Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Korut Ancam Binasakan AS dan Jepang

Korut Ancam Binasakan AS dan Jepang

16 September 2017 | Dibaca : 429x | Penulis : Rindang Riyanti

Juru bicara Komite Perdamaian Asia Pasifik Korea Utara (KAPPC) mengecam keras resolusi mengenai sanksi-sanksi baru yang disetujui secara bulat dalam voting Dewan Keamanan PBB. Disebutkan KAPPC, rakyat Korut meminta adanya pembalasan keras terhadap AS dan sekutunya terkait sanksi-sanksi baru tersebut.

Hal ini berkaitan dengan seruan sebuah organisasi Korea Utara (Korut) yang menyerukan agar Amerika Serikat dibinasakan dan "dipukuli sampai mati" seperti "anjing gila" karena memelopori sanksi-sanksi baru PBB terhadap Pyongyang. Disebutkan pula, Jepang yang merupakan sekutu AS harus "ditenggelamkan ke laut".

"Militer dan rakyat DPRK (singkatan nama resmi Korut) dengan suara bulat menuntut agar Yankee (sebutan Korut untuk Amerika), pelaku utama dalam merancang 'resolusi sanksi-sanksi', dipukuli sampai mati dengan tongkat yang cocok untuk anjing gila," cetus juru bicara KAPPC dalam statemen yang dirilis kantor berita resmi Korut, KCNA dan dilansir AFP, Kamis (14/9/2017).

"Sekarang waktunya untuk membinasakan agresor penjajah AS. Mari kita ubah daratan AS menjadi abu dan kegelapan," lanjut KAPPC.

Pihak KAPPC juga mengancam Jepang berkaitan dengan dukungannya pada AS. Disebutkan KAPPC, sejumlah pulau di Jepang harus ditenggelamkan ke laut dengan menggunakan bom nuklir.

Dewan Keamanan PBB pada Senin (11/9) waktu setempat mengadopsi resolusi yang disusun oleh Amerika Serikat, mengenai penerapan sanksi-sanksi baru terhadap Korea Utara (Korut) menyusul uji coba nuklirnya awal bulan ini. Resolusi ini diadopsi dengan suara bulat oleh keseluruhan 15 negara anggota DK PBB, termasuk China dan Rusia yang merupakan sekutu Korut. Resolusi DK PBB tersebut mengatur tentang penerapan larangan ekspor tekstil Korut dan pembatasan impor minyak mentah. Ini merupakan resolusi sanksi ke-9 terhadap Korut, yang diadopsi DK PBB sejak tahun 2006 atas program rudal dan nuklirnya.

Dengan adanya resolusi baru ini, maka kini Korut dilarang mengeskpor tekstil -- ekspor terbesar keduanya setelah batubara dan mineral lainnya pada tahun 2016, yang berjumlah total US$ 752 juta, menurut data dari Badan Promosi Perdagangan-Investasi Korea. Hampir 80 persen ekspornya ditujukan ke China. Resolusi ini juga menerapkan pembatasan ekspor minyak mentah ke Korut. China selama ini memasok sebagian besar minyak mentah Korut.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

DPR dan Pemerintah Belum Menemukan Titik Kesepakatan RUU Anti Terorisme
24 Mei 2018, by oteli w
DPR dan Pemerintah Belum Menemukan Titik Kesepakatan RUU Anti Terorisme Pansus RUU Antiterorisme mengadakan rapat dengan tim pemerintah terkait pembahasan ...
Johann Zarco Berharap Meraih Hasil Maksimal Pada Balapan Kali Ini
25 Juni 2018, by Rachmiamy
Balapan seri kedelapan MotoGP 2018 akan berlangsung di akhir pekan nanti. Circuit Assen akan menjadi tempat pembalap memperebutkan podium tertinggi sekaligus ...
Walau Hanya 4 Member, Namun Mampu Membuat Lautan Manusia
10 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Yes, lagi – lagi dan lagi rasanya nggak ada habisnya kalau kita menceritakan akan kiprah dari boyband Kpop satu ini. Keberhsilan mereka ...
Rencana Festival Jelang Obor Asian Games: Sandiaga Berlari, Anies di Finish Sambil Makan
24 Juni 2018, by Nur Atinal Khusna
Untuk memeriahkan acara Asian Games 2018 yang nantinya akan berlangsung di Indonesia sebagai tuan rumahnya, Pemprov DKI Jakarta bersama INASGOC ...
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar
7 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan dibandingkan bulan – bulan lainnya. Bahkan Allah menjelaskan bahwa malam ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab