Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme

Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 120x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon berpendapat agar Presiden Joko Widodo tidak perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang soal penanggulangan terorisme atau Perpu Antiterorisme. Sebab, ia mengatakan Revisi Undang-undang Antiterorisme sudah hampir rampung.

"Bahkan pada masa sidang lalu pun sudah bisa disahkan tapi kan pemerintah yang menunda gitu," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/05/2018)

Justru ia heran jika pemerintah mengeluarkan Perpu saat RUU itu sedang dalam pembahasan. Karena menurutnya Perpu hanya bisa dikeluarkan dalam keadaan genting dan memaksa.

Menurutnya aksi terror yang terjadi belakangan ini, misalnya di Markas Brimob dan di Surabaya tdaik berkaitan dengan RUU Anti-Terorisme. Ia mengatakan itu merupakan ketidakmampuan petugas dalam menangani keamanan.

"Ini karena ketidakmampuan aparatur dalam menangani keadaan keamanan, jangan mengalihkan isu." Kata Fadli Zon.

Fadli menambahkan bahwa saat ini sebenarnya payung hukum untuk penindakan terorisme tidak sedang kosong, sebab katanya telah ada UU Antiterorisme yang dikeluarkan pada tahun 2003.

"Jadi payung hukum sudah ada, hanya pemerintah menginginkan kewenangan lebih," katanya.

Meskipun demikian, Fadli Zon mempersilakan apabila Jokowi pada akhirnya mengeluarkan Perpu. Sebab hal itu memang kewenangan pemerintah.

"Walaupun tentu kita nanti harus nilai, di DPR pasti ada pro kontra lagi seperti apa Perpu-nya, dan jangan seolah-olah karena gagal mengatasi, undang-undang yang disalahkan, UU anti terorisme itu sudah ada." Ujar Fadli.

Sebelumnya, Jokowi meminta DPR untuk segera mengesahkan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme pada masa sidang berikutnya. Menurut Jokowi, pembahasan RUU Terorisme di DPR sudah berlangsung lama, memakan waktu lebih dari dua tahun.

"Ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat, Polri, untuk bisa menindak tegas dalam pencegahan maupun dalam tindakan," kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, jika hingga akhir masa sidang berikutnya, yaitu pada Juni 2018, DPR tak kunjung mengesahkan RUU Terorisme tersebut, pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Perpu Antiterorisme.

"Kalau nantinya di bulan Juni, di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan perpu," katanya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tak Hanya Fisik, Ini Hal-Hal yang Buat Wanita Tampak Cantik Bagi Pria
18 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Istilah cantik memang relatif bagi beberapa orang. Ada sebagian orang yang menganggap cantik pada wanita ketika dilihat dari segi fisiknya. ...
Begini Kata Fahri Hamzah Terkait Dirinya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
13 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diberitakan beberapa hari lalu, Fahri Hamzah dan Fadli telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait retweet mereka mengenai yang dianggap berita hoax ...
BNNP
4 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Tak hanya warga sipil yang dapat mengkonsumsi barang terlarang seperti sabu, nyatanya oknum polisi pun ada yang menggunakannya juga. Polisi yang ...
Belajar Matematika Menyenangkan
13 April 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Matematika adalah pelajaran pokok yang pasti ada di setiap jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, hingga perguruan ...
Tak Tanggung-Tanggung Pilkada Serentak 2018 Mendatang Akan Berlangsung Pada 171 Daerah
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui pada pertengahan tahun 2018 bakal ada pemilihan kepala daerah serentak di seluruh wilayah Indonesia. tak tanggung-tanggun, ada 171 daerah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih