Tutup Iklan
powerman
  
login Register
pyramida egypt

Peti Mati Putri Mesir Ditemukan

2 Juli 2017 | Dibaca : 516x | Penulis : Rio Nur Arifin

Dilansir dari Livescience.com - Arkeolog telah membuat penemuan menarik di dalam piramida berusia 3.800 tahun di Dahshur, Mesir.

Sebuah kotak kayu yang ditemukan di dalam sebuah kamar itu diberi nama 'Hatshepset' dan dianggap milik seorang putri Mesir yang merupakan putri Firaun Ameny Qemau.

Penemuan itu terjadi di dalam salah satu dari dua piramida yang dibangun untuk Qemau dan diperkirakan bahwa kematian putrinya yang terlalu dini dapat menjelaskan mengapa lebih dari satu piramida telah dibangun.

Sebuah kotak yang telah dijarah sejak lama, berisi toples canopic, wadah khusus yang digunakan untuk menyimpan organ internal yang dikeluarkan dari tubuh saat proses mumifikasi.

"Piramida bukan tipe yang tepat untuk seorang putri," kata Aidan Dodson dari University of Bristol.

 "Karena itu dibangun untuk raja, tapi kemudian ‘dirampas’ untuk penguburannya."

"Tidak ada alasan mengapa dia harus membangun dua piramida miliknya sendiri."

Sarkofagus yang diawetkan dengan buruk juga diyakini berada di antara temuan di dalam ruangan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Spekulasi di Balik Teror Bom Kampung Melayu
25 Mei 2017, by Gatot Swandito
Dua rentetan bom bunuh diri meledak di Terminal Bus Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jakarta, pada 24 Mei 2017. Aksi teror yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ...
Bukannya Minta Maaf, 2 Pria Ini Malah Mengeroyok Perempuan
28 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Seorang perempuan bernama Fitri Apriansari Utami (25) menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang lelaki yang tidak dikenalnya. Kronologi ...
Generasi Muda Punya Andil dalam Sosialisasi Empat Pilar RI
16 September 2017, by Rindang Riyanti
Wakil Ketua MPR Mahyudin menuturkan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada andil generasi muda. Sebab, generasi muda saat ini terutama mahasiswa sangat merespon ...
Kedutaan Ekuador Memotong Akses Internet Assange Atas Tweet
29 Maret 2018, by Slesta
Kedutaan Besar Ekuador di London memutuskan untuk mematikan akses Internet ke pendiri WikiLeaks, Julian Assange, dengan mengatakan bahwa penggunaannya atas ...
donald trump
15 Mei 2017, by Tonton Taufik
Oleh: Kanaya Tabitha Semoga tulisan ini bermanfaat. Jangan sampai para "SPONSOR" tertawa bahagia melihat kita yang berdebat terus sampai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab