Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Pemukulan Orangtua Murid kepada Guru di Hadapan Siswa

Pemukulan Orangtua Murid kepada Guru di Hadapan Siswa

10 Oktober 2017 | Dibaca : 357x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com-Beberapa pekan ini telah terjadi suatu cerita kejadian yang sangat viral yang terjadi dikalimantan.

Aksi pemukulan yang dialami guru SDN Keraton 3 di Martapura, Kalimantan Selatan, Junaidah (59) ternyata buntut perkelahian Aditia anak terlapor Akhmad Padli dengan murid lainnya bernama Sarwani.

Saat itu baru selesai ulangan mata Pelajaran Agama dan setelah beristirahat sekitar 15 menit murid-murid masuk kelas kembali dan ia membagikan soal.

Saat itu, Junaidah sempat menanyakan siswanya bernama M. Aditia yang tidak ada di kelas.

Selesai membagikan soal Junaidah kembali ke depan kelas dan datanglah ayah M. Aditia bernama Akhmad Fadli.

Pria yang tinggal tidak jauh dari sekolah itu menanyakan kepadanya kenapa memulangkan putranya.

Junaidah yang bingung karena tidak merasa memulangkan Aditia coba menanyakan kepada anak-anak di kelas.

Ternyata Aditia berkelahi dengan murid lain Syarwani.

Ditanya siapa yang duluan, Syarwani menyampaikan bila Aditialah yang duluan.

Ayah Aditia, Padli tetap berkeras dan dengan nada tinggi menudingnya telah pilih kasih karena hanya memulangkan Aditia semestinya Syarwani juga dipulangkan.

Perang mulut terjadi, sang guru yang jengkel karena dituding memulangkan muridnya balik menyemprot pria tersebut.

"Ulun kada tahu. Ulun kada pernah pulangkan. Pian datang langsung sarik," ujar Jumaidah saat kejadian.

("Saya tidak tahu. Saya tidak pernah pulangkan. Anda datang langsung marah-marah.")

Tiba-tiba saja, Padli menamparnya.

Sangat keras, telapak tangan pria itu mendarat di pipi kirinya.

Bahkan, begitu kerasnya pukulan itu sampai gigi palsu yang dikenakan guru terlepas.

"Aku benar-benar kesakitan bahkan gusiku sampai terluka sehingga tidak bisa makan lagi siang itu. Aku pun berteriak jengkel kenapa memukulku apa salahku aku tidak tahu apa-apa kok dipukul," ungkapnya.

Akhmad Padli orang tua murid yang dilaporkan karena melakukan pemukulan terhadap Junaidah (59) hingga kini masih bebas. 

Polisi tidak menahannya. Saat ini, Padli hanya dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota. 

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota, Iptu Siswadi membenarkan terrkait dengan kasus pemukulan tersebut terlapor tidak ditahan. 

Alasannya, aturannya memang demikian untuk perkara dengan ancaman hukuman di bawah lima tahun tidak bisa ditahan dan itu juga kewenangan penyidik. 

Untuk saat ini, terang Kapolsek, terlapor masih dikenakan wajib lapor ke Polsek Martapura Kota. 

"Setiap Senin dan Kamis terlapor wajib lapor. Tetap, prosedur kami jalankan," ungkap Kapolsek.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah Penampakan Jembatan Gantung Yang Ada di Swiss, Berani Melewatinya?
7 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari informasi Liputan6.com, Jembatan gantung yang bernama Charles Kuonen Suspension Bridge ini membentang sepanjang 494 meter. Yang ...
Ini Cara Mudah Hilangkan Noda Bekas Kopi pada Gelas
8 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menikmati suasana pagi memang nikmat jika dibarengi dengan secangkir kopi atau teh hangat. Namun, momen tersebut mungkin menjadi terganggu ketika ...
Oknum PNS Kemenag diciduk Polisi..  Ini Alasannya ..
26 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - PNS yang memiliki gaji yang lumayan tinggi dibanding dengan pekerjaan lainnya ternyata tidak menjamin jika kebutuhan hidupnya terpenuhi. ...
Ridwan Kamil Janjikan Pekerjaan Untuk Rabiatul Guru SD yang Dipecat Karena Mendukungnya di Pilgub Jabar 2018
3 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Beberapa waktu lalu warganet dihebohkan dengan kejadian pemecatan seorang guru di Sekolah Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Bekasi, tempatnya mengajar karena ...
CJR Bubar, Fans Sedih dan Menangis
4 Desember 2017, by Rachmiamy
Rasa sedih dan kecewa sepertinya sedang menyelimuti para penggemar grup musik CJR. Pasalnya, Alvaro Maldini Siregar (Aldi), Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan (Iqbal), ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab