Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Dinilai tidak Manusiawi saat Grebek Pesta Gay, Polisi : Kami Lakukan Sesuai Standar

Dinilai tidak Manusiawi saat Grebek Pesta Gay, Polisi : Kami Lakukan Sesuai Standar

23 Mei 2017 | Dibaca : 705x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian pada pesta seks gay di salah satu ruko di Kawasan Kelapa Gading pada hari minggu ( 21-5-2017 ) banyak yang menilai kurang manusiawi. Direktur LBH Masyarakat, Ricky Gunawan, menilai tindakan polisi dalam melakukan penggerebekan ini kurang manusiawi dan melanggar privasi ratusan orang dalam pesta tersebut. "Peserta seks yang digerebek dibawa ke Polsek Jakarta Utara dalam keadaan telanjang dan berpakaian seadanya. Foto dan video yang sudah tersebar bisa menanamkan kebencian masyarakat" kata Ricky saat jumpa pers di Gedung LBH Menteng, Jakarta Pusat.

Menanggapi kritikan tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan " Saat dilakukan pemeriksaan, ada yang mengatakan bahwa yang diamankan diperlakukan tidak baik, itu bohong dan tidak benar" bantah Argo. Argo juga menjelaskan bahwa para pria peserta seks yang jumlahnya 141 ini sebelum dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Utara semuanya mengenakan busana tidak seperti yang diberitakan orang bahwa mereka banyak yang telanjang.

Masalah makan juga, Argo menjelaskan "Kita beri makan, kita beri fasilitas mereka untuk istirahat, untuk duduk juga, semua terekam CCTV kalau ada yang bilang mereka tidak dikasih makan, itu tidak benar".

Untuk pemeriksaan urine dan HIV, pihak kepolisian memang melakukan hal tersebut karena sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku. Dimana setiap dilakukan razia atau penggerebekan di tempat hiburan selalu diadakan tes ini karena untuk mengetahui apabila ada diantara peserta seks ini yang menggunakan narkoba atau terjangkit HIV. 

Baca : Penggerebekan Pesta Seks Sesama Jenis : Ancaman Hukumannya Berat, tapi tetap saja ada yang Nekat.

Dari hasil pemeriksaan dan tes urine, 126 pria peserta seks ini dibebaskan karena terbukti tidak ikut serta dalam melakukan pelanggaran, sementara 15 orang lainnya masih ditahan pihak kepolisian. 10 orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu 4 orang pengelola ruko, 4 orang penari striptis dan 2 orang pengunjung yang sedang ikut menari saat penggerebekan terjadi. Sementara 5 orang lainnya diamankan karena positif menggunakan narkoba.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Benarkah Mainan Menyebabkan Anak-Anak Menjadi Kurang Kreatif?
12 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mainan kerap kali dikaitkan dengan masa anak-anak. Seringkali kita jumpai anak-anak yang rewel meminta mainan ke orangtuanya. Namun, keyakinan ...
Ini Dia Super Komputer Tiongkok yang Didesain untuk Mensimulasikan Asal Mula Antariksa
2 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Para ilmuwan asal Tiongkok ciptakan super komputer untuk membuat antariksa secara virtual terbesar. Akhir pekan lalu, akhirnya super komputer ini ...
Menpora Sesali Kasus Video Mesum yang Libatkan Pemuda Indonesia
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Menyambut Hari Sumpah Pemuda, para netizen Indonesia justru dihebohkan dengan video asusila sepasang muda-mudi yang diduga salah satunya merupakan alumni ...
Konsumsi Jus Lidah Buaya, Jika Mau Rasakan 3 Manfaat Ini
21 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tanaman lidah buaya yang dikenal sebagai aloe vera merupakan tumbuhan alami yang memiliki banyak khasiat. Dari tampilan luar, tanaman ini ...
Pemilihan Presiden Kolombia akan Dimulai
28 Mei 2018, by Slesta
Di Kolombia, seorang konservatif akan melawan seorang sosialis dalam pemilihan putaran kedua Juni ini setelah tidak ada kandidat yang mencapai 50 persen suara ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview