Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Tinja Anda Mengungkap Apakah Anda Bisa Menurunkan Berat Badan

Tinja Anda Mengungkap Apakah Anda Bisa Menurunkan Berat Badan

17 September 2017 | Dibaca : 454x | Penulis : Rindang Riyanti

Sesuatu yang sederhana seperti sampel kotoran mengungkapkan apakah Anda dapat menurunkan berat badan dengan mengikuti rekomendasi diet yang ditandai dengan kandungan buah, sayuran, serat dan biji-bijian yang tinggi. Ini adalah temuan sebuah studi baru yang dilakukan di Departemen Nutrisi, Olahraga dan Olahraga di University of Copenhagen, Denmark.

Bakteri yang kita miliki di usus kita mungkin memainkan peran yang menentukan dalam nutrisi yang yang berpengaruh terhadap risiko obesitas. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa penelitian yang telah mempelajari pentingnya bakteri ini.

"Bakteri usus manusia telah dikaitkan dengan meningkatnya prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas, dan para ilmuwan telah mulai menyelidiki apakah bakteri usus dapat berperan dalam pengobatan kelebihan berat badan. Tetapi baru sekarang kita memiliki terobosan yang menunjukkan bahwa spesies bakteri tertentu memainkan peran yang menentukan dalam pengaturan berat badan dan penurunan berat badan, "kata Profesor Arne Astrup, Kepala Departemen Nutrisi, Olahraga dan Olahraga di University of Copenhagen, Denmark.

Penelitian tersebut melibatkan 31 orang yang menjalani diet tipe New Nordic Diet selama 26 minggu, mereka kehilangan rata-rata 3,5 kg. Sedangkan 26 orang lainnya mengikuti Average Danish Diet kehilangan rata-rata 1.7 kg.

Ketika subjek dibagi dengan tingkat bakteri intestinal mereka, ditemukan bahwa orang dengan proporsi bakteri Prevotella yang tinggi dalam kaitannya dengan bakteri Bacteroides kehilangan 3,5 kg lebih banyak dalam 26 minggu saat mereka makan makanan yang disusun oleh prinsip New Nordic Diet dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi Average Danish Diet. Subjek dengan proporsi bakteri Prevotella yang rendah dalam kaitannya dengan Bacteroides tidak kehilangan berat badan tambahan pada New Nordic Diet. Secara keseluruhan, sekitar 50 persen populasi memiliki proporsi bakteri Prevotella yang tinggi dalam kaitannya dengan Bacteroides-bacteria.

Hasilnya penelitian inimenunjukkan bahwa biomarker, misal sampel feses, sampel darah, atau sampel lain dari tubuh kita, yang mengatakan sesuatu tentang keadaan kesehatan kita, ternyata memainkan peran yang jauh lebih besar dalam panduan diet. Biomarker memungkinkan kita menyesuaikan panduan diet secara personal.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

you are what you think
23 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Suatu hari, Rasulullah saw menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut. Beliau bersabda, "Semoga ...
hermansyah
9 Juli 2017, by Tonton Taufik
Hermansyah, ahli IT yang pernah hadir di acara ILC (Indonesia Lawyer Club) di TV One, saat ini sedang ada di rumah sakit akibat bacokan dari seseorang. Di ...
Ambisi Gian Zola untuk Memperkuat Timnas di Asian Games 2018
21 November 2017, by Admin
Tampang.com - Gelandang serang Persib, Gian Zola Nasrulloh berambisi untuk dapat tampil memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada ajang Asian Games, yang ...
Marko Simic Babat Habis Johor Darul Ta'zim Cetak 4 Gol
10 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Laga lanjutan Piala AFC 2018 di gup H mempertemukan Persija Jakarta dengan tamunya asal Malaysia, Johor Darul Ta'zim ( JDT ) di Stadion Utama ...
Microsoft Umumkan Kebangkitan Game Age of Empires IV
24 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah lama hilang, akhirnya seri terbaru dari game Age of Empires akan rilis. Kepastian ini dinyatakan langsung oleh Microsoft Studio selaku ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview