Tampang

Mengapa Bangunan Pencakar Langit Modern Banyak Menggunakan Kaca?

29 Agu 2025 07:44 wib. 46
0 0
Pencakar Langit
Sumber foto: Canva

Saat melihat deretan gedung pencakar langit di kota-kota besar, satu hal yang paling menonjol adalah dominasi material kaca pada fasadnya. Dinding-dinding kaca yang memantulkan langit dan lanskap kota seakan menjadi identitas arsitektur modern. Penggunaan kaca yang masif ini bukan sekadar tren estetik, melainkan hasil dari kombinasi kompleks antara inovasi teknologi, efisiensi energi, dan fungsi fungsional. Memahami alasan di balik fenomena ini berarti menyelami evolusi arsitektur dan kebutuhan akan bangunan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Daya Tarik Estetika dan Desain yang Fleksibel

Dari sudut pandang desain, kaca menawarkan fleksibilitas estetika yang tidak bisa disaingi oleh material lain seperti beton atau bata. Kaca menciptakan tampilan yang ringan, futuristik,, dan transparan, berbanding terbalik dengan kesan masif dan berat pada bangunan-bangunan era lampau. Fasad kaca memungkinkan bangunan untuk menyatu secara visual dengan lingkungan sekitarnya, merefleksikan awan, matahari, dan bangunan lain, menciptakan ilusi optik yang dinamis dan selalu berubah.

Selain itu, kaca juga memungkinkan arsitek untuk bermain dengan bentuk dan kurva yang kompleks. Bangunan-bangunan dengan bentuk tidak biasa, seperti yang melengkung atau spiral, jauh lebih mudah diwujudkan dengan panel-panel kaca yang bisa disesuaikan. Ini memberi kebebasan kreatif yang tak terbatas, memungkinkan penciptaan ikon-ikon arsitektur yang unik dan berani, seperti The Shard di London atau Burj Khalifa di Dubai. Tampilan "ringan" ini juga menjadi simbol kemajuan dan modernitas.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?