Keadilan sosial tidak selalu harus diterjemahkan melalui gagasan besar atau kebijakan berskala nasional. Di sejumlah daerah, persoalan sederhana seperti tidak tersedianya jembatan yang layak dapat menentukan apakah warga mudah pergi bekerja, anak-anak dapat bersekolah dengan aman, atau hasil pertanian dapat dibawa ke pasar.
Persoalan inilah yang menjadi salah satu fokus gerakan Aksi Bersama yang diinisiasi Anies Baswedan. Melalui gerakan tersebut, pembangunan jembatan dilakukan di sejumlah wilayah dengan melibatkan relawan, masyarakat, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan.
Bagi Anies, jembatan dipandang bukan hanya sebagai konstruksi yang menghubungkan dua sisi sungai. Infrastruktur tersebut juga dapat menjadi akses menuju pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Gerakan Aksi Bersama sendiri mulai mendapat perhatian ketika Anies meresmikan Jembatan Titian Persatuan di Pandeglang, Banten, pada 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan Aksi Bersama sebagai gerakan yang mendorong partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan konkret di lingkungan mereka.
Jembatan Menjadi Penghubung Kehidupan Warga
Di banyak wilayah, sebuah sungai dapat menjadi batas yang sangat menentukan kehidupan sehari-hari.
Ketika tidak tersedia jembatan yang aman, perjalanan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, fasilitas kesehatan, maupun lahan pertanian dapat menjadi lebih panjang dan berisiko.
Hal tersebut terlihat dalam pembangunan Jembatan Titian Persatuan Cilojami yang menghubungkan Kampung Cilonok di Desa Cilangari, Kabupaten Bandung Barat, dengan Kampung Jamilega di Desa Sukasirna, Kabupaten Cianjur.
Menurut pemberitaan KBA News, warga di kedua wilayah tersebut telah menantikan akses jembatan yang layak selama sekitar 15 tahun. Jembatan itu kemudian dibangun melalui kolaborasi Aksi Bersama, masyarakat, relawan, dan pihak yang memberikan dukungan melalui Yayasan Islam Madina.
Pembangunan tersebut menunjukkan bagaimana infrastruktur berskala lokal dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat.