Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Kementrian ESDM Tengah Berencana Kembangkan Listrik Bertenaga Arus Laut di NTT

Kementrian ESDM Tengah Berencana Kembangkan Listrik Bertenaga Arus Laut di NTT

13 September 2017 | Dibaca : 252x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini sedang mengembangkan pembangkit listrik bertenaga arus laut di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

"Awalnya harga yang ditawarkan perusahaan asing tersebut adalah 16 sen per kwh, lalu saya bilang, kalau harganya tidak di bawah 10 sen maka silakan minum dan lalu langsung pulang saja," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan di Balai Kartini, Jakarta, Rabu, seperti dilaporkan dari laman Arah.

 

Ia mengatakan, proyek ini ditawarkan oleh perusahaan Belanda yang ingin membangun pembangkit listrik bertenaga arus laut di NTT. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan pemerintah daerah, sehingga Gubernur memfasilitasi upaya kerja sama tersebut.

Namun, berselang beberapa bulan perusahaan Belanda tersebut datang menawarkan kembali dengan skema berbeda. Pada awalnya kajian di arus laut NTT menghasilkan kecepatan arus di bawah 2,8 meter per detik. Kemudian pada kajian kedua ditemukan arus laut yang menghasilkan kecepatan empat sampai lima meter per detik.

Pada kajian kedua tersebut adalah hal yang dapat didiskusikan dengan pemerintah, sebab harganya cukup kompetitif, yaitu 7,18 sen per kwh.

"Saya bilang, kalau 7,18 sen per kwh, maka PLN bisa bangun 20 MW di sana. Dan saya tidak perlu tawar lagi," kata Jonan.

Sementara itu, Direktur Pengadaan Strategis I PLN Nicke Widyawati mengaku belum didatangi oleh perusahaan Belanda yang telah mendiskusikan arus laut dengan Kementerian ESDM tersebut.

"Belum datang langsung ke PLN dan belum ada pembicaraan hingga ke penawaran," kata Nicke.

Namun, ia cukup terkejut dengan harga yang disebutkan oleh Menteri ESDM.

Menurutnya dengan harga 7,18 sen per kwh untuk energi baru terbarukan adalah tarif yang kompetitif. Saat ini pemerintah memang sedang mendorong pembangkit listrik dengan sumber daya energi baru terbarukan, untuk mengejar target 35.000 MW.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kontrak PT Modern Internasional Tbk Dengan Sevel Berhenti ditengah Jalan
15 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
PT Modern Internasional Tbk (MDRN) terpaksa menutup seluruh gerai 7-Eleven (Sevel) di Indonesia per 30Juni 2017 karena sudah tidak mampu mengelola bisnis yang ...
ataribox
19 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika anda termasuk pecinta video game, pastinya tidak asing dengan konsol Atari. Setelah mengungkap nama konsol terbarunya pada ajang E3 2017, ...
Donor Darah dan Agama
1 September 2017, by Sandra Wijaya
Tampang.com-Tidak ada satupun agama yang melarang kita untuk berbuat baik. Menjadi pendonor tentu dapat menolong menyelamatkan jiwa orang lain yang membutuhkan ...
Pasar Ekonomi Digital Menggeliat, Tahun 2018 diprediksi Sumbang 10 Persen untuk PDB
16 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Pada tahun 2016, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi pasar digital terhadap PDB Indonesia adalah 3,61. Lalu, kembali ...
Anies Baswedan: Nilai Transaksi PRJ 2018 Capai Rp 7,3 Triliun
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan total transaksi yang terjadi di Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang dilakukan selama 40 hari itu ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman