Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Terapi Gen Bagi Penderita Hemofilia

Terapi Gen Bagi Penderita Hemofilia

11 Juni 2018 | Dibaca : 74x | Penulis : Maman Soleman

Dalam satu dekade ke depan terapi gen sangat mungkin diterapkan pada manusia untuk mengatasi gangguan pendarahan. Para ilmuwan AS baru-baru ini berhasil mengobati anjing penderita hemofilia melalui terapi gen. Keberhasilan itu membawa angin segar di bidang medis, khususnya bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hemofilia A.

Hemofilia A merupakan gangguan pendarahan yang diderita satu dari 10.000 orang. Penderita hemofilia A menggalami gangguan pada kode gen. Akibatnya mereka tidak dapat memproduksi protein yang disebut Faktor VII yang berguna bagi pembekuan darah. Penderita hemofilia biasanya mengalami pendarahan beberapa kali dalam setahun dan membutuhkan suntikan pembekuan sintetis secara rutin.

Dalam Nature Communications baru-baru ini, para peneliti memaparkan penelitian mereka yang melibatkan tiga anjing yang mengalami gangguan seperti hemofilia A pada manusia. Dua dari tiga anjing tersebut diberi obat eksperimental. Mereka menggunakan virus untuk membawa gen normal untuk Faktor VII ke dalam trombosit, sel darah yang mampu memperbaiki pembuluh darah rusak.

Hasil penelitian menunjukkan terapi penggantian gen pada sel sumsum tulang pasien dapat menyebabkan produktivitas, penyimpanan, dan pelepasan Faktor VIII dari trombosit langsung di lokasi pembuluh darah yang terluka untuk mencegah perdarahan yang tidak terkendali selama beberapa tahun setelah pengobatan," kata Ketua peneliti Dr. David Wilcox dari Wisconsin's Medical College, Milwauke.

Peneliti lain juga melakukan terapi gen pada anjing penderita hemofilia A dengan menggunakan teknik berbeda. Ia lebih menitikberatkan pada pemulihan produksi faktor pembeku dalam hati.

Pada 2011, enam pasien hemofilia B mendapat terapi gen yang memungkinkan empat dari mereka ke mana pun tanpa harus membawa obat. Seorang penderita sangat optimistis melihat perkembangan penelitian dan penerapan terapi gen tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Karena Ingin Perfect dan Tangguh Seperti Laki – Laki Evelyn Rela Suntik Hormom Laki – laki Mulai Usia Dini
10 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Karena keinginnan untuk tampil tanggu seperti laki – laki maka perempuan satu ini rela melakuka suntik hormon laki – laki mulai usia ...
Tifatul Menegaskan Cawapres 2019 Harus dari PKS
10 Juli 2018, by oteli w
Tifatul Menegaskan Cawapres 2019 Harus dari PKS Mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring menegaskan bahwa tidak mau jadi penonton dalam gelaran pilpres 2019 ...
Gelar Malam "1000 Cahaya", Djarot : Ini bukan untuk Ahok..
19 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Malam "1000 Cahaya" akan digelar Pemprov DKI untuk menyambut hari Kebangkitan Nasional yang akan diperingati besok tanggal 20 Mei 2017. Plt Gubernur ...
 Persija Jakarta Bakal Kehilangan Penyerang Andalannya
12 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Akibat cedera saat kontra Mitra Kukar, Jumat (8/9) lalu, mesin gol Macan Kemayoran itu diperkirakan terancam tak bisa memperkuat klub ibu kota itu ...
Ibu Insomnia, Anak Juga
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Anak-anak akan memiliki kualitas tidur lebih buruk jika ibu mereka menderita gejala insomnia, hal ini berpotensi mempengaruhi kesejahteraan mental dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes