Tutup Iklan
hijab
  
login Register
sistem pendidikan

Penerapan Waktu Belajar 5 Hari Ciptakan Degradasi Sistem Pendidikan Nasional

12 Juni 2017 | Dibaca : 702x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Muhadjir Effendy sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berencana mengubah waktu sekolah yang semula enam hari menjadi lima hari dengan alokasi waktu delapan jam perhari. Perubahan jam belajar ini merupakan layanan pendidikan yang akan mulai diterapkan tahun ajaran baru.

Susanto, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memiliki anggapan lain dan menilai bila rencana kebijakan perubahan mengenai waktu sekolah ini diterapkan di seluruh satuan pendidikan di Indonesia maka akan terjadi degradasi sistem pendidikan nasional.

“Pemerintah perlu memberikan kebebasan sekolah yang memilih model tersebut untuk memenuhi kelompok masyarakat tertentu. Jangan sampai memaksakan model tersebut untuk semua satuan pendidikan di Indonesia,” ungkap Susanto.

Tidak semua sekolah cocok dan perlu diterapkan sistem lima hari belajar. Sistem pendidikan nasional saat ini sudah cukup demokratis dengan memberikan kebebasan dengan bersikap mandiri untuk memilih dan menentukan sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terutama murid di sekolah tersebut. Hal ini juga berkaitan dengan kesiapan sekolah atau madrasah masing-masing dalam menerapkan sistem pendidikan di sekolahnya.

Kebebasan sekolah atau madrasah untuk melaksanakan sistem pendidikan masing-masing juga tertuang pada Pasal 51 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang berbunyi, “Pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan perinsip manajemen berbasis sekolah atau madrasah.”

Oleh karena itu, KPAI meminta agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengkaji kembali rencana kebijakan tersebut. Membangun sistem pendidikan harus menyeluruh, perkuat juga sistem layanan pendidikan di sekolah serta keluarga sangat berperan penting karena merupakan sekolah pertama bagi anak, karakter anak dapat dibentuk melalui peran keluarga serta keterlibatan masyarakat setiap hari.

                                                               

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inovasi Obat Penumbuh Rambut Tercepat untuk Anda yang Mengalami Masalah Rambut Rontok dan Botak
27 Mei 2018, by Admin
Tampang.com - Gaya hidup saat ini yang banyak diiringi dengan pola hidup dan pola makan yang kurang sehat menyebabkan banyak penyakit mudah sekali menjangkiti ...
Sulit Tidur? Cobalah Sleep Hacks Ini
7 November 2017, by Rindang Riyanti
Kadang-kadang kita sulit sekali untuk tertidur. Berikut ini kumpulan sleep hack yang sangat berguna untuk membantu Anda dapat tidur dengan mudah. 1. Sesuai ...
Diminta Mundur oleh Amien Rais, Ini Jawaban Menpan-RB
25 Juli 2017, by Zeal
Beberapa waktu yang lalu, Amien Rais sempat dikabarkan meminta Asman Abrur yang merupakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ...
Atasi Patah Hati Akut dengan 4 Cara Jitu Ini
23 Mei 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Putus cinta memang bukanlah perkara mudah untuk menerima segalanya. Bahkan sebagian orang sulit untuk move on walaupun sudah lama putus dengan ...
Pembuat Video yang Menghina Arifin Ilham dapat Hadiah dari Arifin
27 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Setelah viral dengan video parodi yang mengikuti dakwah Ustad Arifin Ilham di medsos, para penghina Ustadz Arifin Ilham datang mengunjungi ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih