Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Matematika Itu Menyenangkan!

Matematika Itu Menyenangkan!

29 Maret 2018 | Dibaca : 306x | Penulis : Dika Mustika

“Matematika itu pelajaran yang paling susah!”

“Aku benci Matematika!”

“Pelajaran yang bisa bikin panas dingin!”

Kurang lebih itu adalah komentar beberapa orang ketika mengingat bagaimana ketika ia masih sekolah di sekolah dasar zaman dahulu. Namun kini, ilmu kependidikan semakin berkembang, tak sedikit ahli yang mendalami ilmu kependidikan dan mengambil spesifikasi bidang Matematika untuk pendidikan dasar. Nah, jangan sampai deh, anak zaman sekarang mengalami pengalaman ‘menyeramkan’ dalam belajar Matematika.

Setelah membaca beberapa buku dan juga melihat video bagaimana ‘menyajikan’ Matematika secara menyenangkan, jadi lebih terbayang, betapa ketika keadaan jiwa kita tidak dibebani dengan perasaan ‘susah’, ‘takut’, atau pikiran-pikiran negatif tentang Matematika itu sendiri, akan mudah kita menerima konsepnya. Sebagai ilustrasi untuk ‘menyajikan’ Matematika konsep pembagian untuk anak kelas 2 SD misalnya kita datang dengan membawa beberapa butir coklat. Kurang lebih percakapan yang terjadi adalah sebagai berikut.

“Hai, lihat Kakak punya 10 butir coklat nih. Kakak ingin berbagi coklat ini denganmu. Tapi Kakak dan kamu harus mendapatkan coklat dengan jumlah yang sama. Jadi bagaimana caranya ya?”

Kemudian minta adik tersebut untuk membagikannya. Setelah selesai, minta untuk tidak langsung memakan coklatnya, tapi lihat terlebih dahulu ada berapa coklat di tangan kita dan tangannya. Kemudian tuliskan persamaan Matematikanya. Setelah selesai baru deh kita bisa makan coklat tersebut bersama-sama. Lakukan itu berulang dengan berbagai benda lainnya. Bisa juga dengan kegiatan memberi makan beberapa anak ayam dengan jumlah tertentu, menyimpan buku dalam sejumlah rak, dan lain sebagainya. Belajar Matematika serasa momen berbagi makanan jika kita menggunakan makanan, bisa juga terasa seperti sedang beres-beres jika kita menggunakan benda-benda untuk dimasukkan ke rak atau lemari.

 

Intinya pakailah benda yang ada di sekitar kita untuk ‘menyajikan’ Matematika ini. Ketika hendak mengajarkan materi pengukuran tinggi dan panjang misalnya. Gunakanlah pita meteran dan minta anak untuk mencari benda yang paling panjang atau tinggi. Ini akan seperti permainan dan tidak akan terasa suasana ‘menyeramkan’ atau ‘panasdingin’ atau hal-hal negatif lainnya. Tertarik mencoba tips ini?

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

11 Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan
21 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kurma mempunyai kandungan nutrisi yang banyak umpamanya thiamin, niasin, folat, riboflavin hingga tak heran bila buah ini mempunyai banyak manfaat. 1. ...
Jangan Takut Minum Kopi, Jika Kamu Penderita Asam Lambung, Asalkan ...
18 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seringkali, orang yang memiliki gangguan pada lambungnya takut untuk mengkonsumsi kopi. Ternyata, kopi masih terbilang aman jika ingin ...
STIE hidayatullah depok
5 Juli 2017, by Dony Prattiwa
STIE HIDAYATULLAH DEPOK Mendidik Kader Leader Berwawasan Pembangunan Kembali membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2017/2018. Kenapa ANDA ...
James Harden Permalukan Utah Jazz Skor Telak 137-110
7 November 2017, by Admin
HOUSTON-Meski musim ini sudah kedatangan pemain dengan nama besar macam Chris Paul, bintang utama Houston Rockets tetaplah satu yakni James Harden. Tampil ...
"BUTA -TULI – BISU" Hal yang "LEBIH" Menyeramkan Dalam Rumah Tangga
27 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Mungkin semua akan bertanya-tanya apa maksud dari buta,tuli, dan bisu yang mengakibatkan rumah tangga atau pernikahan seseorang diambang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab