Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Meluruskan Istilah dan Makna Terkandung dalam Kalimat, Ini Kamis Malam Jumat Wajib Lakukan Sunnah Rosul

Meluruskan Istilah dan Makna Terkandung dalam Kalimat, Ini Kamis Malam Jumat Wajib Lakukan Sunnah Rosul

1 November 2018 | Dibaca : 1023x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Biasanya, sejak Kamis siang hingga malam hari, berbagai grup media sosial (medsos) termasuk grup whatsapp, diramaikan oleh tulisan maupun gambar atau meme tentang 'malam jumat' dan sunnah Rosul.

Ada netizen yang mengirimkan gambar atau tulisan bersifat sendau gurau, ada juga yang rada serius.

Ucapan, “Sudah hari Kamis lagi, sunah rasul,” atau “Jangan ganggu, malam ini sunah rasul.”

Ada juga yang mengatakan, “Malam Jumat, sunah rasul,” atau sedikit rasial “Ayo dan banyak istilah lain dengan makna serupa.

Semua istilah itu kerap diartikan sebagai aktivitas hubungan suami-istri.

Canda atau guyon semacam ini menjadi sangat lazim didengar seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang mempercepat peredaran pesan. Canda atau guyon sebenarnya tidak masalah dalam agama.

Hanya saja kalau mau tahu kedudukan hukum agama sebenarnya, kita perlu mendapat penjelasan ahli hukum Islam terkait hubungan sunah rasul, malam jumat,  dan hubungan intim suami-istri.

وليس في السنة استحباب الجماع في ليال معينة كالاثنين أو الجمعة، ومن العلماء من استحب الجماع يوم الجمعة.

Artinya, “Di dalam sunah tidak ada anjuran berhubungan seksual suami-istri di malam - malam tertentu, seperti malam rabu, malam senin, atau malam jumat sendiri. Tetapi ada segelintir ulama menyatakan anjuran hubungan seksual di malam jumat  dengan terang menyebutkan bahwa sunah Rasulullah tidak menganjurkan hubungan suami-istri secara khusus di lakukan pada malam jumat.

Kalau pun ada anjuran, itu datang dari segelintir ulama yang didasarkan pada hadits Rasulullah SAW.

Hadist tersebut dengan redaksi, "Siapa saja yang mandi di hari jumat, maka..."

Dari sini kemudian sebagian ulama itu menafsirkan kesunahan hubungan badan suami-istri  malam jumat.

Tetapi sekali lagi kesunahan itu didasarkan pada tafsiran/interpretasi, bukan ini anjuran Rasulullah secara verbal.

Meski demikian, Syekh Wahbah sendiri tidak menyangkal bahwa hubungan intim suami-istri mengandung pahala. Hanya saja tidak ada kesunahan melakukannya secara prioritas di malam jumat.

Artinya, hubungan intim itu boleh dilakukan di hari apa saja tanpa mengistimewakan hari atau waktu-waktu tertentu. Penjelasan kedudukan hukum ini menjadi penting agar tidak ada reduksi pada sunah rasul yang begitu luas itu.

Karena sebenarnya banyak anjuran lain yang baiknya dikerjakan di malam jumat, seperti memperbanyak shalawat nabi, membaca surat Yasin, Al-Jumuah, Al-Kahfi, Al-Waqiah, istighfar, dan mendoakan orang-orang beriman yang telah wafat.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Memilih Online Shop Dengan Tepat
23 Oktober 2018, by Rizal Abdillah
Pengertian dari toko online adalah suatu wadah atau tempat untuk melakukan transaksi jual beli secara online atau dapat juga disebut toko adalam internet. ...
Yuk, Kita Mengenal Makassar Lewat Fort Rotterdam
19 Juni 2018, by Maman Soleman
Sejarah Kota Makassar tak lepas dari keberadaan Fort Rotterdam yang juga dikenal dengan nama Benteng Ujungpandang. Benteng berbentuk penyu dengan 15 bangunan ...
TK di Jerman
6 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kepolisian Jerman mengevakuasi sebuah taman kanak-kanak (TK) di barat Kota Darmstadt kemarin, Rabu 5 Juli 2017 waktu setempat. Evakuasi ini ...
Pasangan Benny K Harman-Benny A Litelnoni Menyiapkan Program Kartu Petani Sejahtera Bagi Petani di NTT
1 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pilkada serentak 2018 akan berlangsung sekitar 2 bulan lagi. Pilkada serentak 2018 kali ini jumlahnya lebih banya dibanding pilkada sebelumnya. Kali ini jumlah ...
Menakjubkan, Rupanya Sunat Lebih Nyaman Tanpa Bius Dari Jarum Suntik. Benarkah ?
14 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Sunat, merupakan suatu hal wajib dilakukan bagi pria. Selain karena dianjurkan oleh agama, sunat juga rupanya memberikan manfaat bagi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab