novel Baswedan dan ...
Dua Pembalap Tim Suzuki Ecstar Gagal Mendapatkan Poin di MotoGP Malaysia
30 Oktober 2017, by Rachmiamy
Tim Suzuki Ecstar mengalami hasil yang buruk ketika melakukan balapan di Sirkuit Sepang Malaysia pada pergelaran seri ke 17 MotoGP 2017. Dua pembalapnya gagal ...
Banyak memuat isu radikalisme, Menkominfo blokir Telegram
15 Juli 2017, by Hardika Ilhami
Menkominfo resmi memerintahkan pemblokiran pada situs jejaring sosial Telegram. Hal tersebut dilakukan karena menurutnya aplikasi tersebut sering kali memuat ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview