Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Masalah Keluarga Picu Konflik di Tempat Kerja

Masalah Keluarga Picu Konflik di Tempat Kerja

29 Agustus 2017 | Dibaca : 827x | Penulis : Rindang Riyanti

Mengkhawatirkan masalah keluarga selama masa kerja meningkatkan konflik dengan rekan kerja.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Ana Sanz-Vergel dan rekan-rekannya dari Universitas Norwich Norwich University of East Anglia University and Complutense Madrid, Spanyol meminta peserta untuk menilai seberapa besar konflik keluarga telah mempengaruhi konsentrasi mereka di tempat kerja, dan seberapa banyak mereka terlibat konflik argumen dengan rekan mereka dan dengan pasangan mereka. Temuan ini dipublikasikan di British Psychological Society's Journal of Occupational and Organizational Psychology.

Dr Sanz-Vergel mengatakan: "Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan psikologis dan fisik, ambiguitas peran, kerja shift atau ketidakamanan kerja dapat menyebabkan konflik di antara rekan kerja.

"Dalam penelitian ini kami memeriksa betapa mengkhawatirkan masalah keluarga dapat mengganggu kerja dan mempengaruhi interaksi dengan rekan kerja dan dengan rekan kerja di rumah."

Sekitar delapan puluh pasangan (rata-rata berusia 42 tahun) bekerja di dua puluh lima organisasi yang berbeda mengisi kuesioner sosio-demografis umum dan juga menyelesaikan survei dua kali setiap hari selama seminggu kerja. Hampir 70 persen pasangan memiliki setidaknya satu anak.

Konflik interpersonal sehari-hari di tempat kerja dan konflik keluarga sehari-hari diukur pada akhir hari kerja (di sore hari). Konflik interpersonal sehari-hari di rumah dilaporkan sebelum tidur di malam hari.

Dr Sanz Vergel mengatakan: "Kesulitan memusatkan perhatian pada pekerjaan saat terganggu oleh kekhawatiran keluarga membuat karyawan mudah marah. Hal ini menyebabkan mereka bereaksi negatif terhadap rekan kerja daripada menggunakan lebih banyak strategi adaptif, seperti mencari dukungan sosial atau bersikap asertif. Hal negatif ini dibawa ke rumah dalam bentuk konflik dengan pasangannya.

"Temuan ini dapat membantu kita untuk lebih memahami bagaimana konflik keluarga-pekerjaan mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain baik di tempat kerja maupun di rumah dan setiap hari."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jangan Panik Jika Terjadi Gempa!
27 Januari 2018, by Dika Mustika
Minggu lalu, Indonesia dilanda gempa. Gempa yang ternyata bersumber dari Banten itu cukup terasa hingga ke beberapa daerah. Gempa memang tak bisa dicegah, ...
bagi sembako
4 Mei 2018, by Admin
INSIDEN SEMBAKO YANG MENGINJAK2 DADA KITA SEMUA _____ by: Joni A Koto  GMB-SA-ITB  AR'93 Ada dua tiga poin yang bisa ditangkap dari insiden ...
Bye Perut Buncit
10 April 2017, by Retno Indriyani
Makanan adalah faktor penting untuk mengatur berat badan ideal dan mendapatkan perut rata. Ada beberapa zat tertentu yang terdapat pada makanan yang mampu ...
Tak Hadir, Fahri Hamzah Komentari Nikahan Kahiyang
9 November 2017, by Rindang Riyanti
Hari ini, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah tak hadir dalam pernikahan putri Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kahiyang Ayu, di Solo, Jawa Tengah. Dirinya mengaku ...
Jangan Berlebihan, Cukup Konsumsi Daging Selebar Telapak Tangan
1 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dr.Tan Shot Yen, salah satu ahli nutrisi menyarankan untuk tak mengkonsumsi daging secara berlebihan. Jika ingin, cukup hanya selebar telapak ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman