Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
YAICI Ungkap Bahaya SKM Mendatangkan Obesitas pada Anak-anak

YAICI Ungkap Bahaya SKM Mendatangkan Obesitas pada Anak-anak

15 Juli 2018 | Dibaca : 313x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Protes iklan susu kental manis (SKM) yang dinilai bukan susu sebagai pelengkap nutrisi tubuh berbuntut pada survei oleh sebuah yayasan terkait anak-anak yang mengonsumsi SKM setiap hari di Kendari dan Batam sebagian besar memiliki kondisi kesehatan yang kurang baik, yakni mengalami obesitas (brat badan berlebih). Yang lebih fatalnya lagi, ibu-ibu di sana menganggap anaknya yang gemuk itu ya sehat.

Pernyataan tersebut langsung dipatahkan oleh anggota Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), Siti Zalikho Agustina, dalam konferensi pers di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Jakarta, pada Kamis (12/7/2018).

Ditambah, Komisioner Bidang Kesehatan dan NAPZA KPAI, Sitti Hikmawatty mengklaim gemuk (karena SKM) di sini sangat tidak sehat. Pasalnya, bahan yang terkandung di dalam SKM mayoritas lebih banyak gulanya ketimbang susu.

Lebih ngerinya lagi, Tina sempat mendengar informasi jika ada anak di Batam yang menghabiskan satu kaleng SKM dalam sehari. Dan para orangtua di Kendari dan Batam malah merasa bangga karena anak-anak mereka gemuk, berkat sering minum SKM.

Dalam surveinya tersebut, YAICI tak langsung menyadar ke korban SKM, melainkan terkait permasalahan gizi buruk yang menjangkit anak-anak di Kendari dan Batam. Di kedua daerah itu, para orang tua (ibu) tidak memberikan nutrisi susu berupa Air Susu Ibu (ASI) kepada buah hatinya, namun lebih memilih SKM sebagai pengganti ASI.

Bahkan, menurut laporan dari Ketua YAICI, Arif Hidayat, terdapat pula ibu-ibu yang membuatkan anaknya minuman SKM hingga 5 gelas (3 persen) dan 10 gelas (1 persen) dalam sehari.

Berdasarkan hasil survei YAICI, dari 130 ibu menunjukkan data sekitar 56 persen (73 ibu) memberikan SKM 1 gelas per hari kepada anaknya. Di Batam sendiri, dari 75 ibu, sekitar 53 persennya (40 ibu) memberikan SKM 1 gelas per hari.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Imunisasi Campak dan Rubella, Mengapa Harus Ada di Negeri ini?
19 Agustus 2017, by Zeal
Tulisan ini dibuat untuk menanggapi tulisan yang dimuat di kolom Wacana dalam rubrik Jurnalisme Warga tanggal 17 Agustus 2017. Kampanye imunisasi MR yang ...
Alasan Wanita Bertahan Walaupun Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
26 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cinta tak berbalas atau bertepuk sebelah tangan kerap dialami oleh sebagian orang baik pria maupun wanita. Cerita cinta seperti ini memang sangat ...
Kentut Bau? Ini Penyebabnya
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kentut adalah salah satu langkah alami tubuh dalam membuang limbah pada tubuh berupa gas. Menurut American College of Gastroenterology, rata-rata manusia ...
Fakta Menarik, Burung Elang makin Ahli dalam Berburu
8 Juli 2018, by Maman Soleman
Burung elang ternyata memiliki kemampuan berkembang dengan cepat dalam keahlian berburu. Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari ...
Kanopi Bursa Efek Indonesia Ambruk, Karyawan di evakuasi
15 Januari 2018, by Zeal
tampang - Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami musibah. Diketahui, sekitar pukul 11.40 WIB (15/1), kanopi BEI roboh dan menimpa karyawan yang kebetulan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab