Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Matematika Itu Menyenangkan!

Matematika Itu Menyenangkan!

29 Maret 2018 | Dibaca : 477x | Penulis : Dika Mustika

“Matematika itu pelajaran yang paling susah!”

“Aku benci Matematika!”

“Pelajaran yang bisa bikin panas dingin!”

Kurang lebih itu adalah komentar beberapa orang ketika mengingat bagaimana ketika ia masih sekolah di sekolah dasar zaman dahulu. Namun kini, ilmu kependidikan semakin berkembang, tak sedikit ahli yang mendalami ilmu kependidikan dan mengambil spesifikasi bidang Matematika untuk pendidikan dasar. Nah, jangan sampai deh, anak zaman sekarang mengalami pengalaman ‘menyeramkan’ dalam belajar Matematika.

Setelah membaca beberapa buku dan juga melihat video bagaimana ‘menyajikan’ Matematika secara menyenangkan, jadi lebih terbayang, betapa ketika keadaan jiwa kita tidak dibebani dengan perasaan ‘susah’, ‘takut’, atau pikiran-pikiran negatif tentang Matematika itu sendiri, akan mudah kita menerima konsepnya. Sebagai ilustrasi untuk ‘menyajikan’ Matematika konsep pembagian untuk anak kelas 2 SD misalnya kita datang dengan membawa beberapa butir coklat. Kurang lebih percakapan yang terjadi adalah sebagai berikut.

“Hai, lihat Kakak punya 10 butir coklat nih. Kakak ingin berbagi coklat ini denganmu. Tapi Kakak dan kamu harus mendapatkan coklat dengan jumlah yang sama. Jadi bagaimana caranya ya?”

Kemudian minta adik tersebut untuk membagikannya. Setelah selesai, minta untuk tidak langsung memakan coklatnya, tapi lihat terlebih dahulu ada berapa coklat di tangan kita dan tangannya. Kemudian tuliskan persamaan Matematikanya. Setelah selesai baru deh kita bisa makan coklat tersebut bersama-sama. Lakukan itu berulang dengan berbagai benda lainnya. Bisa juga dengan kegiatan memberi makan beberapa anak ayam dengan jumlah tertentu, menyimpan buku dalam sejumlah rak, dan lain sebagainya. Belajar Matematika serasa momen berbagi makanan jika kita menggunakan makanan, bisa juga terasa seperti sedang beres-beres jika kita menggunakan benda-benda untuk dimasukkan ke rak atau lemari.

 

Intinya pakailah benda yang ada di sekitar kita untuk ‘menyajikan’ Matematika ini. Ketika hendak mengajarkan materi pengukuran tinggi dan panjang misalnya. Gunakanlah pita meteran dan minta anak untuk mencari benda yang paling panjang atau tinggi. Ini akan seperti permainan dan tidak akan terasa suasana ‘menyeramkan’ atau ‘panasdingin’ atau hal-hal negatif lainnya. Tertarik mencoba tips ini?

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Susah Bangun Pagi? Yuk Coba Tips Ini
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Setiap kali kita membaca sebuah artikel tentang bagaimana orang-orang sukses mendapatkan kesuksesan mereka, mereka hampir selalu menyebutkan bahwa untuk ...
Keren! Akhirnya Uji Taksi Terbang Tanpa Pilot Berhasil Dilakukan
4 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Airbus, salah satu perusahaan pesawat terbang menyatakan bahwa dirinya telah berhasil menguji coba Vahana, kendaraan terbang tanpa ...
Sudah 47 Tahun Tetap Cantik dan Awet Muda, Apa Sih Rahasia Sophia Latjuba?
13 November 2017, by Rindang Riyanti
Sophia Latjuba masih terlihat cantik dan awet muda meskipun usianya sudah memasuki angka 47 tahun. Apa sih tipsnya biar tetap segar dan awet muda? Sophia ...
Fakta Sejarah Indonesia yang Jarang Didapatkan di Pelajaran Sejarah Saat Sekolah
26 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Banyak orang indonesia yang tidak mengetahui sejarahnya sendiri, sejarah yang sebenarnya, bukan sejarah yang dibelokkan oleh rezim politik untuk kepentingan ...
Berbagi Bukan Berarti Mengurangi
13 Juli 2017, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu, aku terlibat dalam sebuah kegiatan dengan kelompok anak remaja. Saat itu aku bersama dengan beberapa temanku yang bergabung dalam sebuah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab