Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Bisa Memainkan Musik Menambah Kecerdasan pada Anak

Bisa Memainkan Musik Menambah Kecerdasan pada Anak

4 Oktober 2017 | Dibaca : 733x | Penulis : Rio Nur Arifin

Anak-anak yang bermain biola atau belajar piano bisa belajar lebih dari sekedar Mozart. Tim psikiatri dari Universitas Vermont College of Medicine telah menemukan bahwa pelatihan musik mungkin juga membantu anak-anak memusatkan perhatian mereka, mengendalikan emosi mereka dan mengurangi kecemasan mereka. Penelitian mereka dipublikasikan di Journal of American Academy of Child & Adolescent Psychiatry.

James Hudziak, MD, profesor psikiatri dan direktur Pusat Vermont untuk Anak-anak, Remaja dan Keluarga, dan rekan kerja termasuk Matthew Albaugh, Ph.D., dan asisten peneliti pascasarjana Eileen Crehan, menyebut studi mereka "penyelidikan terbesar hubungan antara memainkan alat musik dan otak. "

Penelitian ini melanjutkan kerja Hudziak dari National Institutes of Health Magnetic Resonance Imaging (MRI) Study of Normal Brain Development. Dengan menggunakan database-nya, tim menganalisis pemindaian otak dari 232 anak-anak usia 6 sampai 18 tahun.

Seiring bertambahnya usia anak, korteks - lapisan luar otak - berubah ketebalannya. Dalam analisis data MRI sebelumnya, Hudziak dan timnya menemukan bahwa penebalan kortikal atau penipisan di area otak tertentu mencerminkan terjadinya kecemasan dan depresi, masalah perhatian, agresi dan masalah kontrol perilaku bahkan pada anak-anak yang sehat - mereka yang tidak memiliki diagnosis gangguan atau penyakit jiwa. Dengan penelitian ini, Hudziak ingin melihat apakah aktivitas positif, seperti pelatihan musik, akan mempengaruhi indikator tersebut di korteks.

Studi ini mendukung The Vermont Family Based Approach, sebuah model Hudziak yang dibuat untuk membuktikan bahwa keseluruhan lingkungan anak muda - orang tua, guru, teman, hewan peliharaan, kegiatan ekstrakurikuler - berkontribusi pada kesehatan psikologisnya. "Musik adalah komponen penting dalam model saya," kata Hudziak.

Penulis menemukan bukti yang mereka harapkan - bahwa musik yang dimainkan mengubah area motor otak, karena aktivitasnya memerlukan kontrol dan koordinasi gerakan. Yang lebih penting lagi bagi Hudziak adalah perubahan dalam bidang pengaturan perilaku otak. Misalnya, praktik musik mempengaruhi ketebalan di bagian korteks yang berhubungan dengan "fungsi eksekutif, termasuk memori kerja, kontrol attentional, serta organisasi dan perencanaan untuk masa depan," tulis para penulis.

Latar belakang musik anak juga tampak berkorelasi dengan ketebalan kortikal di "area otak yang memainkan peran penting dalam pengendalian hambat, serta aspek pemrosesan emosi."

Temuan ini memperkuat hipotesis Hudziak bahwa biola bisa membantu anak melawan gangguan psikologis bahkan lebih baik daripada sebotol pil. "Kami memperlakukan hal-hal yang dihasilkan dari hal-hal negatif, tapi kami tidak pernah mencoba menggunakan hal-hal positif sebagai pengobatan," katanya.

Pendekatan semacam itu mungkin sulit dilakukan. Menurut penulis penelitian, penelitian dari Departemen Pendidikan A.S. menunjukkan bahwa tiga perempat siswa SMA A.S. "jarang atau tidak pernah" mengambil pelajaran ekstrakurikuler dalam musik atau seni.

"Statistik seperti itu, jika diambil dalam konteks hasil neuroimaging kami saat ini," para penulis menulis, "menggarisbawahi pentingnya menemukan cara baru dan inovatif untuk membuat pelatihan musik lebih banyak tersedia bagi kaum muda, dimulai sejak kecil."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pendeta Katolik Terbunuh saat Mendengar Pengakuan di Meksiko
23 April 2018, by Slesta
Seorang imam Katolik Roma tewas Jumat di negara Jalisco, Meksiko barat-tengah, imam kedua yang dibunuh dalam waktu satu minggu di negara itu. Juan Miguel ...
Berapa Banyak Air yang Harus Diminum Setiap Hari?
13 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Meminum air menjadi suatu keharusan dilakukan oleh sebagian banyak masyarakat. Tentu hal tersebut ditunjukan untuk menjaga kesehatan tubuh. ...
 Selamat! 7 Zodiak Ini Akan Mendapatkan Rezeki di 2018
21 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Pada tahun 2018 akan hadir segudang kesempatan dan peluang baru. Terutama bagi 7 zodiak ini,  tahun 2018 merupakan tahun dimana mereka ...
Polda Metro "Bujuk" Reuni 212 tidak Diadakan di Monas
27 November 2017, by Risa Suadiani
Reuni Aksi 212 yang akan dilaksanakan 2 Desember mendatang akan mendapat pengamanan dari Polda Metro Jaya. Namun, pihaknya menyatakan hanya akan melakukan ...
Polusi Membuat Pohon Lebih Rentan Terhadap Kekeringan
17 Juli 2018, by Slesta
Polusi juga buruk untuk pohon. Menurut sebuah studi baru, partikel di udara dapat membuat pohon lebih rentan terhadap kekeringan. Penelitian menunjukkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab