Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
menghadapi hidup

Kekuatan Rahasia dalam Menghadapi Hidup

8 Juli 2017 | Dibaca : 1926x | Penulis : Dika Mustika

 

Ikhlas, sudah sering aku mendengar kata ikhlas. Mungkin, jika dimaknakan secara harfiah, ikhlas bermakna bersih. Atau kalau dilihat dari istilah agama Islam, ikhlas bermakna tulus mengerjakan sesuatu karena Allah. Biasanya contoh ikhlas adalah tulus dalam mengerjakan sesuatu yang tampak sangat berat. Nah, ternyata pengertian ikhlas tidaklah sesempit itu atau tidaklah untuk hal-hal yang sangat berat saja. Ikhlas bisa dilakukan kapanpun, untuk hal yang kita anggap berat ataupun hal yang berhubungan dengan kegiatan keseharian atau rutinitas kita.

Nah, lebaran kemarin sangat terasa apa bedanya jika kita menjalani sesuatu dengan ikhlas dan tidak. Lebaran kemarin, rumahku menjadi rumah di mana keluarga besarku berkumpul. Sejak tahun kemarin, ada kesepakatan bahwa rumah yang akan menjadi pusat kumpul keluarga akan bergilir. Nah, rumahku lah yang tahun ini kebagian menjadi pusat kumpul keluarga ketika lebaran. Ibuku memiliki 10 saudara kandung, dan kakak dan adik ibuku tersebut, tentu sudah beranak pinak, nah anaknya pun sama! Anak dari kakak dan adik ibuku pun sama, sudah memiliki anak! Terbayangkah kalian betapa pohon keluarganya ibuku pasti sudah sangat rimbun? Terbayangkah, ketika lebaran kemarin ada berapa puluh kepala yang ada di rumahku dalam waktu yang sama? Dan terbayangkah kegiatan wajib dalam lebaran apakah itu selain sungkem dan meminta maaf. Yups! Benar tentunya lebaran tidak akan afdol tanpa adanya makan ketupat dan kawan-kawannya!

Nah, di situlah cerita ikhlas dimulai! Ketika kira-kira 50 orang datang untuk berkumpul disertai makan dan minum. Keluargaku tidak memiliki mbak atau asisten rumah tangga sejak dulu. Kami terbiasa mengerjakan berbagai pekerjaan rumah dengan mandiri. Sedikit berbagi cerita (lagi) intinya saat itu hanya aku lah PIC alias person in charge di dapur (baca: lebih tepatnya di depan bak cuci piring). Alhamdulillah saat lebaran tiba, suasana hatiku sangat riang, tak ada lagi gundah gulana atau pun ganjalan di hati. Hari itu, misiku hanya ingin segera menyelesaikan misi di dapur, itu saja. Ketika cuci piring (tentunya piring tak sendiri, ia ditemani juga oleh sendok, garpu, gelas, dan mangkok, kadang, botol, panci, dan wajan juga ikut serta) sesi pertama selesai, aku bernafas lega! Alhamdulillah selesai. Aku pun kemudian menuju ke ruang tengah untuk ikut berbincang bersama saudara, namun apa yang terjadi? Di meja sudah penuh lagi dengan piring dan kawan-kawannya.

Ok, tak masalah...aku pun menggotong mereka ke bak cuci piring lagi dan lagi. Saat itu yang ada di pikiranku adalah aku ingin saudaraku bisa menikmati kesempatan mereka bersilaturahmi di rumahku dengan senang. Entah berawal dari mana pikiran itu, tapi itu yang kurasakan hari itu. Dan alhamdulillah, mungkin hingga sepuluh kali aku bertugas di depan bak cuci piring, tapi aku tak merasakan lelah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, padahal di tahun sebelumnya, rumahku hanya dikunjungi oleh beberapa orang saja, itu pun tak dalam waktu yang bersamaan seperti tahun ini. Aku sering mengeluh ketika mengerjakan sebuah pekerjaan, dan ternyata keluhan itu tanpa disadari bisa mengurangi kekuatan kita dalam melakukan sesuatu.

Pembelajaran dari peristiwa lebaran tahun ini adalah...ikhlas, bersihkan hati, dengan hati bersih, akan muncul kekuatan rahasia yang tak terduga dalam mengerjakan apapun. Note: tentunya mengerjakan hal yang bermanfaat dan bernilai kebaikan. Sebagaimana yang disebutkan dalam QS. Al Anam 162: Sesuangguhnya shalatku, ibadahku, hidup, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

canva
4 Agustus 2018, by Admin
Tampang.com - Seberapa banyak rasa kasih sayang yang sering kita tunjukkan? Apakah kita termasuk orang yang baik pada semua orang? Apakah kita termasuk orang ...
Gara-Gara Rebutan Toilet, Kapal Pesiar Ini Putar Balik
13 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang nahkoda di di kapal pesiar P&O Pacific Explorer memutuskan memutar balik kapalnya kembali ke Sydney. Keputusan ini dilakukan setelah ...
Sinyal Handphone Anda Bisa Digunakan Untuk Mengukur Curah Hujan
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Curah hujan bisa menjadi hal yang sulit untuk diukur. Jumlah hujan yang jatuh di daerah tertentu bisa berubah dari menit ke menit dan mungkin sama sekali ...
Mengejutkan, Salah Satu Anggota Paskibra Meninggal 3 Hari Jelang 17 Agustus
17 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Kabar mengejutkan datang dari Pasukan Pengibar Bendera ( PASKIBRA) Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pasalnya seorang ...
5 Lokasi Wisata Unik nan Menakjubkan
13 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan daratan yang luas di bumi ini, maka tak heran jika kita menemukan tempat-tempat unik nan menakjubkan. Bahkan, beberapa tempat tampak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih