Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Meluruskan Istilah dan Makna Terkandung dalam Kalimat, Ini Kamis Malam Jumat Wajib Lakukan Sunnah Rosul

Meluruskan Istilah dan Makna Terkandung dalam Kalimat, Ini Kamis Malam Jumat Wajib Lakukan Sunnah Rosul

1 November 2018 | Dibaca : 693x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Biasanya, sejak Kamis siang hingga malam hari, berbagai grup media sosial (medsos) termasuk grup whatsapp, diramaikan oleh tulisan maupun gambar atau meme tentang 'malam jumat' dan sunnah Rosul.

Ada netizen yang mengirimkan gambar atau tulisan bersifat sendau gurau, ada juga yang rada serius.

Ucapan, “Sudah hari Kamis lagi, sunah rasul,” atau “Jangan ganggu, malam ini sunah rasul.”

Ada juga yang mengatakan, “Malam Jumat, sunah rasul,” atau sedikit rasial “Ayo dan banyak istilah lain dengan makna serupa.

Semua istilah itu kerap diartikan sebagai aktivitas hubungan suami-istri.

Canda atau guyon semacam ini menjadi sangat lazim didengar seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang mempercepat peredaran pesan. Canda atau guyon sebenarnya tidak masalah dalam agama.

Hanya saja kalau mau tahu kedudukan hukum agama sebenarnya, kita perlu mendapat penjelasan ahli hukum Islam terkait hubungan sunah rasul, malam jumat,  dan hubungan intim suami-istri.

وليس في السنة استحباب الجماع في ليال معينة كالاثنين أو الجمعة، ومن العلماء من استحب الجماع يوم الجمعة.

Artinya, “Di dalam sunah tidak ada anjuran berhubungan seksual suami-istri di malam - malam tertentu, seperti malam rabu, malam senin, atau malam jumat sendiri. Tetapi ada segelintir ulama menyatakan anjuran hubungan seksual di malam jumat  dengan terang menyebutkan bahwa sunah Rasulullah tidak menganjurkan hubungan suami-istri secara khusus di lakukan pada malam jumat.

Kalau pun ada anjuran, itu datang dari segelintir ulama yang didasarkan pada hadits Rasulullah SAW.

Hadist tersebut dengan redaksi, "Siapa saja yang mandi di hari jumat, maka..."

Dari sini kemudian sebagian ulama itu menafsirkan kesunahan hubungan badan suami-istri  malam jumat.

Tetapi sekali lagi kesunahan itu didasarkan pada tafsiran/interpretasi, bukan ini anjuran Rasulullah secara verbal.

Meski demikian, Syekh Wahbah sendiri tidak menyangkal bahwa hubungan intim suami-istri mengandung pahala. Hanya saja tidak ada kesunahan melakukannya secara prioritas di malam jumat.

Artinya, hubungan intim itu boleh dilakukan di hari apa saja tanpa mengistimewakan hari atau waktu-waktu tertentu. Penjelasan kedudukan hukum ini menjadi penting agar tidak ada reduksi pada sunah rasul yang begitu luas itu.

Karena sebenarnya banyak anjuran lain yang baiknya dikerjakan di malam jumat, seperti memperbanyak shalawat nabi, membaca surat Yasin, Al-Jumuah, Al-Kahfi, Al-Waqiah, istighfar, dan mendoakan orang-orang beriman yang telah wafat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tersangka Pembakaran Pria Hidup Hidup Di Bekasi Telah Ditangkap, Pelaku Berjumlah 2 orang
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari Liputan6.com, saat ini polisi telah menetapkan 2 tersangka pemabakan pria hidup – hidup di Bekasi.  Kabid Humas Polda ...
Konsep Mobil Batman untuk Kendaraan Penjelajah Mars
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir Inquirer.net - Kendaraan futuristik, yang dirancang untuk beroperasi di Mars, diluncurkan di Kennedy Space Center. Terlihat lebih mirip mobil yang ...
Tahukah Kamu, Kenapa Awan Dapat Melayang dan Tidak Jatuh dari Langit?
25 Agustus 2017, by Noor Azizah
Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa awan bisa bergerak melayang-layang di udara dan tidak jatuh ke permukaan bumi? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ...
Kombinasi Makanan Ini Tidak Baik untuk Tubuhmu
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Kita semua tahu bahwa kesehatan kita sangat bergantung pada makanan yang kita pilih untuk dimakan. Itulah mengapa harus tidak hanya enak tapi juga baik untuk ...
Mercure Bandung
18 Mei 2018, by Stanley Teguh
Bandung,– Bulan suci yang selalu dinanti–nantikan telah datang. Saatnya berbuat banyak kebaikan, merenung dan tentunya menjalankan ibadah puasa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab