Bulan Ramadan selalu menjadi momentum emas bagi para pemilik bisnis untuk meningkatkan penjualan. Periode ini menghadirkan peluang besar karena lonjakan konsumsi masyarakat menjelang Idul Fitri.
Namun, di sisi lain, ada tantangan yang perlu dihadapi, seperti penjadwalan kampanye pemasaran yang tepat dan meningkatnya persaingan pasar, terutama di sektor makanan, ritel, dan e-commerce.
Pergeseran Pola Konsumsi Selama Ramadan
Menurut laporan terbaru dari Telkomsel, terdapat perubahan signifikan dalam pola pembelian selama Ramadan. Pengeluaran konsumen cenderung meningkat drastis mendekati hari raya, sehingga menjadi waktu yang ideal untuk meningkatkan strategi penjualan. Selain itu, konsumsi digital dan jumlah penonton televisi juga melonjak, terutama saat sahur dan berbuka puasa.
Laporan Telkomsel menunjukkan bahwa pada Ramadan 2024, trafik penggunaan layanan mereka naik sebesar 78 persen pada saat sahur (pukul 01.00-05.00) dibandingkan hari biasa. Sementara itu, saat berbuka puasa, trafik justru mengalami sedikit penurunan sekitar 3 persen.
Dalam sektor televisi, data dari Indihome TV menunjukkan lonjakan penonton hingga 804 persen selama sahur. Hal ini mengindikasikan bahwa momen sahur menjadi waktu strategis bagi pelaku bisnis untuk menjangkau konsumen melalui iklan digital atau promosi berbasis video.