Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Amnesty International menyalahkan kebijakan Uni Eropa karena meningkatnya kematian migran

Amnesty International menyalahkan kebijakan Uni Eropa karena meningkatnya kematian migran

6 Juli 2017 | Dibaca : 362x | Penulis : Slesta

6 Juli (UPI) - Kelompok aktivis Amnesty International menyalahkan kebijakan Uni Eropa atas meningkatnya jumlah korban tewas di kalangan migran dalam sebuah laporan pada hari Kamis.

Ribuan migran berusaha meninggalkan Afrika Utara untuk Italia dan tempat-tempat kedatangan lainnya dengan berlayar menyeberangi Laut Mediterania dengan kapal-kapal yang tidak dapat diandalkan yang disediakan oleh penyelundup; Bulan-bulan musim panas adalah yang paling aktif.

Laporan oleh organisasi yang berbasis di London tersebut mengatakan bahwa UE menyerahkan sebagian besar operasi pencarian dan penyelamatan di Laut Mediterania kepada organisasi non-pemerintah, sementara bekerja sama lebih banyak dengan penjaga pantai Libya. Hasilnya adalah kebijakan UE lebih terfokus pada mengganggu praktik penyelundup daripada pada para migran yang diselamatkan.

Laporan tersebut mencatat adanya peningkatan jumlah korban tewas di kalangan migran yang bepergian di Laut Mediterania, dari 0,89 persen dari total pada paruh kedua tahun 2015 menjadi 2,7 persen dari total yang sejauh ini di tahun 2017.

Ada lebih dari 2.000 korban jiwa pada tahun 2017, yang menurut laporan tersebut menjadi kegagalan Uni Eropa untuk "menerapkan operasi kemanusiaan yang memiliki sumber daya yang memadai di dekat perairan teritorial Libya. Sebaliknya, ini berfokus pada penguatan kemampuan penjaga pantai Libya untuk mencegah keberangkatan dan Melakukan interceptions. "

Laporan tersebut juga menuduh adanya kolusi antara penyelundup dan otoritas Libya dan mengutip laporan U.N. bahwa anggota penjaga pantai Libya telah "terlibat langsung dalam tenggelamnya kapal migran menggunakan senjata api."

Amnesty International menyerukan perbaikan dalam prosedur pencarian dan penyelamatan Libya dan pembukaan rute aman tambahan ke Eropa.

 

(UPI.com)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Lenovo Akan Luncurkan Sistem Augmented Reality Bertema Star Wars
23 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ingin merasakan menggunakan pedang laser seperti di film Star Wars? Atau ingin merasakan bagaimana menjadi seorang Jedi dalam Star ...
Giring Nidji Keluar, Ingin Bubar kah?
2 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Giring Ganesha atau yang lebih dikenal dengan "Giring Nidji", secara resmi telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai vokalis dari ...
Buang 5 Benda Ini Jika Ingin Rumah Tampak Rapi di Tahun Baru 2018
28 Desember 2017, by Retno Indriyani
Tinggal hitungan hari lagi kita akan menyambut tahun baru 2018. Bicara mengenai tahun baru, pastinya kita memiliki resolusi tersendiri yang ingin dicapai untuk ...
Terungkap Sudah, Asal-Usul dari Terciptanya Emas di Bumi, Ternyata Dari ...
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk pertama kalinya, peneliti dari Universitas Harvard, Amerika Serikat menemukan bukti nyata mengenai asal-usul dari emas. Ternyata emas ...
Jokowi: Islam Tidak Mengajarkan Kekerasan
14 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Terkait teror yang terus terjadi di Indonesia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para mubaligh untuk mengingatkan umatnya bahwa Islam ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih