Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Tahun Ini Defisit BPJS Kesehatan Capai 10 Triliun Rupiah

Tahun Ini Defisit BPJS Kesehatan Capai 10 Triliun Rupiah

5 Oktober 2017 | Dibaca : 364x | Penulis : Rindang Riyanti

Tahun ini, defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 10 triliun. Hal ini diungkap oleh Timboel Siregar, Koordinator Advokasi BPJS Watch di Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Keterangan ini didasari atas terjadinya defisit BPJS Kesehatan yang sudah dialami sejak Januari hingga Agustus 2017 dengan nilai yang terus membengkak.

“Menteri Kesehatan memperkirakan defisit tahun ini hanya Rp 10 triliun, tapi melihat data hingga Agustus yang mencapai Rp 8,52 triliun saya kira defisitnya akan lebih besar,” jelas Timboel.

Sejak tahun 2014, saat program ini pertama kali diluncurkan, BPJS Kesehatan memang selalu mengalami defisit. Sebelumnya pada 2014, defisit kesehatan mencapai Rp 3,3 triliun, pada 2015 defisit meningkat menjadi Rp 5,7 triliun, dan 2016 desifit mencapai Rp 9,7 triliun.

Kini defisit semakin membesar lantaran terjadinya missmatch antara iuran BPJS dan pembiayaan klaim.

Semester pertama 2017, iuran peserta tercatat hanya mencapai Rp 35,96 triliun, sementara pembiayaan klaim mencapai Rp 41,18 triliun. Artinya, rasio klaim mencapai 114%.

Selama ini, defisit tersebut terus ditambal oleh negara dengan skema Penyertaan Modal Negara (PMN).

Irfan Humaidi, Staf Ahli Bidang Komunikasi Publik dan Partisipasi Masyarakat BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa sejak lembaga ini dibentuk pada 2014 silam, BPJS memang disusun dengan memiliki gap sebagai bentuk tanggungjawab negara dalam menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.

“Kami ini dibentuk sebagai lembaga nirlaba, yang pengeluaran dan pendapatannya seimbang, jadi tidak mencari margin keuntungan,” kata Irfan.

Hingga September lalu, Irfan memperkirakan sudah lebih dari 182 juta jiwa penduduk Indonesia yang telah terdaftar, dan lebih dari 2.200 rumah sakit yang berpartisipasi dalam program BPJS Kesehatan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Staf Gedung Putih Kedua Mengundurkan Diri di Tengah Tuduhan KDRT
13 Februari 2018, by Slesta
Seorang pejabat Gedung Putih kedua mengundurkan diri di tengah tuduhan pelecehan dari mantan istri. Speechwriter David Sorensen mengundurkan diri setelah ...
Ternyata Bergosip Punya Dampak Positif Juga
4 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita mendengar orang bergosip, pandangan kita pastinya menuju hal yang bersifat negatif. Padahal, bergosip ternyata memiliki sisi ...
Kota Lima Buat Benteng Untuk Pisahkan Si Miskin dan Si Kaya
26 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Terdapat pemandangan yang tidak biasa di Ibukota dari Negara Peru, Lima. Disana, kita dapat melihat tembok yang sangat panjang. Tembok tersebut ...
Pertamina
11 Juni 2017, by Tonton Taufik
Pertamina memastikan keamanan pasokan BBM Subsidi Premium dan Solar maupun BBM Non Subsidi Pertamax Series dan Pertamina Dex Series. Untuk memenuhi permintaan ...
Begini Tanggapan Zulkifli Hasan Terkait Keinginan PKS Mengususng Anies Sebagai Capres 2019
4 Juli 2018, by oteli w
Begini Tanggapan Zulkifli Hasan Terkait Keinginan PKS Mengususng Anies Sebagai Capres 2019 Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengungkapakna bahwa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab