Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tumpahan Minyak Mengekspos Masyarakat Adat ke Logam Beracun

Tumpahan Minyak Mengekspos Masyarakat Adat ke Logam Beracun

10 Februari 2018 | Dibaca : 478x | Penulis : Slesta

Para ilmuwan telah mengidentifikasi peningkatan kadar logam berbahaya pada penduduk asli yang tinggal di dekat tumpahan minyak.

Temuan - yang diterbitkan minggu ini di jurnal Environmental Health - baru terakhir untuk menyoroti bahaya lingkungan yang signifikan yang dihadapi oleh masyarakat yang sudah rentan.

Studi ini dilakukan oleh tim peneliti dari Institut Barcelona untuk Kesehatan Global, ISGlobal, di Spanyol, dan Pusat Kesehatan Nasional untuk Kesehatan dan Perlindungan Kesehatan Nasional Peru. Para ilmuwan mengukur kadar merkuri, kadmium, timah dan arsenik pada orang-orang yang tinggal di San Pedro dan Cuninico, dua komunitas Kukama asli.

Kedua komunitas tersebut terkena dampak oleh sepasang tumpahan minyak besar akibat pecahnya pipa di Peru Utara.

"Terlepas dari kenyataan bahwa banyak orang di daerah tersebut telah terpapar kontaminasi akibat kegiatan ekstraktif, hampir tidak ada penelitian yang menilai dampak kontaminasi terhadap kesehatan orang-orang yang tinggal di dekat zona ekstraksi, yang sering terpapar. untuk tumpahan minyak, "kata peneliti ISGlobal Cristina O'Callaghan Gordo dalam sebuah rilis berita.

Gordo dan rekan penelitiannya mengumpulkan dan menguji sampel darah dan urin dari 130 penduduk asli. Mereka menemukan kadar merkuri 50 persen lebih besar dari nilai ambang batas yang dianggap aman. Anak-anak memiliki tingkat paparan merkuri yang lebih tinggi.

Kontaminasi merkuri telah dikaitkan dengan masalah neurologis, psikologis, ginjal, pernafasan dan kardiovaskular.

Periset menemukan 17 persen populasi diuji di atas ambang batas kadmium, logam berat yang terkait dengan kerusakan ginjal dan gagal ginjal, serta kanker paru-paru, prostat dan ginjal.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa 19 persen anak-anak di bawah usia 10 tahun memiliki tingkat timbal yang tinggi - tingkat yang cukup besar untuk menjadi perhatian. Studi telah menemukan hubungan antara paparan timbal balik dan kelainan neurologis dan kelainan perilaku.

Periset menyarankan agar lebih banyak pekerjaan perlu dilakukan untuk melacak bahaya lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat adat dan mengidentifikasi sumber kontaminasi dan pemaparan.

"Tumpahan minyak mungkin menjadi sumber paparan logam-logam ini, walaupun sumber lain tidak dapat dikesampingkan, terutama dalam kasus merkuri, yang juga terkait dengan kegiatan umum lainnya di Amazon Peru, seperti penggundulan hutan dan penambangan emas," kata Gordo.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wanita, Beberapa Hal Ini Dapat Membuat Pria Menjadi Ilfeel
24 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika menjalin hubungan dengan lawan jenis, tentunya kita ingin selalu terlihat baik dihadapannya. Namun, ada beberapa hal yang dapat membuat si ...
Fakta Menarik Mengenai Internet yang Jarang Diketahui Orang
25 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Internet telah melekat pada kehidupan manusia hampir di seluruh dunia. Kehadiran internet di kehidupan manusia telah mengubah berbagai gaya hidup manusia. ...
Depresi Usai Melahirkan, Sembuhkan Dengan Sering Nyanyi. Mengapa?
11 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Biasanya, usai melahirkan adalah waktu yang krusial nbagi seorang perempuan. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang mengalami depresi ...
Perwakilan Indonesia Gagal Melaju Ke Final Zona Asean Piala AFC 2018
18 Mei 2018, by oteli w
  Perwakilan Indonesia Gagal Melaju Ke Final Zona Asean Piala AFC 2018 Perwakilan Indonesia pada Piala AFC 2018 dalam hal ini Persija Jakarta gagal ...
Lantaran Sakit Hati, Pemilik Toko di Jepang Ini Patok Harga Mahal untuk Turis Tiongkok
14 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebuah toko penyewaan peralatan di pantai Miyakojima di Okinawa, Jepang mematok harga yang sangat mahal khusus bagi turis asal Tiongkok. Tak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab