Tampang

AS dan Rusia Rampungkan Negosiasi 12 Jam di Riyadh, Bahas Gencatan Senjata Laut Hitam

26 Mar 2025 13:34 wib. 52
0 0
Kapal perang Armada Laut Hitam Rusia mengikuti perayaan Navy Day di kota pelabuhan Novorossiysk pada 30 Juli 2023.(STRINGER/AFP)
Sumber foto: Google

Ukraina Berharap Kemajuan Diplomatik

Di tengah upaya diplomasi ini, Ukraina tetap berharap negosiasi antara delegasi AS dan Rusia dapat membawa dampak positif bagi upaya perdamaian. Namun, serangan rudal Rusia ke wilayah timur laut Ukraina menambah ketegangan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan bahwa 90 orang, termasuk 17 anak-anak, mengalami luka-luka akibat serangan rudal di Sumy. Beberapa apartemen, fasilitas pendidikan, dan bahkan rumah sakit ikut terkena dampaknya.

"Serangan terhadap daerah permukiman padat penduduk merusak apartemen dan fasilitas pendidikan," kata kantor kejaksaan daerah, dikutip dari AFP.

Perundingan Terpisah untuk Efektivitas Diplomasi

Sebelumnya, dalam perundingan di Jeddah, Ukraina sempat menerima proposal gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS. Namun, kesepakatan ini ditolak oleh Presiden Putin.

Pada pembicaraan kali ini, negosiasi antara AS-Ukraina dan AS-Rusia dilakukan secara terpisah. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan efektivitas diplomasi dan mencapai kesepakatan yang lebih konkret.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Negara Terindah
0 Suka, 0 Komentar, 26 Jul 2024

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?