Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Sudahkah Kita Mengenal Bumi dengan Baik?

Sudahkah Kita Mengenal Bumi dengan Baik?

30 Agustus 2017 | Dibaca : 1487x | Penulis : Rio Nur Arifin

Bola berbatu yang menampung kita ini adalah satu dari sembilan planet di Tata Surya. Bumi adalah sebuah bola, dengan sedikit tonjolan di tengah di Khatulistiwa, dan memiliki diameter 12.756 km (7.926 mil). Bumi bergerak dengan kecepatan 105.000 kpj (65.000 mph) dalam orbitnya mengelilingi Matahari. Perjalanan ini membutuhkan waktu setahun. Bumi adalah satu-satunya planet yang dikenal mendukung kehidupan, di zona yang disebut BIOSPHERE.

Air, oksigen, dan energi dari Matahari bergabung di Bumi dan menciptakan kondisi kehidupan yang sesuai. Permukaan planet ini adalah lautan, itulah sebabnya mengapa terlihat biru dari luar angkasa. Bumi adalah satu-satunya planet di Tata Surya dengan atmosfir yang mengandung sejumlah besar oksigen. Matahari berjarak 150 juta km (93 juta mil), menghasilkan panas yang tertahankan di Bumi.

SUASANA
Atmosfernya adalah lapisan gas yang mengelilingi bumi yang tingginya 700 km (400 mil). Ini terdiri dari nitrogen (78 persen) dan oksigen (21 persen), ditambah bekas gas lainnya. Tetesan kecil uap air membentuk awan yang kita lihat.

OCEANS
Lautan mencakup 70,8 persen permukaan bumi, sampai kedalaman rata-rata 3,5 km (2 mil). Hidrosfer (zona berair) juga mencakup sungai air tawar dan danau, namun ini menghasilkan kurang dari 1 persen air bumi.

TANAH
Tanah kering menempati 29,2 persen permukaan bumi, di mana litosfer (kerak karang) naik di atas permukaan laut untuk membentuk tujuh benua dan pulau-pulau kecil yang tak terhitung jumlahnya. Tanah dapat dikategorikan menjadi biomassa, habitat utama seperti hutan, padang rumput, dan padang pasir.

ES DAN SALJU
Zona beku mencakup salju dan gletser di pegunungan tinggi, es laut, dan lapisan es besar yang menutupi daratan Greenland dan Antartika. Di masa lalu, selama era dingin yang dingin disebut zaman es, es menutupi lebih banyak permukaan bumi daripada yang ada sekarang.

ILMU BUMI
Meteorologi, studi atmosfer bumi, adalah salah satu ilmu bumi. Ilmuwan bumi mempelajari karakteristik fisik Bumi, dari tetesan hujan sampai ke sungai dan bebatuan di bawah kaki kita. Cabang studi lainnya meliputi geologi (batuan), hidrologi, (samudera dan air tawar), dan ekologi (makhluk hidup dan lingkungan).

TEKNIK STUDI
Citra satelit memungkinkan para ilmuwan untuk memantau segala sesuatu mulai dari arus laut hingga mineral yang tersembunyi di bawah tanah. Teknik seperti radar dan sonar telah mengubah pemahaman kita tentang planet kita. Beberapa ilmuwan Bumi juga menghabiskan waktu di lapangan, yang berarti bekerja di luar rumah, mengumpulkan data dan sampel dari awan, tebing, kawah, lahar vulkanik, dan es yang terkubur.

LINGKUNGAN
Biosfer adalah bagian dari bumi yang berisi apa yang dibutuhkan untuk makhluk hidup. Zona ini membentang dari dasar laut ke puncak troposfer (atmosfir yang lebih rendah). Organisme kecil dapat bertahan jauh di dalam kerak bumi, namun sebagian besar bentuk kehidupan ditemukan dari beberapa ratus meter di bawah permukaan laut sampai sekitar 1.000 m (3.300 kaki) di atas permukaan laut.

ZONA KEHIDUPAN
Ozon adalah gas yang menyebar tipis melalui atmosfer. Ini menyaring sinar ultraviolet (UV) berbahaya dari sinar matahari, sementara memungkinkan cahaya tampak (cahaya yang bisa kita lihat) melewatinya. Gas lain di atmosfer menjerat panas Matahari saat dipantulkan dari permukaan bumi, memberikan kehangatan tambahan untuk makhluk hidup.

SUMBU
Tanah di bawah kaki kita mungkin tampak masih ada, namun sebenarnya bumi berputar seperti puncak karena mengorbit Matahari. Bumi membutuhkan waktu 24 jam untuk memutar porosnya, garis imajiner yang mengalir dari Kutub Utara ke Kutub Selatan melalui pusat bumi. Sumbu bumi tidak berada pada sudut kanan ke jalur orbitnya, namun miring pada sudut 23,5 °. Sudut antara masing-masing wilayah Bumi dan sinar matahari berubah sepanjang tahun, menghasilkan perubahan musiman dalam suhu dan panjang hari. Ini paling terlihat di daerah di sebelah kutub, yang paling jauh dari Khatulistiwa.

SIANG DAN MALAM
Seiring Bumi mengubah porosnya, separuh dimandikan di bawah sinar matahari dan mengalami hari, sementara separuh lainnya terjerumus ke dalam kegelapan dan bermalam. Bumi selalu berputar ke arah timur, jadi Matahari dan bintang-bintang muncul di timur dan terbenam di barat. Kemiringan planet ini berarti bahwa setiap saat, satu belahan bumi (setengah dari Bumi, yang terbagi oleh Khatulistiwa) bersandar ke Matahari dan mengalami musim panas, sementara yang lainnya membungkuk dan memiliki musim dingin.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Buah Anggur Ternyata Mampu Atasi Kanker Usus
6 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Buah anggur, tak hanya enak dimakan, ternyata enak juga untuk kesehatan. Studi terbaru menemukan bahwa anggur ternyata mampu mengatasi kanker, ...
Indonesia jadi Tuan Rumah Kejuaraan Motor Cross Dunia
4 November 2017, by Admin
  Tampang.com - Indonesia dipastikan mengelar  Kejuaraan Dunia MXGP 2018.  Even yang di bawah naungan FIM World Motocross Championship d akan ...
desa guci
17 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Weekend atau hari libur memang waktu yang tepat untuk kita jalan-jalan bareng keluarga. Mungkin ada di antara kalian yang jalan-jalan ke luar kota dan melewati ...
lowongan kerja
3 Juli 2017, by Zeal
WALK IN INTERVIEW 04 JULI 2017 (Untuk Posisi Teller) Kualifikasi: - Diutamakan pria usia max 25 tahun - Pendidikan min S1 dan IPK min 3.00 - Tinggi ...
Ikan Purba Ini Bisa Hidup di Dua Alam
31 Juli 2017, by Rachmiamy
Indonesia memang Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Seperti salah satu kekayaan alam yang ada di laut Kalimantan. Ikan Mudskipper atau yang disebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab