Tutup Iklan
belireview
  
login Register
Terapi Gen Bagi Penderita Hemofilia

Terapi Gen Bagi Penderita Hemofilia

11 Juni 2018 | Dibaca : 22x | Penulis : Maman Soleman

Dalam satu dekade ke depan terapi gen sangat mungkin diterapkan pada manusia untuk mengatasi gangguan pendarahan. Para ilmuwan AS baru-baru ini berhasil mengobati anjing penderita hemofilia melalui terapi gen. Keberhasilan itu membawa angin segar di bidang medis, khususnya bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien hemofilia A.

Hemofilia A merupakan gangguan pendarahan yang diderita satu dari 10.000 orang. Penderita hemofilia A menggalami gangguan pada kode gen. Akibatnya mereka tidak dapat memproduksi protein yang disebut Faktor VII yang berguna bagi pembekuan darah. Penderita hemofilia biasanya mengalami pendarahan beberapa kali dalam setahun dan membutuhkan suntikan pembekuan sintetis secara rutin.

Dalam Nature Communications baru-baru ini, para peneliti memaparkan penelitian mereka yang melibatkan tiga anjing yang mengalami gangguan seperti hemofilia A pada manusia. Dua dari tiga anjing tersebut diberi obat eksperimental. Mereka menggunakan virus untuk membawa gen normal untuk Faktor VII ke dalam trombosit, sel darah yang mampu memperbaiki pembuluh darah rusak.

Hasil penelitian menunjukkan terapi penggantian gen pada sel sumsum tulang pasien dapat menyebabkan produktivitas, penyimpanan, dan pelepasan Faktor VIII dari trombosit langsung di lokasi pembuluh darah yang terluka untuk mencegah perdarahan yang tidak terkendali selama beberapa tahun setelah pengobatan," kata Ketua peneliti Dr. David Wilcox dari Wisconsin's Medical College, Milwauke.

Peneliti lain juga melakukan terapi gen pada anjing penderita hemofilia A dengan menggunakan teknik berbeda. Ia lebih menitikberatkan pada pemulihan produksi faktor pembeku dalam hati.

Pada 2011, enam pasien hemofilia B mendapat terapi gen yang memungkinkan empat dari mereka ke mana pun tanpa harus membawa obat. Seorang penderita sangat optimistis melihat perkembangan penelitian dan penerapan terapi gen tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

harry kane
7 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pemain Timnas Inggris asal klub Tottenham Hotspur Harry Kane berhasil membawa Inggris lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia. Kane berhasil mencetak gol kemenangan ...
Sistem Operasi Terbaru Xiaomi MIUI 9 Segera Meluncur
31 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk para pengguna Xiaomi, kini ada kabar gembira untuk kalian. Akhirnya, peluncuran MIUI 9 versi stable terjawab sudah. Xiaomi telah memastikan ...
Mengejutkan! WhatsApp di Dunia Bisnis
1 September 2017, by Sandra Wijaya
WhatsApp akan meluncurkan sebuah fitur baru yang memungkinkan para penggunanya terlibat dalam bisnis, fitur ini disebut sebagai ‘WhatsApp for ...
Bulan Suci Ramadhan jadikan Moment Perdamaian Alumni 212 dengan Pemerintah
17 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Berbagai kasus yang menimpa alumni aksi 212 membuat Presidium lumni 212 menyampaikan laporan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) ...
Efek Menangis pada Mood Seseorang Menurut Ilmuwan
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Ya, tangisan yang bagus memang bisa membuat Anda merasa lebih baik, kata Asmir Grańćanin dari Universitas Tilburg di Belanda, penulis utama sebuah studi di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih