Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tips Menghindari Hoax dan Menjadi Warganet yang Bijak

Tips Menghindari Hoax dan Menjadi Warganet yang Bijak

6 Maret 2018 | Dibaca : 639x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Tidak bisa dipungkiri kehadiran internet dan sosial media di ranah kehidupan manusia membuat akses berbagai informasi menjadi sangat mudah bahkan tanpa batas waktu, tempat, dan status. Penyebarannya pun menjadi sangat cepat dan biayanya juga sangat murah.

Berbeda dengan zaman dahulu ketika belum ada internet. orang tua zaman dahulu hanya bisa mengakses informasi saat menonton tv, mendengarkan radio, dan membaca surat kabar seperti Koran, majalah, dan surat kabar lainnya. Pengiriman surat pun juga membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk menyampaikan informasi kepada seseorang. Namun, era gital sekarang telah melakukan transformasi kehidupan manusia.

Sayangnya hadirnya era digital di kehidupan masyarakat membuat banyak oknum bermunculun dengan menyalahgunakan kecepatan penyebaran informasi dengan menyebarkan informasi-informasi bohong dan bersifat  memprovokasi warganet yang membacanya. Pada tahun 2016, dari data cnnindonesia.com menyebutkan bahwa ada 800.000 situs penyebar Hoax di Indonesia dan menurut Kominfo ada 300 akun media sosial penyebar Hoax yang diblokir Polisi.

Ya, benar Hoax memang menjadi masalah besar bagi Indonesia saat ini, karena ketidakdewasaan dalam berbagi informasi dan kurangnya pengetahuan tentang IT menjadikan Hoax bertebaran dimana – mana menciptakan keresahan, kegaduhan, pertikaian dan banyak lagi masaalah lainnya.

Berikut tips menghindari hoax dan menjadi warganet yang bijak.

  • Cek Narasumber

Yang langkah pertama dan paling penting adalah cek sumber beritanya. Jika kamu mendapat berita tersebut dari media sosial seperti Facebook, Twitter, Line atau Whatsapp cobalah untuk mencari sumber beritanya. ika tidak ada di internet berita dengan topik demikian, sudah bisa dikatakan berita itu adalah Hoax. Terkadang berita Hoax hanya memiliki keterangan “dari grup sebelah” tanpa menyebutkan sumbernya. Alangkah baiknya jika membaca berita dan sebelum disebarkan, pastikan sumbernya terpercaya.

  • Antisipasi Judul Berita yang Provokatif

Jadi warganet yang bijak dan cerdas dengan jangan mudah percaya pada judul yang ditulis. Judul yang tidak biasa seringkali membuat orang menjadi terprovokasi dan itu dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung ataupun komentar pada berita guna menaikkan rating website mereka. Cara mengatasinya adalah bandingkan berita yang sama dengan beberapa sumber lain yang terpercaya.

  • Baca Secara Menyeluruh

Jangan mudah dipengaruhi oleh headline berita. Bacalah seluruh isi artikelnya. Jika ada yang janggal menurutmu, maka telusurilah informasi tersebut dengan mencari kebenaranya di sumber-sumber yang lain.

  • Jangan Terlalu Percaya pada Foto dan Video yang Kamu Lihat

Biasanya kita langsung percaya dengan foto dan video yang kita lihat. Padahal bisa jadi foto atau video tersebut adalah editan. Meskipun sangat meyakinkan, jangan terlalu mudah percaya pada foto atau video yang dibagikan melalui media sosial. Karena sekarang ini foto dan video editan bisa tidak bisa dibedakan lagi dengan foto atau video aslinya oleh orang awam karena keahlian para tukang edit. Jadi bisa jadi foto atau video yang kamu lihat adalah Hoax

  • Cari dan Bandingkan dengan Sumber Lain

Nah, jika kamu membaca sebuah berita dari sebuah sumber namun kamu kurang percaya dengan kebenaran berita itu, sebaiknya kamu membaca berita yang sama dari sumber yang lain. Selanjutnya kamu bandingkan, di mana menurutmu berita yang lebih valid dan terpercaya.

  • Jangan Buru – Buru Membagikan Berita

Di era media sosial sekarang, banyak orang cenderung ingin menjadi sumber pertama yang menyebarkan berita. Kebiasaan ini membuat kita tidak berpikir panjang dalam membagikan berita, padahal belum tentu berita itu benar.

  • Kritis dan Cuek

Bersikap kritis ketika mendapatkan sebuah berita akan menjadi perlindungan yang efektif untuk Kamu terhindar dari berita Hoax.

Cerdaslah dalam menyaring informasi mana yang berguna dan mana informasi yang tidak membawa manfaat untuk anda. Terkadang bersikap sedikit cuek dalam menyikapi sebuah informasi yang kita terima bisa membuat kita berfikir lebih rasional.

Kenapa? karena kadang kita tidak bisa bersikap objektif terhadap sesuatu yang kita suka. Misal kita dapat berita A yang isinya sesuai dengan apa yang kita suka jadi kita percaya, padahal belum tentu berita tersebut benar. Begitu juga sebaliknya.

Kesimpulan:

Berita hoax sangat berbahaya dan juga merugikan bagi kita semua. Jadi sebaiknya berhati hati dalam mempercayai sebuah berita. Jangan mau diadu domba dan dipecah bela oleh pihak yang hanya ingin mengambil keuntungan semata

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cara Cerdas Menghindari Anak Dari Kecanduan Nonton Televisi
7 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Masa anak-anak adalah masa yang sangat penting untuk pertumbuhan sang anak. Dimana kebiasaan saat masa kecil akan mempengaruhi pertumbuhan serta menjadi orang ...
3 Peluang Bisnis Zaman Now Modal Smartphone dan Internet
26 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Era digital ini membuat peluang usaha semakin terbuka lebar dan persaingan pun juga semakin tinggi. Salah satunya adalah dengan modal smartphone Anda bisa ...
Hebat, Indonesia Masuk 20 Negara Terindah di Dunia
8 September 2017, by Rachmiamy
Indonesia memang sebuah negara yang indah. Memiliki pantai, pegunungan yang hijau , danau yang indah, dan juga tempat menarik lainnya. Potensi keindahan alam ...
Lin Jarvis Tidak Bisa Memberikan Jawaban Pasti Tentang Masa Depan Valentino Rossi di Yamaha
21 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Movistar Yamaha asal Italia Valentino Rossi mendapat hasil yang kurang memuaskan di MotoGP 2017. Pembalap yang pada tanggal 16 Februari 2018 akan ...
Nasi Box Enak di Royal Snack Box Jakarta Barat
31 Mei 2019, by Admin
Di Idonesia, nasi telah menjadi makanan pokok sehari-hari sehingga tak heran bila ada slogan yang berbunyi : "makan tak lengkap jika belum pakai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab