Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme

Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme

14 Mei 2018 | Dibaca : 547x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon berpendapat agar Presiden Joko Widodo tidak perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang soal penanggulangan terorisme atau Perpu Antiterorisme. Sebab, ia mengatakan Revisi Undang-undang Antiterorisme sudah hampir rampung.

"Bahkan pada masa sidang lalu pun sudah bisa disahkan tapi kan pemerintah yang menunda gitu," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/05/2018)

Justru ia heran jika pemerintah mengeluarkan Perpu saat RUU itu sedang dalam pembahasan. Karena menurutnya Perpu hanya bisa dikeluarkan dalam keadaan genting dan memaksa.

Menurutnya aksi terror yang terjadi belakangan ini, misalnya di Markas Brimob dan di Surabaya tdaik berkaitan dengan RUU Anti-Terorisme. Ia mengatakan itu merupakan ketidakmampuan petugas dalam menangani keamanan.

"Ini karena ketidakmampuan aparatur dalam menangani keadaan keamanan, jangan mengalihkan isu." Kata Fadli Zon.

Fadli menambahkan bahwa saat ini sebenarnya payung hukum untuk penindakan terorisme tidak sedang kosong, sebab katanya telah ada UU Antiterorisme yang dikeluarkan pada tahun 2003.

"Jadi payung hukum sudah ada, hanya pemerintah menginginkan kewenangan lebih," katanya.

Meskipun demikian, Fadli Zon mempersilakan apabila Jokowi pada akhirnya mengeluarkan Perpu. Sebab hal itu memang kewenangan pemerintah.

"Walaupun tentu kita nanti harus nilai, di DPR pasti ada pro kontra lagi seperti apa Perpu-nya, dan jangan seolah-olah karena gagal mengatasi, undang-undang yang disalahkan, UU anti terorisme itu sudah ada." Ujar Fadli.

Sebelumnya, Jokowi meminta DPR untuk segera mengesahkan RUU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme pada masa sidang berikutnya. Menurut Jokowi, pembahasan RUU Terorisme di DPR sudah berlangsung lama, memakan waktu lebih dari dua tahun.

"Ini merupakan sebuah payung hukum yang penting bagi aparat, Polri, untuk bisa menindak tegas dalam pencegahan maupun dalam tindakan," kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, jika hingga akhir masa sidang berikutnya, yaitu pada Juni 2018, DPR tak kunjung mengesahkan RUU Terorisme tersebut, pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Perpu Antiterorisme.

"Kalau nantinya di bulan Juni, di akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan perpu," katanya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gempa 6,2 SR Guncang Kepulauan Mentawai
1 September 2017, by Sri Melina
Kepulauan Mentawai diguncang gempa pada Jum’at 1 September 2017. Gempa dengan kekuatan 6,0 SR ini terjadi pada pukul 00.06.56 WIB berlokasi di 1,33° ...
5 Tips Atasi Masalah Kulit Wajah Kering
17 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Perawatan kulit wajah sangat penting dilakukan setiap hari, namun sebelum melakukan perawatan alangkah lebih baiknya untuk mengetahui jenis kulit ...
7 Bahan Alami Berikut Dapat Digunakan Untuk Memutihkan Wajah
24 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Siapa sih yang tidak mau memiliki kulit wajah putih cerah? Sudah bisa dipastikan semua orang menginginkannya apalagi wanita. Namun, memiliki kulit wajah yang ...
Indonesia Menari 2017 Diikuti Para Selebritis Terkenal Indonesia
20 November 2017, by Admin
Tampang.com -  “Putar ke kiri e, nona manis putarlah ke kiri, ke kiri, ke kiri..ke kiri manise,” demikianlah lantunan lagu Gemu Fa Mi Re yang ...
Depresi Usai Melahirkan, Sembuhkan Dengan Sering Nyanyi. Mengapa?
11 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Biasanya, usai melahirkan adalah waktu yang krusial nbagi seorang perempuan. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang mengalami depresi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab