Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Serunya Ngabuburit di Jalan Baranangsiang Bandung...

Serunya Ngabuburit di Jalan Baranangsiang Bandung...

27 Mei 2018 | Dibaca : 305x | Penulis : Dika Mustika

Bulan Ramadhan memang bulan yang istimewa. Selain istimewa karena pahalanya, bulan ini juga mengundang berbagai keriangan. Nah, salah satu keriangan yang ada di bulan Ramadhan ini adalah ketika berburu takjil alias makanan-minuman untuk berbuka atau membatalkan puasa. Tentunya takjil ini dinikmati setelah berkumandangnya adzan magrib ya.

Pada bulan Ramadhan ini, kalau kita lihat di kiri kanan jalan, banyak yang jadi penjual takjil musiman. Yang asalnya berjualan bubur ayam, di bulan Ramadhan ini ‘menjelma’ menjadi penjual kolak, juga masih banyak penjual lainnya yang kini berubah menjadi penjual takjil musiman. Nah, hal menarik ini lah yang aku jumpai kemarin di Jalan Baranangsiang Bandung. Jalan yang menghubungkan antara Pasar Kosambi dengan Jalan Sunda ini membuatku kaget kemarin. Jalan yang biasanya, ya biasa saja tanpa ada yang istimewa, kemarin berubah! Banyak penjual takjil di sana yang berjualan dengan rapinya. Berjalan di jalan itu kemarin, berasa ada di sebuah car free day! Kiri kanan jalan dipenuhi oleh penjual takjil, mulai dari kolak, es kelapa muda, es cendol, gorengan, sosis panggang, tutut, cilor (cilok-telur), bakso, dan ada makanan lainnya juga. Menariknya takjil yang dijual di sini sungguh banyak penjualnya! Orang-orang yang tinggal di daerah situ sangat menikmati berada di luar rumah, entah untuk berjualan, membeli, atau sekedar ngabuburit saja. Mengapa jalanan ini bagaikan mirip car free day? Selain kiri kanan jalan penuh dengan penjual, di sini ada semacam panggung kecil ajang berekspresi tampaknya. Ketika aku lewat, sedang ada seorang pemuda yang sedang menyanyi di panggung tersebut.

Nah, bukan hanya penjual takjil dan panggung saja lho yang ada di situ. Aku juga melihat ada 2 delman yang mengangkut anak-anak keliling jalan.  Terbayang, betapa banyaknya keriangan yang ada di Jalan Baranangsiang menjelang berbuka puasa. Mulai dari anak-anak, remaja, teteh-teteh, aa-aa, tante-tante, om-om, ibu-ibu, bapak-bapak, semua berkumpul di luar rumah dengan penuh keriangan. Oh, iya selain penjual takjil, panggung, dan delman keliling, tentunya ada mesjid yang sedang bersiap-siap menyelenggarakan berbuka bersama kemarin. Kulihat ada sekumpulan remaja yang sedang menyiapkan takjil di halaman mesjid. Dan ada juga sekelompok anak yang hendak mendaftar untuk ikut berbuka di mesjid tersebut. Ramadhan bisa menyatukan masyarakat dengan keistimewaannya. Dengan adzan magrib, ngabuburit, berbuka bersama, masyarakat jadi berkumpul dan semakin erat silaturahminya.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

“Kuburan”  Motor dan Mobil Bekas Kecelakaan
24 September 2017, by Rahmat Zaenudin
“Kuburan”  Motor dan Mobil Bekas Kecelakaan Tampang.com- Kalau kita mendengar kata kuburan pastilah kita berasumsi bahwa tempat dimakamnya ...
Wawasan Nusantara: 5 desa Tertinggi Di Indonesia
28 Maret 2018, by oteli w
Wawasan Nusantara: 5 desa Tertinggi Di Indonesia Pemandangan dataran tinggi di Indonesia selalu memikat dan dapat membuat kita takjub. Pemandangan sunrise ...
Jelang Akhir Tahun Harga Gabah Petani Alami Kenaikan
4 November 2017, by Admin
Tampang.com – Menuju akhir tahun 2017, harga beras dan gabah mengalami kenaikan tipis di tingkat hulu atau di tingkat petani. Beras juga mencatatkan ...
Burung penguin tidak kedinginan hidup di kutub.  Ini rahasianya?
10 Maret 2018, by oteli w
Burung penguin tidak kedinginan hidup di kutub.  Ini rahasianya? Salah satu hewan yang paling terkenal di kutub selatan adalah burung penguin.  ...
Kebiasaan yang Dilakukan Nabi Muhammad SAW di Hari Jumat
19 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hari jumat dipercaya semua orang muslim sebagai hari pernuh berkah. Banyak berkah berlimpah yang akan Allah berikan kepada semua umat-Nya. Maka ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab