Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Cari Tahu Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegah Parasit Toksoplasma pada Ibu Hamil

Cari Tahu Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegah Parasit Toksoplasma pada Ibu Hamil

11 Januari 2020 | Dibaca : 587x | Penulis : Admin

Pernah mendengar atau mengetahui tentang toksoplasmosis atau lebih dikenal dengan tokso? Yaitu sejenis penyakit yang menyebar melalui kucing walaupun tidak hanya hewan kucing yang dapat menyebarkan penyakit ini tetapi hewan peliharaan lainnya seperti anjing.Terjangkitnya penyakit tokso sebenarnya dapat terjadi akibat mengkonsumsi makanan yang mentah atau setengah matang, konsumsi susu kambing yang tidak dipasteurisasi, makan buah atau sayur yang tidak dicuci atau menggunakan peralatan dapur yang terkontaminasi. Bagi orang yang sehat toksoplasmosis  tidak berbahaya tetapi bagi ibu hamil dapat sangat membahayakan bayinya serta berdampak jangka panjang.Toksoplasmosis adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit toxoplasma gondii. Penyakit ini tidak berbahaya namun dapat menimbulkan masalah yang serius pada ibu yang tengah hamil.

Meskipun toksoplasmosis tidak dapat menyebar melalui orang ke orang namun dapat menyebar melalui ibu yang sendang mengandung pada bayinya lewat transfusi darah atau organ ayng terinfeksi dengan parasit toksoplasma. Penyakit ini dapat membahayakan kesehatan pada bayi di dalam kandungan. Karena parasit tersebut menginfeksi plasenta serta bayi dalam kandungan sehingga dapat menyebabkan terjadinya keguguran, bayi lahir mati, kerusakan otak serta dampak buruk lainnya. Gejala yang timbul ketika terkena parasit toksoplasma di antaranya adalah sebagi berikut :

  • Bagian kelenjar getah bening mengalami pembengkakan terutama pada bagian leher.
  • Mengalami demam ringan, sedang dan bahkan bisa sangat berat.
  • Tubuh merasa sakit, kurang nyaman serta badan terasa sangat lelah.
  • Sakit kepala yang berlebihan dan sering mengalaminya.
  • Gejala lainnya seperti orang yang sedang sakit flu.

Apabila parasit toksoplasma ini terlambat terdeteksi dan sudah terlanjur menyebar ke janin maka kemungkinan terburuk yang dapat terjadi yaitu :

  • Perkembangan otak bayi menjadi terganggu serta membuat perkembangan sensorik dan motorik anak terhambat dan yang terparah menjadi gangguan cerebal palsy.
  • Bayi akan sering mengalami kejang-kejang atau epilepsi.
  • Bayi yang dilahirkan mengalami kebutaan.
  • Setelah lahir bayi mengalami infeksi pada jantung serta paru-paru.
  • Keguguran

Lantas bagaimana hal yang sebaiknya dilakukan sebagai langkah pencegahan terserang parasit toksoplasma :

  • Hindari mengkonsumsi makanan mentah, makanan setengah matang, makanan yang tidak dicuci dengan besar karena semuanya itu berpotensi besar mengandung toxoplasma gondii.
  • Hindari minum  susu kambing yang tidak dipasteurisasi karena riskan mengandung parasit toksoplasma.
  • Tidak menyentuh kotoran hewan seperti kucing, burung dan hewan lainnya.
  • Bila memelihara binatang, pastikan bahwa binatang tersebut telah diberikan vaksin toksoplasma dan hindari dekat dengan kucing dan membersihkan kotorannya. Selain itu sebaiknya binatang ditempatkan di luar rumah.
  • Konsumsilah sayuran yang dimasak.
  • Selalu membiasakan mencuci buah serta sayuran sebelum dimakan dan lebih baik lagi bila mencuci menggunakan air mineral yang sudah steril.
  • Cuci semua jenis peralatan untuk memasak daging, makanan laut atau produk ayam mentah.
  • Jangan pernah menyentuh bagian hidung atau mulut ketika mencuci sayuran, buah atau daging mentah.
  • Jagalah kebersihan dari kecoa dan lalat yang dapat menyebarkan infeksi.
  • Biasakan mengkonsumsi air yang bersih dan steril untuk minuman sehari-hari.
  • Berhati-hatilah saat melakukan transfusi darah dan pastikan orang yang memberikan darah tidak terinfeksi toksoplasma.

Setelah mengetahui bahaya akan penyakit toksoplasma pada kehamilan maka sebaiknya berhati-hati terlebih lagi bila anda memiliki hewan peliharaan dan sering mengkonsumsi makanan mentah atau setengah matang. Toksoplasma yang terjadi pada ibu hamil dapat mengakibatkan janin mengalami cacat intelektual, cacat fisik, tuli, kebutaan dan bahkan keguguran. Tentunya bila terjadinya keguguran maka janin harus dikeluarkan dan rahim dibersihkan melalui tindakan kuretase.

Untuk melakukan tindakan kuret ini, ibu hamil sebaiknya melakukan pada klinik atau rumah sakit yang telah terpercaya dan ditangani oleh dokters spesialis kandungan yang berpengalaman. Klinik aborsi Jakarta dapat menjadi pilihan untuk membersihkan rahim anda agar terhindar dari infeksi akibat mengalami keguguran. Dengan menggunakan peralatan yeng berteknologi canggih serta modern, proses kuret yang dilakukan aman, tanpa efek samping dan tanpa resiko akan penularan penyakit serta infeksi.

Proses kuretase yang dilakukan pada klinik aborsi ini menggunakan metode serta prosedur yang sesuai dengan standar SOP kesehatan ginekologi. Dan ditangani oleh tenaga medis yang telah terlatih serta berpengalaman, memberikan pelayanan terbaik bagi pasien yang menjalani tindakan kuret baik sebelum dan sesudah proses kuret, karena kesehatan pasien adalah hal yang paling penting dan utama.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Andrea Dovizioso Akan Tetap Fokus Untuk Memenangkan Balapan di Sirkuit Ricardo Tormo
9 November 2017, by Rachmiamy
Andrea Dovizioso akan menghadapi balapan paling menegangkan dalam kariernya selama membalap di arena MotoGP. Pembalap asal Italia tersebut akan menjalani ...
Perlu Tahu! Ini Beda dari Serangan Jantung, Gagal Jantung, dan Henti Jantung
2 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu organ vital yang membuat kita mampu untuk hidup adalah jantung. Oleh karena itu, tentunya kita harus menjaga jantung ini untuk tetap ...
M Prasetyo Melarang Anggotanya Menjadi Pj Gubernur
31 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
M Prasetyo, Jaksa Agung memberi larangan terhadap anak buahnya untuk menjadi Pejabat Gubernur untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di suatu daerah. Dirinya ...
Tuan Rumah Rusia bantai Arab Saudi 5 - 0 Partai Pembuka Piala Dunia 2018
15 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Partai pembuka Piala dunia 2018 Rusia menyuguhkan tim tuan rumah Rusia behadapan dengan Arab Saudi. Tampil di depan ribuan pendukungnya, Rusia ...
Tidur dengan Lampu Menyala atau Dimatikan?
23 Juli 2017, by Dika Mustika
Tidur adalah kebutuhan setiap orang dan semua usia. Setelah seharian beraktivitas, tidur-lah yang dilakukan setiap orang untuk memenuhi kebutuhan beristirahat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab