Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bisa Memainkan Musik Menambah Kecerdasan pada Anak

Bisa Memainkan Musik Menambah Kecerdasan pada Anak

4 Oktober 2017 | Dibaca : 852x | Penulis : Rio Nur Arifin

Anak-anak yang bermain biola atau belajar piano bisa belajar lebih dari sekedar Mozart. Tim psikiatri dari Universitas Vermont College of Medicine telah menemukan bahwa pelatihan musik mungkin juga membantu anak-anak memusatkan perhatian mereka, mengendalikan emosi mereka dan mengurangi kecemasan mereka. Penelitian mereka dipublikasikan di Journal of American Academy of Child & Adolescent Psychiatry.

James Hudziak, MD, profesor psikiatri dan direktur Pusat Vermont untuk Anak-anak, Remaja dan Keluarga, dan rekan kerja termasuk Matthew Albaugh, Ph.D., dan asisten peneliti pascasarjana Eileen Crehan, menyebut studi mereka "penyelidikan terbesar hubungan antara memainkan alat musik dan otak. "

Penelitian ini melanjutkan kerja Hudziak dari National Institutes of Health Magnetic Resonance Imaging (MRI) Study of Normal Brain Development. Dengan menggunakan database-nya, tim menganalisis pemindaian otak dari 232 anak-anak usia 6 sampai 18 tahun.

Seiring bertambahnya usia anak, korteks - lapisan luar otak - berubah ketebalannya. Dalam analisis data MRI sebelumnya, Hudziak dan timnya menemukan bahwa penebalan kortikal atau penipisan di area otak tertentu mencerminkan terjadinya kecemasan dan depresi, masalah perhatian, agresi dan masalah kontrol perilaku bahkan pada anak-anak yang sehat - mereka yang tidak memiliki diagnosis gangguan atau penyakit jiwa. Dengan penelitian ini, Hudziak ingin melihat apakah aktivitas positif, seperti pelatihan musik, akan mempengaruhi indikator tersebut di korteks.

Studi ini mendukung The Vermont Family Based Approach, sebuah model Hudziak yang dibuat untuk membuktikan bahwa keseluruhan lingkungan anak muda - orang tua, guru, teman, hewan peliharaan, kegiatan ekstrakurikuler - berkontribusi pada kesehatan psikologisnya. "Musik adalah komponen penting dalam model saya," kata Hudziak.

Penulis menemukan bukti yang mereka harapkan - bahwa musik yang dimainkan mengubah area motor otak, karena aktivitasnya memerlukan kontrol dan koordinasi gerakan. Yang lebih penting lagi bagi Hudziak adalah perubahan dalam bidang pengaturan perilaku otak. Misalnya, praktik musik mempengaruhi ketebalan di bagian korteks yang berhubungan dengan "fungsi eksekutif, termasuk memori kerja, kontrol attentional, serta organisasi dan perencanaan untuk masa depan," tulis para penulis.

Latar belakang musik anak juga tampak berkorelasi dengan ketebalan kortikal di "area otak yang memainkan peran penting dalam pengendalian hambat, serta aspek pemrosesan emosi."

Temuan ini memperkuat hipotesis Hudziak bahwa biola bisa membantu anak melawan gangguan psikologis bahkan lebih baik daripada sebotol pil. "Kami memperlakukan hal-hal yang dihasilkan dari hal-hal negatif, tapi kami tidak pernah mencoba menggunakan hal-hal positif sebagai pengobatan," katanya.

Pendekatan semacam itu mungkin sulit dilakukan. Menurut penulis penelitian, penelitian dari Departemen Pendidikan A.S. menunjukkan bahwa tiga perempat siswa SMA A.S. "jarang atau tidak pernah" mengambil pelajaran ekstrakurikuler dalam musik atau seni.

"Statistik seperti itu, jika diambil dalam konteks hasil neuroimaging kami saat ini," para penulis menulis, "menggarisbawahi pentingnya menemukan cara baru dan inovatif untuk membuat pelatihan musik lebih banyak tersedia bagi kaum muda, dimulai sejak kecil."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ikuti 8 Langkah Memijat ini untuk Cegah Penuaan Pada Wajah
16 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Wajah merupakan bagian tubuh yang biasanya paling diperhatikan oleh sebagian besar orang. Banyak orang terutama wanita yang melakukan berbagai ...
Indonesia Akan Menjadi Pusat Ekonomi ASEAN “Ujar Menkominfo”
29 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut bahwa Indonesia akan menjadi pusat dari ekonomi digital di kawasan ASEAN. Ia memprediksi, hal itu akan ...
Akhirnya Big Boss And Beauty In DOTS Married
31 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Udah SAH mah bebas yeees.... Aaaahhh..... Jingkrak2 😅😅😅😅 Udah ah... Ga bs ngmg apa2 lg. Dan ga bosen repost bginian mulu... ...
Mengenal Cassie, Robot Tangguh yang Siap Hadapi Bahaya
11 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kendala resiko, pastinya selalu ada pada setiap pekerjaan, apalagi pekerjaan yang berhubungan dengan penyelamatan resiko salah keputusan dapat ...
Luarr Biasa....Tanaman ini  Bisa Memproduksi Listrik
24 Mei 2018, by Maman Soleman
Mungkinkah tanaman dapat memproduksi listrik, mengisi baterai telepon seluler, dan menghidupkan lemari es? David Strik, ahli teknologi lingkungan dari ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview