Dampak jangka panjang dari semua ini belum sepenuhnya dipahami. Namun, ada konsensus di antara para peneliti bahwa jika tren ini terus berlanjut, kita mungkin akan melihat perubahan signifikan dalam cara masyarakat bekerja, berinovasi, dan berinteraksi satu sama lain.
Kolaborasi, kreativitas, dan kemampuan untuk menganalisis masalah yang kompleks semakin menjadi tantangan. Untuk mengatasi semua ini, mungkin akan diperlukan upaya kolektif yang lebih besar dari individu, keluarga, dan masyarakat untuk kembali menggali arti penting keterampilan kognitif yang lebih dalam dan pendidikan yang berbasis risiko berpikir dan penalaran.
Penting untuk mencatat bahwa pengaruh lingkungan, pergeseran budaya, dan kondisi sosial-ekonomi juga berkontribusi pada penurunan kecerdasan ini. Pertumbuhan teknologi yang pesat telah mengubah pola interaksi kita dengan informasi dan pengetahuan. Sementara teknologi memberikan kemudahan, risiko kehilangan keterampilan kognitif yang mendalam menjadi semakin nyata. Dan dalam dunia yang terhubung ini, tantangan untuk mempertahankan kecerdasan dan keterampilan berpikir kritis akan menjadi kunci untuk navigasi yang produktif di masa depan.