Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

10 Februari 2018 | Dibaca : 398x | Penulis : Slesta

Presiden Donald Trump pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat yang memberlakukan sanksi sepihak terhadap Libya, sebuah tindakan yang diperintahkan oleh mantan Presiden Barack Obama hampir tujuh tahun yang lalu.

Sanksi tersebut diterapkan untuk menangani apa yang dianggap Obama sebagai ancaman terhadap keamanan nasional A.S. yang diajukan oleh pemimpin Libya Moammar Gadhafi.

Sanksi tersebut juga dimaksudkan untuk menghukum Tripoli atas tindakan kekerasan rezim Gadhafi terhadap warganya, sekaligus melindungi aset milik orang-orang Libya.

Dalam pesannya Jumat, Trump mengatakan bahwa pemerintah dan rekan Gadhafi melakukan tindakan ekstrem terhadap rakyat Libya, "termasuk menggunakan senjata perang, tentara bayaran, dan kekerasan nakal terhadap warga sipil tak bersenjata."

"Keadaan sebelumnya, serangan berkepanjangan terhadap warga sipil, dan meningkatnya jumlah orang Libya yang mencari perlindungan di negara lain menyebabkan kemunduran keamanan Libya dan menimbulkan risiko serius terhadap stabilitasnya," kata Trump. "Situasi di Libya terus menimbulkan ancaman yang luar biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat."

Obama mengambil tindakan melawan Tripoli sekitar seminggu setelah dimulainya perang sipil Libya pada Februari 2011, sebuah pemberontakan yang menyebabkan pemindahan Gadhafi dari kekuasaan dan kematian delapan bulan kemudian. Alasan di balik tatanan darurat adalah ketidakstabilan yang terjadi di negara Afrika Utara menimbulkan ancaman bagi kepentingan A.S.

Perang sipil 2011 berakhir dengan kematian Gaddafi - namun perang saudara kedua, dimulai pada bulan Mei 2014, berlanjut sampai hari ini.

Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa tindakan lanjutan diperlukan untuk melindungi pengalihan aset atau pelanggaran lainnya oleh anggota keluarga Gadhafi, rekan mereka dan orang lain "yang menghalangi rekonsiliasi nasional Libya."

Perpanjangan sanksi, yang akan berakhir 25 Februari, sekarang akan berakhir pada tanggal yang sama di tahun 2019.

Obama memperpanjang sanksi beberapa kali saat menjabat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hati-Hati, Bekerja Terlalu Keras dapat Sebabkan Ini
13 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Memang, berusaha keras dalam bekerja memang salah satu kunci untuk meraih kesuksesan. Namun, hati-hati dalam berusaha keras tersebut, pasalnya ...
Raih Podium Kedua di Sirkuit Sachsenring, Ini Kunci Sukses The Doctor
16 Juli 2018, by Rachmiamy
Valentino Rossi berhasil menaiki podium kedua ketika melakoni balapan seri kesembilan MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jerman akhir pekan ...
Inilah Kriteria Hewan Kurban yang Sehat
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak terkait kesehatan hewan kurban di Tanah Abang, Jakarta ...
Kisah Letnan Jendral S.Parman korban G20S/PKI yang Ternyata Adik Petinggi PKI
24 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Apabila kita melihat sejarah kebelakang, ditahun 1980-1990 mungkin yang umur pada saat ini menjadi pelajar sekolah SD,SMP,SMA  masih ingat ...
Metronaps, Teknologi Keren agar Kerja Lebih Optimal
2 Maret 2018, by Zeal
Siapa disini yang sering banget ngantuk waktu ngerjain tugas kantor dengan deadline yang numpuk? Pasti kita semua pernah deh ngerasain pengen banget tidur ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab