Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Muntahan Paus Bisa Menjadikan Anda Mendadak Kaya Raya

Muntahan Paus Bisa Menjadikan Anda Mendadak Kaya Raya

21 Juli 2018 | Dibaca : 833x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Paus Sperma merupakan salah satu jenis ikan paus yang memiliki muntahan bernilai miliaran rupiah. Seseorang bisa mendadak kaya raya jika menemukan muntahan paus tersebut. Namun, tak banyak orang yang tahu bagaimana sebenarnya wujud dari muntahan paus sperma.

Tampang.com memberikan sedikit tips bagi Anda tentang bentuk dan tekstur muntahan paus, yakni menyerupai bongkahan lilin. Bongkahan lilin tersebut dipercaya keluar dari saluran pembuangan kotoran paus kepala kotak (Physeter macrocephalus) yang muncul dengan bau busuk dan berwarna hitam. Akan tetapi, jika Anda membiarkannya dalam jangka waktu yang lama, muntahan tersebut akan berubah menjadi harum seperti kasturi.

Dibalik perubahan bau yang menjadi harum itu, muntahan ikan paus sperma memiliki banyak kegunaan yang tentunya bernilai mahal. Untuk apa saja? Mari simak ulasan berikut ini:

1. Bahan pembuat parfum

Muntahan paus atau disebut ambergris bernilai sangat mahal dan biasa digunakan oleh sejumlah industri parfum. Sayangnya, lambat laun industri parfum tidak lagi mencampurkan ambergris ke dalam resep parfumnya lantaran dilarang oleh IFRA (International Fragrance Association).

Selain itu, bangsa Arab dan China juga pernah menggunakan Ambergris sebagai parfum atau dibakar sebagai dupa.

2. Bahan untuk pengobatan

Ambergris diduga manjur digunakan sebagai ramuan obat atau pengobatan. Antara lain sebagai herbal, afrodisiak, hingga obat untuk menyembuhkan banyak penyakit termasuk otak, jantung, dan panca indra.

3. Penambah rasa pada makanan

Ambergris juga dapat digunakan sebagai bahan penambah rasa makanan maupun minuman, seperti anggur. Hal ini telah dilakukan oleh sejumlah restoran yang menggunakan ambergris sebagai penambah rasa untuk koktail, kue khusus, maupun coklat.

4. Sebagai sanitasi udara

Penggunaan ambergris untuk sanitasi udara pertama kali dilakukan oleh bangsa Eropa pada abad ke-14. Pada saat itu, masyarakat di Eropa terjangkit wabah yang bisa mencemari udara. Sehingga digunakan ambergris untuk mensanitasi udara di benua Eropa tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengenal Indahnya Pulau Mykonos di Yunani, Tempat Syuting Video Klip Terbaru Syahrini
25 Agustus 2017, by Rachmiamy
Penyanyi cantik Syahrini tampaknya tak salah memilih Mykonos menjadi tempat syuting video klip single terbarunya. Mykonos merupakan sebuah pulau yang sangat ...
Hindari Memesan Makanan Ini Saat di Restoran
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Berikut kumpulan rekomendasi dari koki terkenal di dunia tentang hidangan mana yang sebaiknya Anda hindari. Salmon Sushi Kami mendapat kabar buruk bagi ...
Tanggapi Rumor Sergej Milinkovic-Savic Pindah Ke Real Madrid, Begini Kata Agen Savic
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebelum dimulainya kompetisi musim panas setiap klub berlomba-lomba melakukan transfer pemain untuk mendapatkan bintang baru yang dipercaya dapat memberi ...
SMAN 7 Juara Popkota Cirebon 2017Cabang Sepak Bola
2 November 2017, by Admin
Tampang.com - CIREBON – Gol tunggal Angger Wahyu Ramdhan Triantoro mengantarkan tim sepak bola SMAN 7 Kota Cirebon menjadi kampiun Pekan Olahraga Pelajar ...
Bayi Lebih Mungkin Meninggal Akibat SIDS di Beberapa Negara Bagian
13 Februari 2018, by Slesta
 Sindrom kematian bayi mendadak, atau SIDS, menewaskan sekitar 3.500 bayi di Amerika Serikat setiap tahunnya, namun jumlah korban jauh lebih berat di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview