Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Matematika Itu Menyenangkan!

Matematika Itu Menyenangkan!

29 Maret 2018 | Dibaca : 276x | Penulis : Dika Mustika

“Matematika itu pelajaran yang paling susah!”

“Aku benci Matematika!”

“Pelajaran yang bisa bikin panas dingin!”

Kurang lebih itu adalah komentar beberapa orang ketika mengingat bagaimana ketika ia masih sekolah di sekolah dasar zaman dahulu. Namun kini, ilmu kependidikan semakin berkembang, tak sedikit ahli yang mendalami ilmu kependidikan dan mengambil spesifikasi bidang Matematika untuk pendidikan dasar. Nah, jangan sampai deh, anak zaman sekarang mengalami pengalaman ‘menyeramkan’ dalam belajar Matematika.

Setelah membaca beberapa buku dan juga melihat video bagaimana ‘menyajikan’ Matematika secara menyenangkan, jadi lebih terbayang, betapa ketika keadaan jiwa kita tidak dibebani dengan perasaan ‘susah’, ‘takut’, atau pikiran-pikiran negatif tentang Matematika itu sendiri, akan mudah kita menerima konsepnya. Sebagai ilustrasi untuk ‘menyajikan’ Matematika konsep pembagian untuk anak kelas 2 SD misalnya kita datang dengan membawa beberapa butir coklat. Kurang lebih percakapan yang terjadi adalah sebagai berikut.

“Hai, lihat Kakak punya 10 butir coklat nih. Kakak ingin berbagi coklat ini denganmu. Tapi Kakak dan kamu harus mendapatkan coklat dengan jumlah yang sama. Jadi bagaimana caranya ya?”

Kemudian minta adik tersebut untuk membagikannya. Setelah selesai, minta untuk tidak langsung memakan coklatnya, tapi lihat terlebih dahulu ada berapa coklat di tangan kita dan tangannya. Kemudian tuliskan persamaan Matematikanya. Setelah selesai baru deh kita bisa makan coklat tersebut bersama-sama. Lakukan itu berulang dengan berbagai benda lainnya. Bisa juga dengan kegiatan memberi makan beberapa anak ayam dengan jumlah tertentu, menyimpan buku dalam sejumlah rak, dan lain sebagainya. Belajar Matematika serasa momen berbagi makanan jika kita menggunakan makanan, bisa juga terasa seperti sedang beres-beres jika kita menggunakan benda-benda untuk dimasukkan ke rak atau lemari.

 

Intinya pakailah benda yang ada di sekitar kita untuk ‘menyajikan’ Matematika ini. Ketika hendak mengajarkan materi pengukuran tinggi dan panjang misalnya. Gunakanlah pita meteran dan minta anak untuk mencari benda yang paling panjang atau tinggi. Ini akan seperti permainan dan tidak akan terasa suasana ‘menyeramkan’ atau ‘panasdingin’ atau hal-hal negatif lainnya. Tertarik mencoba tips ini?

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mau Jadi Pengusaha? Inilah Ilmu Dari Wakil Presiden RI Kita
15 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com- Ilmu menjadi seorang pengusaha itu tidak hanya didapatkan dari perguruan tinggi. Oleh karena itu, setiap orang memiliki peluang untuk menjadi ...
Mau Panjang Umur? Coba Diet Ketogenik
12 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Diet Ketogenik atau Diet Keto merupakan diet yang menekankan asupan tinggi lemak, protein sedang, dan rendah karbohidrat. Diet ini tengah populer ...
Mikroba Dapat Bantu Seimbangkan Siklus Nitrogen?
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Penelitian baru dari ahli mikrobiologi Universitas Alberta dan Universitas Wina memberikan wawasan mengenai siklus nitrogen Bumi, mereka mengidentifikasi dan ...
Gardasil 9, Vaksin Kanker Serviks
16 September 2017, by Rindang Riyanti
Vaksin untuk kasus kanker serviks menunjukkan efektivitas jangka panjang dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet. Penelitian terhadap 14.215 ...
elektrikcar
21 Juni 2017, by Tonton Taufik
Assalaamu alaykum wr wb., ElektrikCar insya Allah membutuhkan bbrp engineer (baru lulus atau sdh mempunyai pengalaman bbrp tahun) utk bergabung dgn ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman