Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
  Alat Diagnostik Medis Baru Berbasis Kertas

Alat Diagnostik Medis Baru Berbasis Kertas

24 Agustus 2017 | Dibaca : 377x | Penulis : Rindang Riyanti

Perangkat diagnostik medis baru yang dibuat dari kertas dapat mendeteksi biomarker dan mengidentifikasi penyakit dengan melakukan analisis elektrokimia dengan menggunakan sentuhan pengguna dan membacakan hasil uji kode warna, sehingga memudahkan para ahli untuk mendagnosa.

"Anda bisa menganggap ini laboratorium portabel yang benar-benar terbuat dari kertas, tidak mahal dan bisa dibuang melalui insinerasi," kata Ramses V. Martinez, asisten profesor teknik industri dan biomedis di Universitas Purdue. "Kami berharap perangkat ini akan melayani orang-orang yang tidak terlatih yang berada di desa-desa terpencil atau pangkalan militer untuk menguji berbagai penyakit tanpa memerlukan sumber listrik, air bersih, atau peralatan tambahan."

Perangkat elektrokimia berbasis kertas, atau SPEDs, dirancang untuk diagnostik sensitif di "titik perawatan", atau saat perawatan diberikan kepada pasien, di wilayah di mana masyarakat memiliki akses terbatas terhadap sumber daya atau peralatan medis yang canggih. peralatan.

"SPED murah, ringan, fleksibel dan mudah digunakan," kata Martinez.

Tes diawali dengan menempatkan pinprick darah dalam fitur melingkar pada perangkat, yang berukuran kurang dari dua inci persegi. SPEDs juga mengandung "zona uji self-pipetting" yang dapat dicelupkan ke dalam sampel daripada menggunakan tes tusukan-jari.

Lapisan atas SPED dibuat menggunakan kertas selulosa yang mempunyai saluran yang menyaring sampel darah untuk pengujian. "Saluran mikofluida" ini memungkinkan pengujian akurat yang berubah warna untuk menunjukkan hasil pengujian yang spesifik.

Lapisan bawah SPED adalah "generator triboelektrik," atau TEG, yang menghasilkan arus listrik yang diperlukan untuk menjalankan tes diagnostik hanya dengan menggosok atau menekannya. Para periset juga merancang perangkat genggam murah yang disebut potentiostat, yang mudah dihubungkan ke SPED untuk mengotomatisasi tes diagnostik sehingga bisa dilakukan oleh pengguna yang tidak terlatih. Baterai yang menggerakkan potensiostat dapat diisi ulang dengan menggunakan TEG yang terpasang pada SPEDs.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cegah Ransomware Menyerang Komputer Anda dengan Software Ini
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Baru-baru ini, dunia dikejutkan kembali dengan hadirnya serangan cyber bernama Petya. Eternal Blues, sebuah perangkat lunak yang dikembangkan ...
mandi sama ibu
8 Juni 2017, by Yudhie SW
Andi setiap pagi selalu merengek kalo mau sekolah minta dimandiin oleh Ibunya, namun karena sibuk bersiap untuk pergi berbisnis serta urusan2 bisnis lainnya ...
Pesona Wisata Paralayang di Ponorogo
1 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Wisata paralayang akan segera hadir di Ponorogo tepatnya berada di kawasan Bukit Gede yang terletak di Desa Tatung, Kecamatan Balong. Lokasinya ...
Ingin Buka Bisnis Kue? Inilah Jurusnya
17 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat ini bisnis food and baverage ( F & B) tidak pernah mati bahkan saat ini bisnis di bidang tersebut sedang popular di kalangan ...
Kapal Ikan yang Terbakar di Pelabuhan Benoa-Bali Capai 39 Kapal
9 Juli 2018, by oteli w
Kapal Ikan yang Terbakar di Pelabuhan Benoa-Bali Capai 39 Kapal Kebakaran kapal ikan terjadi di Pelabuhan Benoa, Badung, Bali. Dalam peristiwa tersebut, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview