Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Menutupi 70% Permukaan Bumi, Sudahkah Kita Mengenal Baik Apa Itu Lautan?

Menutupi 70% Permukaan Bumi, Sudahkah Kita Mengenal Baik Apa Itu Lautan?

2 Oktober 2017 | Dibaca : 919x | Penulis : Rio Nur Arifin

Lautan mencakup lebih dari 70% permukaan bumi. Sekitar 97% air bumi terkandung di lautan dan lautan. Kelima lautan, Pasifik, Atlantik, India, Selatan, dan Arktik, semuanya terhubung dan membentuk sejumlah besar air.

Lautan itu asin, yang membuat mereka tidak cocok untuk diminum. Sebagian besar garam berasal dari mineral dari batuan dan tanah yang telah dicuci dari darat dan dibawa ke lautan oleh sungai. Mineral kebanyakan klorida dan natrium, yang dikombinasikan untuk membuat garam. Sebagian besar garam meja berasal dari lautan.

Salinitas, jumlah garam, bervariasi di lautan. Lautan di daerah yang hangat dan kering lebih asin dibanding lautan di iklim dingin, seperti di dekat Kutub Utara dan Selatan. Itu karena air laut di daerah yang lebih hangat menguap lebih cepat, meninggalkan lebih banyak garam di belakang. Air paling asin di dunia ada di Laut Merah, yang hampir seluruhnya dikelilingi padang pasir.

Pasang surut

Gelombang pasang surut, ombak, dan arus menyebabkan lautan bergerak terus-menerus. Gelombang pasang naik dan turunnya permukaan laut di laut dan badan air lainnya. Hal ini disebabkan oleh pengaruh gravitasi bulan di Bumi. Air di sisi Bumi yang paling dekat dengan Bulan ditarik ke arah Bulan, menciptakan tonjolan di laut. Di sisi lain Bumi, gravitasi Bulan menarik Bumi dari air, menghasilkan tonjolan yang serasi. Tonjolan ini membentuk arus pasang. Karena Bumi berputar pada porosnya, setiap titik di Bumi (kecuali kutub) bergerak melalui dua zona pasang naik dan dua zona pasang surut setiap harinya. Inilah sebabnya mengapa ada dua pasang naik dan dua pasang surut setiap harinya.

Pasang surut air laut, yang sangat kuat, terjadi pada bulan baru dan penuh, setiap dua minggu. ketika Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar. Neap tides, yang lebih lemah, terjadi pada bulan pertama dan terakhir, ketika Matahari, Bumi, dan Bulan membentuk sudut kanan.

Ombak

Angin menyebabkan gelombang di laut. Saat angin bertiup di atas permukaan laut, ia mendorong ke air dan memindahkan sebagian energinya ke air. Air mendapat energi dari angin karena gesekan antara molekul udara dan molekul air. Tampaknya gelombang bergerak maju atau horizontal, tapi ternyata tidak. Mereka bergerak naik turun. Anda bisa melihat ini dengan melihat pelampung di air. Ini naik turun dengan gelombang daripada bergerak dari sisi ke sisi. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Cara Buat Kentang Goreng ala Restoran Sendiri
3 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - French Fries alias kentang goreng menjadi salah satu makanan favorit dan mudah ditemukan di seluruh dunia. Makanan ini nikmat disantap sebagai ...
Studi: Antibiotik Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes Tipe 1 Pada Anak-anak
25 Juli 2018, by Slesta
Peningkatan risiko diabetes tipe 1 telah dikaitkan dengan satu jenis antibiotik di masa kanak-kanak, menurut sebuah penelitian dengan tikus. Sebelumnya, ...
7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Wanita Saat PDKT di Hadapan Pria
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mungkin yang kita tahu pada masa PDKT, pria lah yang lebih terlihat dominan berusaha mendapatkan si cewek. Namun, itu bukan berarti kamu sebagai cewe tidak ...
Mahasiswi UI yang Hilang Ditemukan Bekerja di JakSel untuk Ganti Uang yang Hilang
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) yang sebelumnya telah dikabarkan hilang sejak awal September 2017 kini sudah ditemukan. Lutviah Sari sudah ditemukan di ...
Simak Jam Kerja Produktif di Berbagai Negara
15 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Orang selalu berpikir jam kerja produktif adalah yang dilakukan oleh jam kantor, kadang kita hanya mengetahui jam dimana kita mengerjkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab