Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pemerintah Beri Sanksi Kepada PNS yang Bolos Pada 2 Januari 2018

Pemerintah Beri Sanksi Kepada PNS yang Bolos Pada 2 Januari 2018

27 Desember 2017 | Dibaca : 562x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap libur panjang ada oknum PNS yang memperpanjang liburnya atau bolos sehari atau dua hari setelah hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah. Untuk mencegah kejadian serupa pemerintah menegaskan bahwa akan memberi sanksi kepada PNS yang bolos saat hari bukan cuti bersama.

Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menegaskan bahwa 2 Januari 2018 bukan merupakan cuti bersama. Oleh karena itu, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk PNS wajik masuk kerja. "Bagi yang nekad tidak masuk kerja, ada sanksi yang telah menanti," kata Menteri Asman seperti dikutip dari laman Setkab di sela-sela menghadiri Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Pemprov DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (27/12).

 

Asman Abnur menyampaikan penegasan tersebut terkait dengan banyaknya pihak yang mempertanyakan status tanggal 2 Januari 2018 apakah cuti bersama atau tidak.  

Menteri Asman menjelaskan, dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 yang ditandatangani oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan ditetapkan pada tanggal 22 September 2017, telah diatur tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.

"Untuk hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari yang terdiri dari 16 hari untuk libur nasional tahun 2018, dan 5 hari untuk cuti bersama. Tidak dicantumkan dalam SKB itu bahwa tanggal 2 Januari merupakan cuti bersama," tegas Menteri Asman.

Asman menambahkan bahwan yang tidak masuk lebih satu hari, ada sanksinya. Ada juga yang tidak masuk hari kejepit, ada sanksinya. Sanksi itu berdasarkan UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 1017.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Panglima TNI Adakan Reuni Jenderal di Cilangkap
24 September 2017, by Rindang Riyanti
Panglima TNI Gatot Nurmantyo adakan acara reuni untuk para mantan jenderal. Tujuan acara ini adalah untuk silahturahmi dan mendengar masukan dan pengalaman ...
kim kadarshian
10 Mei 2017, by Devi
Selalu tampil sempurna nampak nya selalu menjadi keharusan bagi selebriti sekelas Kim Kadarshian, dengan tubuh sexy nya salah satu dari The Kadarshian ini ...
Sriwijaya Air Tergelincir Saat Mendarat, Seluruh Penumpang Selamat
31 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 570 mengalami over run saat mendarat di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat. Pesawat ...
WHO: Jelang 2050, Hampir 1 Miliar Orang dapat Kehilangan Pendengarannya
5 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Berkenaan dengan peringatan Hari Pendengaran Dunia yang jatuh pada 3 Maret kemarin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa 1 dari ...
Jangan Kaget, Kalau Kalian Ketemu Pesawat di Garasi di Perumahan Ini
26 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Biasanya, jika kita melewati perumahan mewah dan megah kita akan menemukan garasi dengan mobil yang tak kalah mewahnya dengan rumah. Namun, ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview