Koneksi visual dengan dunia luar ini juga memiliki manfaat psikologis. Pemandangan alam, meskipun hanya dari ketinggian, bisa mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi. Di sisi lain, dari luar, bangunan-bangunan ini juga memberikan kesan transparansi, seolah-olah aktivitas di dalamnya dapat terlihat, menciptakan narasi arsitektural yang berbeda dengan bangunan-bangunan lama yang tertutup dan masif.
Tantangan dan Inovasi yang Berkelanjutan
Meskipun memiliki banyak keunggulan, penggunaan kaca yang dominan pada bangunan pencakar langit juga menimbulkan tantangan. Panas berlebih, silau, dan kebutuhan akan pembersihan yang rumit adalah beberapa masalah yang perlu diatasi. Namun, industri arsitektur terus berinovasi untuk mencari solusi. Kaca-kaca pintar (smart glass) yang bisa berubah menjadi buram atau mengatur tingkat cahaya yang masuk secara otomatis, serta panel surya transparan yang bisa menghasilkan energi, adalah contoh-contoh inovasi yang sedang dikembangkan.
Penggunaan kaca pada fasad juga didukung oleh teknologi struktur yang lebih canggih, seperti rangka baja yang memungkinkan penciptaan dinding tirai (curtain wall) yang ringan namun sangat kuat. Teknologi ini memungkinkan bangunan tinggi untuk memiliki kulit luar yang hampir seluruhnya terbuat dari kaca, tanpa mengorbankan keamanan dan stabilitas struktural.