Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Yang Perlu Diketahui Sebelum Memberi Hadiah pada Anak

Yang Perlu Diketahui Sebelum Memberi Hadiah pada Anak

20 November 2017 | Dibaca : 278x | Penulis : Rindang Riyanti

Ketika anak melakukan hal-hal positif, tentu saja ayah dan ibunya akan merasa bangga.

Sebagai apresiasi karena anak udah melakukan sesuatu yang positif, kadang beberapa orang tua memberinya hadiah ya, Bun. Misalnya dalam bentuk mainan atau sesederhana kita belikan dia jajanan kesukaannya.

Soal hadiahyang diberi ke anak, psikolog anak dan remaja dari Mentari Anakku Firesta Farizal mengatakan, asal tak berlebihan, hadiah boleh saja diberikan. Dalam artian hadiah yang diberikan kepada anak sebagai bentuk penghargaan atas usaha anak. Tapi, tentu saja hadiah harus masuk akal.

"Dan yang paling penting dari hadiah ini adalah kita apresiasi usahanya dia. Kita tahu anak nggak terlalu suka pelajaran matematika tapi dia udah berusaha belajar jelang ujian. Makanya kita ajak deh dia beli es krim kesukaannya. Misalnya kayak gitu," kata Mentari yang akrab disapa Eta.

Ia mengingatkan, orang tua boleh memberi hadiah ke anak atas usaha yang sudah dia lakukan. Tapi perlu dipilih. Jangan karena supaya anak mau mandi atau makan, orang tua menjanjikan hadiah untuknya. Kalau begitu, ke depannya bukan tak mungkin anak akan melakukan sesuatu karena hadiah yang bakal diterima.

"Sementara kalau kita kasih hadiah untuk menghargai usaha anak, makin lama kesenangan anak bukan karena dapat es krimnya misalkan, tapi dia senang karena berhasil melakukan sesuatu dan usaha dia diapresiasi oleh orang di sekitarnya," tambah Eta.

Apresiasi dengan memberi hadiah ke anak dikatakan Eta berdapak positif, untuk anak usia sekolah dasar alias SD. Karena di masa itu anak sedang membangun konsep diri. Ketika dia merasa mampu melakukan sesuatu dan adanya hadiah dari orang tua bisa membuat anak makin percaya diri. Sehingga, anak akan punya konsep diri yang positif. Namun perlu ingat, hadiah tak harus melulu berupa barang. Memberi pujian atau menghabiskan waktu berkualitas bersama anak juga bisa membuat anak merasa dihargai atas usaha yang dia lakukan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

DPR : Catatan Fraksi PKB untuk Sri Mulyani Terkait Target RAPBN 2019
28 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam rangka mengevaluasi pencapaian keuangan RI, DPR telah menggelar rapat paripurna bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri MUlyani ...
Tips Atasi Rasa Malas saat Masuk Kerja Pertama Usai Libur Lebaran
2 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Liburan saat lebaran apalagi yang melakukan tradisi mudik pulang ke kampung halaman merupakan liburan yang sangat menyenangkan. Perjalanan yang ...
Antisipasi Peredaran Narkoba, Unnes Adakan Tes Urin Maba
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Universitas Negeri Semarang (Unnes) bekerja sama dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng untuk melakukan tes urin terhadap ribuan ...
Hati-hati, Enam Hal ini Membuat Laptopmu Mudah Rusak!
24 September 2017, by Zeal
tampang - Di jaman modern ini, penggunaan laptop adalah hal yang sudah biasa untuk sebagian orang dengan berbagai pekerjaan. Saking biasanya, banyak orang yang ...
Aksi Mogok Kerja Oleh Karyawan JICT
5 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Dilansir dari Liputan6.com, Para pengusaha menyayangkan aksi mogok kerja yang dilakukan oleh Serikat Pekerja PT Jakarta Internasional ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview