Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Masalah Keluarga Picu Konflik di Tempat Kerja

Masalah Keluarga Picu Konflik di Tempat Kerja

29 Agustus 2017 | Dibaca : 1935x | Penulis : Rindang Riyanti

Mengkhawatirkan masalah keluarga selama masa kerja meningkatkan konflik dengan rekan kerja.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Ana Sanz-Vergel dan rekan-rekannya dari Universitas Norwich Norwich University of East Anglia University and Complutense Madrid, Spanyol meminta peserta untuk menilai seberapa besar konflik keluarga telah mempengaruhi konsentrasi mereka di tempat kerja, dan seberapa banyak mereka terlibat konflik argumen dengan rekan mereka dan dengan pasangan mereka. Temuan ini dipublikasikan di British Psychological Society's Journal of Occupational and Organizational Psychology.

Dr Sanz-Vergel mengatakan: "Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan psikologis dan fisik, ambiguitas peran, kerja shift atau ketidakamanan kerja dapat menyebabkan konflik di antara rekan kerja.

"Dalam penelitian ini kami memeriksa betapa mengkhawatirkan masalah keluarga dapat mengganggu kerja dan mempengaruhi interaksi dengan rekan kerja dan dengan rekan kerja di rumah."

Sekitar delapan puluh pasangan (rata-rata berusia 42 tahun) bekerja di dua puluh lima organisasi yang berbeda mengisi kuesioner sosio-demografis umum dan juga menyelesaikan survei dua kali setiap hari selama seminggu kerja. Hampir 70 persen pasangan memiliki setidaknya satu anak.

Konflik interpersonal sehari-hari di tempat kerja dan konflik keluarga sehari-hari diukur pada akhir hari kerja (di sore hari). Konflik interpersonal sehari-hari di rumah dilaporkan sebelum tidur di malam hari.

Dr Sanz Vergel mengatakan: "Kesulitan memusatkan perhatian pada pekerjaan saat terganggu oleh kekhawatiran keluarga membuat karyawan mudah marah. Hal ini menyebabkan mereka bereaksi negatif terhadap rekan kerja daripada menggunakan lebih banyak strategi adaptif, seperti mencari dukungan sosial atau bersikap asertif. Hal negatif ini dibawa ke rumah dalam bentuk konflik dengan pasangannya.

"Temuan ini dapat membantu kita untuk lebih memahami bagaimana konflik keluarga-pekerjaan mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain baik di tempat kerja maupun di rumah dan setiap hari."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kalau Penggunaan Kata "Pribumi" Sudah Lumrah, Kenapa Anies Baswedan Dipidanakan
20 Oktober 2017, by Gatot Swandito
Gegara isi pidatonya yang memilih diksi "pribumi", Anies Baswedan resmi dilaporkan oleh inisiator Gerakan Pancasila Jack Boyd Lapian dengan ...
Polri Minta Pemerintah Audit Seluruh Jembatan di Jawa
19 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Setelah ambruknya jembatan Babat di Tuban, Jawa Timur, Polri meminta pemerintah untuk mengaudit seluruh jembatan yang ada di Pulau Jawa. Hal ini ...
Cara Sederhana Atasi Jerawat Bandel
11 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Apakah Anda senang memiliki jerawat membandel? Tentu tidak bukan? Baik wanita maupun pria memiliki jerawat merupakan suatu masalah yang ...
Tips Aman Mengendarai Mobil Bagi Pemula
12 Maret 2021, by Admin
Menyetir kendaraan roda empat seringkali menimbulkan kekhawatiran dan menurunnya rasa percaya diri. tak jarang ditemukan berbagai kasus kecelakaan hingga ...
Ini Cara Masak yang Sering Salah Dilakukan Emak-emak di Dapur
2 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Memasak sendiri dirasakan banyak orang lebih sehat dan lebih enak dinikmati karena sesuai dengan selera keluarga dan dinilai mengandung zat gizi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab