Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Stress Ternyata Baik, Asalkan ...

Stress Ternyata Baik, Asalkan ...

10 November 2017 | Dibaca : 1052x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa stress berdampak buruk bagi kesehatan kita. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa stress dalam intensitas ringan justru baik untuk kesehatan.

Dikutip dari laman Zeenews, stress ringan ternyata baik untuk sel. Hal ini karena dengan stress ringan, dapat meningkatkan ketahanan dan melindungi sel-sel yang menua serta menunda risiko penyakit.

Temuan ini akan membantu peneliti memahami mekanisme molekuler yang mendorong penuaan dan berisiko terhadap penyakit degeneratif terkait usia.

"Temuan kami menawarkan strategi untuk melihat penuaan pada manusia dan bagaimana kita mencegah atau menstabilkan penurunan sel seiring bertambahnya usia," kata Richard I Morimoto, Profesor di Universitas Northwestern yang dikutip Zeenews, Kamis (9/11/2017).

"Tujuan kami tidak mencoba menemukan cara untuk membuat orang hidup lebih lama, tapi lebih meningkatkan kesehatan pada tingkat seluler dan molekuler, sehingga rentang kesehatan seseorang sesuai dengan umur mereka," tambahnya.

Untuk mendapatkan kesimpulan hasil yang dipublikasikan di Cell Report ini, tim peneliti menyaring cacing gelang transparan C, elegans, sekira 22.000 gen. Para periset menemukan, sinyal dari mitokondria yang mengalami stres ringan sumber energi seluler-mencegah kegagalan mesin kontrol kualitas protein yang hadir seiring bertambahnya usia.

Hal ini pada gilirannya, menekan akumulasi protein yang rusak, di mana dapat terjadi pada penyakit degeneratif, seperti Alzheimer, Huntington, Parkinson dan amyotrophic lateral sclerosis (ALS).

"Orang-orang selalu tahu bahwa stres berkepanjangan dapat merusak, namun kami menemukan bahwa ketika hanya menekan mitokondria, sinyal stres sebenarnya ditafsirkan oleh sel dan hewan sebagai strategi bertahan," jelas Morimoto.

"Itu membuat hewan benar-benar tahan stres dan menggandakan umur mereka. Ini seperti sihir," tambahnya.

C elegans memiliki lingkungan biokimia dan sifat seluler yang serupa dengan manusia. Temuan dalam cacing gelembung transparan mungkin berimplikasi pada manusia dan kualitas hidup.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Lima Fraksi Menyetujui LGBT, Pengamat: Terjadi Disparitas Wakil Rakyat dengan Rakyatnya
22 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Setelah Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyampaikan terkait lima fraksi yang menyetujui perilaku lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), ...
10 Hal Ini Tak Mungkin Kamu Temukan pada Pria Baik
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam menjalin suatu hubungan asmara, wanita mana yang tak mau mendapatkan pria yang baik untuk dirinya. Pria dianggap baik, jika mereka ...
Nissan Akan Buka Tujuh Posko Mudik Menjelang Lebaran
5 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meluncurkan tiga program spesial selama Ramadhan dan Lebaran 2017. Ketiga program itu berkaitan dengan layanan ...
Performa Cavaliers Menurun Tajam di NBA Musim 2017-2018
2 November 2017, by Admin
Tampang.com -Sudah dua minggu NBA musim 2017-2018 bergulir. Memang masih terlalu dini menjadikan hasil-hasil pertandingan dua minggu pertama sebagai gambaran ...
Gempa Guncang Jakarta, Depok, dan Bekasi
23 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Siang ini beberapa wilayah merasakan guncangan gempa yang berpusat di wilayah 81 KM Barat Daya Lebak Banten dengan kedalaman 10 KM (BMKG). guncangan tersebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab