Ukraina Berharap Kemajuan Diplomatik
Di tengah upaya diplomasi ini, Ukraina tetap berharap negosiasi antara delegasi AS dan Rusia dapat membawa dampak positif bagi upaya perdamaian. Namun, serangan rudal Rusia ke wilayah timur laut Ukraina menambah ketegangan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan bahwa 90 orang, termasuk 17 anak-anak, mengalami luka-luka akibat serangan rudal di Sumy. Beberapa apartemen, fasilitas pendidikan, dan bahkan rumah sakit ikut terkena dampaknya.
"Serangan terhadap daerah permukiman padat penduduk merusak apartemen dan fasilitas pendidikan," kata kantor kejaksaan daerah, dikutip dari AFP.
Perundingan Terpisah untuk Efektivitas Diplomasi
Sebelumnya, dalam perundingan di Jeddah, Ukraina sempat menerima proposal gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS. Namun, kesepakatan ini ditolak oleh Presiden Putin.
Pada pembicaraan kali ini, negosiasi antara AS-Ukraina dan AS-Rusia dilakukan secara terpisah. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan efektivitas diplomasi dan mencapai kesepakatan yang lebih konkret.