Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Kekerasan Seksual Pada Bayi Usia 8 Bulan di India

Kekerasan Seksual Pada Bayi Usia 8 Bulan di India

30 Januari 2018 | Dibaca : 586x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Semakin hari bentuk dan jenis tindakan kriminal semakin meningkat. Terutama di negara-negara berkembang perilaku kriminal akan terus terjadi. Salah satu bentuk perilaku kriminal yang memakan banyak korban adalah perilaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur hingga pada orang dewasa. Baru-baru ini perilaku kekerasan seksual terjadi di India, yakni pada seorang bayi yang berusia 8 bula. Lebih ironisnya adalah sang pelaku bukan orang lain melainkan sepupu dari sang bayi tersebut.

Kejadian ini terjadi di New Delhi pada Minggu (28/01). Dikabarkan peristiwa ini baru terungkap kemarin (29/01). Bayi malang tersebut dilarikan ke rumah sakit pada hari kejadian, kemudian dilakukan operasi, hingga saat ini bayi masih dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi selama 3 jam.

Berdasarkan keterangan polisi setempat, pelaku pemerkosaan telah ditangkap. Pelaku merupakan pria dewasa yang sudah berusia 28 tahun bekerja sebagai buruh harian.

 Mendengar kabar bayi malang ini, Kepala Komisi Perempuan Delhi, Swati Maliwal mengunjungi rumah sakit dimana bayi dirawat untuk melihat kondisi. Wilawal mengaku bahwa luka-luka yang diderita sang bayi sang mengerikan.

"Apa yang harus dilakukan? Bagaimana warga Delhi bisa tidur tenang saat ini sementara bayi delapan bulan diperkosa secara brutal di ibu kota kita? Apa kita sudah tak lagi peduli atau kita pasrah saja menerima ini sebagai takdir," tulisnya dalam akun Twitternya, dikutip dari laman BBC, Selasa (30/1).

Dirinya juga mengirim seruan langsung kepada Narendra Modi, Perdana Menteri India agar pemerintah memberi perhatian lebih pada situasi semacam ini. "Buatlah undang-udang yang lebih ketat dan kerahkan sumber daya polisi yang lebih banyak untuk melindungi anak perempuan di negeri ini," ucapnya.

Menanggapi kejahatan yang kian marak ini memicu protes dari masyarakat. Mereka mendesak pemerintah untuk membuat peraturan perundangan yang lebih serius dan lebih ketat, serta hukuman bagi para pelaku pemerkosaan akan diberi hukuman mati.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sebanyak 244 Personel Gabungan Berhasil Evakuasi 1.091 Pendaki yang Terjebak di Gunung Rinjani
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui sebelumnya akibat gempa yang terjadi di Lombok selain mengakibatkan ribuan rumah warga rusak, luka-luka, hingga korban meninggal dunia, juga ...
Manfaat Menulis Menurut Islam dan Kesehatan...
27 Februari 2018, by Dika Mustika
Menulis, rasanya setiap orang pasti pernah atau justru tak bisa lepas dari aktifitas ini. ini sudah dilakukan bahkan sejak kita duduk di bangku awal sekolah. ...
5 Kebiasaan Ketika Minum Ini Keliru untuk Dilakukan
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Memenuhi kebutuhan asupan air adalah suatu keharusan untuk kita, untuk mencegah tubuh terkena dehidrasi dan menjaga ...
Sulit untuk Tidur Nyenyak? 4 Hal Ini Bisa Jadi Solusinya
12 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah beraktivitas sepanjang hari, tentunya tubuh membutuhkan istirahat yang cukup. Tidur menjadi solusi terbaik untuk mengembalikan energi ...
Akan Ada Penegakkan Hukum Terhadap Napi Teroris yang Terlibat Pada Kerusuhan yang Menewaskan 5 Anggota Brimob
11 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan bakal ada sanksi hukum yang dijatuhkan untuk tahanan dan narapidana teroris yang terbukti ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview