Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

10 Februari 2018 | Dibaca : 225x | Penulis : Slesta

Presiden Donald Trump pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat yang memberlakukan sanksi sepihak terhadap Libya, sebuah tindakan yang diperintahkan oleh mantan Presiden Barack Obama hampir tujuh tahun yang lalu.

Sanksi tersebut diterapkan untuk menangani apa yang dianggap Obama sebagai ancaman terhadap keamanan nasional A.S. yang diajukan oleh pemimpin Libya Moammar Gadhafi.

Sanksi tersebut juga dimaksudkan untuk menghukum Tripoli atas tindakan kekerasan rezim Gadhafi terhadap warganya, sekaligus melindungi aset milik orang-orang Libya.

Dalam pesannya Jumat, Trump mengatakan bahwa pemerintah dan rekan Gadhafi melakukan tindakan ekstrem terhadap rakyat Libya, "termasuk menggunakan senjata perang, tentara bayaran, dan kekerasan nakal terhadap warga sipil tak bersenjata."

"Keadaan sebelumnya, serangan berkepanjangan terhadap warga sipil, dan meningkatnya jumlah orang Libya yang mencari perlindungan di negara lain menyebabkan kemunduran keamanan Libya dan menimbulkan risiko serius terhadap stabilitasnya," kata Trump. "Situasi di Libya terus menimbulkan ancaman yang luar biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat."

Obama mengambil tindakan melawan Tripoli sekitar seminggu setelah dimulainya perang sipil Libya pada Februari 2011, sebuah pemberontakan yang menyebabkan pemindahan Gadhafi dari kekuasaan dan kematian delapan bulan kemudian. Alasan di balik tatanan darurat adalah ketidakstabilan yang terjadi di negara Afrika Utara menimbulkan ancaman bagi kepentingan A.S.

Perang sipil 2011 berakhir dengan kematian Gaddafi - namun perang saudara kedua, dimulai pada bulan Mei 2014, berlanjut sampai hari ini.

Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa tindakan lanjutan diperlukan untuk melindungi pengalihan aset atau pelanggaran lainnya oleh anggota keluarga Gadhafi, rekan mereka dan orang lain "yang menghalangi rekonsiliasi nasional Libya."

Perpanjangan sanksi, yang akan berakhir 25 Februari, sekarang akan berakhir pada tanggal yang sama di tahun 2019.

Obama memperpanjang sanksi beberapa kali saat menjabat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sahabat Kita Naksir sama Kita..? Mau tau Tanda - Tandanya ??
7 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Punya temen yang deket banget sama kita rasanya enak ya , apalagi kalau dia perhatian sama kita. Namun kalau temen yang perhatian tadi cowok ...
Tak Hanya SIM Card HP, Modem Juga Wajib Registrasi
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Informasi tentang kewajiban registrasi SIM card prabayar selama ini hanya difokuskan pada perangkat ponsel saja. Eits, bagaimana dengan modem? Nah jangan ...
Tolak Jadi Politisi, Hotman Paris Sebut Dirinya Lebih Populer Dari Partai Politik
17 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Siapa yang tak kenal dengan Hotman Paris, pengacara kelas atas yang telah bergelut dalam perkara-perkara besar baik di Indonesia maupun di luar negeri. Gaya ...
korea utara
6 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Korea Utara melakukan uji coba rudal yang dinilai paling sukses pada hari Selasa lalu. Menembakan senjata jarak menengah yang cukup kuat untuk mencapai Alaska. ...
Makanan Kedaluwarsa Ternyata Masih Bisa Dikonsumsi, Namun Ini Batasnya ...
13 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pernah menemukan makanan kemasan yang ingin kamu makan, namun ternyata sudah kedaluwarsa? Atau kamu baru menyadarinya setelah menghabiskan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih