Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Setya Novanto Divonis Majelis Hakim, Penjara 15 Tahun dan Kembalikan Uang US$ 7.3 Juta

Setya Novanto Divonis Majelis Hakim, Penjara 15 Tahun dan Kembalikan Uang US$ 7.3 Juta

24 April 2018 | Dibaca : 243x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Dilansir dari laman liputan6.com, Setya Novanto terdakwa kasus korupsi e-KTP divonis oleh Majelis Hakim dengan 15 tahun penjara kurang 1 tahun dari tuntutan jaksa yakni 16 tahun tuntutan penjara ditambah denda Rp 500 juta serta harus mengembalikan uang negara sebesar US$ 7.3 juta. Pengembalian itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada KPK.

Hakim anggota, Anwar mengatakan uang pengganti tersebut sesuai dengan pembuktian adanya penerimaan oleh Setya Novanto melalui Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sebagai peserta konsorsium proyek e-KTP, Direktur PT Murakabi Sejahtera, dan Made Okat Masagung selaku pemilih OEM Investment dan rekan Novanto.

"Terdakwa Setya Novanto sebagai ketua fraksi menerima fee berasal dari Anang Sugiana Sudiharjo dengan cara untuk menerbitkan invoice seolah-olah membeli AFIS merek L-1 dari Johannes Marliem dengan total US$ 3,8 juta atas perintah terdakwa Setya Novanto karena sudah ada kesepakat. Oleh karena itu, US$ 3,8 juta harus jadi tanggung jawab dan dibebankan kepada terdakwa," tutur Hakim Anwar saat membacakan pertimbangan majelis hakim di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Ada pun penerimaan uang itu melalui Ivanto sebesar US 3.5 juta. Majelis Hakim berpendapat uang yang diputar melalui transaksi barter lewat money changer oleh Irvanto benar adanya setelah mendengar keterangan anak buah Riswan yang pernah mengantar uang barter ke Irvanto.

Kemudian dari uang dari Irvanto itu anak buah Iwan mengaku uang tersebut diperuntukkan ke pihak Senayan DPR. Walau keterangan itu dibantah oleh Irvan, namun Hakim yakin uang itu diperuntukkan kepada Setya Novanto.

"Total US$ 3,5 juta saat Ahmad (anak buah Iwan Barala) ke Irvanto dengar bahwa kalau uang tersebut untuk orang Senayan akan tetapi tidak diakui Irvanto. Meski demikian itu tetap menjadi tanggungjawabnya," katanya

"Sehingga terdakwa dibebankan US$ 7,3 dikurangi Rp 5 miliar yang telah dititipkan terdakwa ke penyidik sebagai uang pengembalian," tambahnya.

Sementara itu terhadap Setya Novanto, Majelis Hakim juga menjatuhi vonis 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta atau subsider 3 bulan kurungan. Termasuk mewajibkan Novanto membayar uang pengganti seperti yang telah ditetapkan.

Ia juga dikenakan pidana tambahan yakni berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun usai menjalani pidana pokoknya.

Atas perkara ini, Majelis Hakim menyatakan Novanto telah melanggar Pasal 3 UU Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1. Pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana korupsi dengan menyalahgunakan wewenang.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Uji Coba Bom Hidrogen Korut, Ini Penjelasan BATAN
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyatakan bahwa bom hidrogen yang diklaim telah diuji coba oleh Korea Utara termasuk dalam kategori bom yang canggih. Bom ...
Stress? Tidur Tidak Nyenyak? Ini Obatnya
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Setiap orang secara empiris mengetahui bahwa kejadian yang menegangkan pasti mempengaruhi tidur nyenyak. Para ilmuwan di institut tidur Jepang menemukan bahwa ...
Jadi Warga AS, Indonesia Tak Bisa Usut Lebih Jauh Kasus Kematian Marliem
22 Agustus 2017, by Risa Suadiani
Kematian Johannes Marliem menjadi perbincangan hangat di Indonesia karena sebelumnya, secara ekslklusif, pada bulan Juli yang lalu ia mengungkapkan bahwa ia ...
Ilmuwan: Kita Orang Terbodoh di Galaksi
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Alam semesta sangat tidak masuk akal, dengan miliaran planet lain mengelilingi miliaran bintang lainnya. Potensi kehidupan cerdas ada di suatu tempat di luar ...
Polusi Udara Kurangi Usia Harapan Hidup
17 September 2017, by Rindang Riyanti
Saat ini ada sekitar 4,5 miliar orang di seluruh dunia terkena tingkat polusi udara partikulat. Namun, dampak dari paparan polusi yang berkelanjutan terhadap ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman