Tutup Iklan
hijab
  
login Register
PT Freeport Sepakat Divestasi 51% Saham Dengan Pemerintah

PT Freeport Sepakat Divestasi 51% Saham Dengan Pemerintah

30 Agustus 2017 | Dibaca : 251x | Penulis : Alfi Wahyu Prasetyo

Pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia telah menghasilkan beberapa kesepakatan dalam negosiasi yang dilakukan dalam waktu dekat ini. Namun, hasil keputusan masih belum secara keseluruhan, lantaran ada beberapa hal yang masih perlu didetailkan terlebih dahulu.

Hari ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati serta Chief Executive Officer Freeport-McMoRan Richard Adkerson melaksanakan konferensi pers bersama terkait dengan hasil negosiasi antara PT Freeport Indonesia dan pemerintah.

"Pertama, yaitu mandat dari Bapak Presiden, dan bisa diterima oleh Freeport bahwa divestasi itu jadi 51 persen total, sedang dirundingkan secara detailnya, dan dimasukkan dalam lampiran di IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus), sampai konsesi atau kontrak selesai," ujar Jonan dalam konferensi pers bersama di kantornya, Selasa 29 Agustus 2017. 

Sementara itu, Jonan melanjutkan, mengenai harga divestasi saham masih dapat dinegosiasikan ke depan. Namun, dia memastikan jadwal pelepasan saham dapat diselesaikan dalam pekan ini.

"Kalau harga pasti negosiasi, kalau timing itu sedang dibicarakan, dan timing diharapkan dapat selesai pada pekan ini, itu (putusan) pertama," kata Jonan. 

Kesepakatan kedua, Freeport masih berkomitmen membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian dalam lima tahun sejak IUPK diterbitkan. Hanya saja, Jonan mengatakan, pemerintah masih memberi kelonggaran kepada Freeport Indonesia jika ada keadaan khusus.

"Kalau ada gunung meletus dan sebagainya akan disampaikan force majeur-nya," ujar dia. 

Sementara itu, Richard mengatakan, akan menaati poin-poin kesepakatan dengan pemerintah. Termasuk divestasi saham, perubahan KK menjadi IUPK hingga pembangunan smelter.

"Kami ingin menekankan kesediaan kami untuk melakukan divestasi 51 persen dan untuk membangun smelter adalah konsesi dan kompromi utama dari pihak kami. Kami menghargai kepemimpinan Presiden Joko Widodo," ujar Richard.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pria Menjauhi Wanita yang Seperti ini....?
1 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Wanita adalah makhluk Tuhan yang sangat diistimewahkan, karena sifat dan kondisi tubuhnya yang berbeda dengan pria. Di kehidupan nyata, kita akan ...
minum air putih
13 Juli 2017, by Rachmiamy
70% tubuh manusia terdiri dari cairan. Oleh karena itu mengkonsumsi air terutama air putih sangat dianjurkan agar fungsi organ- organ tubuh bisa bekerja dengan ...
Cara Wisata Murah dan Menentukan Tempat Wisata
27 Februari 2018, by Valentin Retnowati Christin Zai
Cara Wisata Murah dan Menentukan Tempat Wisata   Melihat kenyataan saat ini banyak sekali keluarga yang jarang berkumpul dan memili quality time ...
Hemmm, Ladies Nggak Nolak Ya kalau Dapat Cowok Yang satu Ini
12 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ya, beberapa hari ini sangat marak dan viral diberitaka akan sosok pria gagah dan tampan yang mondar mandir dalam acara pernikahan putri Presiden ...
Tampil dengan Kaki Berbulu, Model Ini Dapat Kecaman Netizen
9 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Media sosial dewasa ini menjadi ajang bullying yang empuk bagi para haters. Salah satu yang tak luput dari caci maki para haters adalah Arvida Bystrom, ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman