Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

Trump Memperpanjang Sanksi yang Diberlakukan Obama Terhadap Libya

10 Februari 2018 | Dibaca : 811x | Penulis : Slesta

Presiden Donald Trump pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat yang memberlakukan sanksi sepihak terhadap Libya, sebuah tindakan yang diperintahkan oleh mantan Presiden Barack Obama hampir tujuh tahun yang lalu.

Sanksi tersebut diterapkan untuk menangani apa yang dianggap Obama sebagai ancaman terhadap keamanan nasional A.S. yang diajukan oleh pemimpin Libya Moammar Gadhafi.

Sanksi tersebut juga dimaksudkan untuk menghukum Tripoli atas tindakan kekerasan rezim Gadhafi terhadap warganya, sekaligus melindungi aset milik orang-orang Libya.

Dalam pesannya Jumat, Trump mengatakan bahwa pemerintah dan rekan Gadhafi melakukan tindakan ekstrem terhadap rakyat Libya, "termasuk menggunakan senjata perang, tentara bayaran, dan kekerasan nakal terhadap warga sipil tak bersenjata."

"Keadaan sebelumnya, serangan berkepanjangan terhadap warga sipil, dan meningkatnya jumlah orang Libya yang mencari perlindungan di negara lain menyebabkan kemunduran keamanan Libya dan menimbulkan risiko serius terhadap stabilitasnya," kata Trump. "Situasi di Libya terus menimbulkan ancaman yang luar biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat."

Obama mengambil tindakan melawan Tripoli sekitar seminggu setelah dimulainya perang sipil Libya pada Februari 2011, sebuah pemberontakan yang menyebabkan pemindahan Gadhafi dari kekuasaan dan kematian delapan bulan kemudian. Alasan di balik tatanan darurat adalah ketidakstabilan yang terjadi di negara Afrika Utara menimbulkan ancaman bagi kepentingan A.S.

Perang sipil 2011 berakhir dengan kematian Gaddafi - namun perang saudara kedua, dimulai pada bulan Mei 2014, berlanjut sampai hari ini.

Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa tindakan lanjutan diperlukan untuk melindungi pengalihan aset atau pelanggaran lainnya oleh anggota keluarga Gadhafi, rekan mereka dan orang lain "yang menghalangi rekonsiliasi nasional Libya."

Perpanjangan sanksi, yang akan berakhir 25 Februari, sekarang akan berakhir pada tanggal yang sama di tahun 2019.

Obama memperpanjang sanksi beberapa kali saat menjabat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Oknum PNS Kemenag diciduk Polisi..  Ini Alasannya ..
26 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - PNS yang memiliki gaji yang lumayan tinggi dibanding dengan pekerjaan lainnya ternyata tidak menjamin jika kebutuhan hidupnya terpenuhi. ...
Jurus Jitu Jadi Orang Produktif setiap Hari
26 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Dalam sehari kita memiliki waktu 24 jam dan haru memanfaatkan waktu dengan baik agar setiap hari dapat menjadi orang yang produktif. ...
Ikatan Sosial Makaka Akhirnya Terungkap
28 Februari 2018, by Maman Soleman
Ilmuwan dari German Primate Center yang mempelajari perilaku hewan bekerja sama dengan Universitas Portsmouth, Inggris, dan mahasiswa IPB di Bogor, Indonesia. ...
Agnez Mo Masuk Majalah Vogue, Lagi?
13 Oktober 2017, by Yusef Maulana
Baru - baru ini, Agnes Monica Muljoto atau sering dikenal dengan nama Agnez Mo ini membuat geger lagi. Setelah sebelumnya dirinya membuat ‘noises’ ...
Inilah 5 Upaya Pria untuk Panjang Umur
13 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Siapa sangka, usia pria tidak akan melebihi usia perempuan. Berdasarkan data, angka hidup wanita Indonesia 2013 bisa mencapai 72,7 tahun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab