Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Jokowi Imbau Petani Jangan Jual Gabah

Jokowi Imbau Petani Jangan Jual Gabah

22 Januari 2018 | Dibaca : 233x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Harga beras yang semakin melonjak tak sebanding dengan harga jual gabah para petani kepada tengkulak. Harga jual gabah per kilogram terbilang sangat kecil dari pada harga beras yang dijual di pasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin jika para petani dapat menjual hasil panennya bukan dalam bentuk gabah melainkan sudah dalam bentuk beras. Sebab keuntungan terbesar dari menanam padi yaitu saat pasca panen bukan saat panen.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi saat berbicara pada Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) Terintegrasi di Kawasan Transmigrasi, KTM Kabupaten Mesuji, Minggu 21 Januari 2018. Selama ini yang dilakukan petani yaitu mengurus sawah dengan mengairi, memupuk, panen dan kemudian menjualnya dalam bentuk gabah. Kebiasaan ini harus diubah agar taraf hidup petani semakin sejahtera.

"Padahal keuntungan besar itu pada saat jadi beras. Jadi saya sampaikan agar jualnya dalam bentuk beras. Syukur sudah dikemas. Ini di penggilingan padi modern ini bisa dilakukan,” ujar Presiden Jokowi.

Di lokasi Kawasan Transmigrasi, KTM Kabupaten Mesuji, terdapat pabrik penggilingan padi. Presiden menginginkan pabrik penggilingan padi tersebut dapat berfungsi secara maksimal dan produktif.

"Saya mau lihat dulu apa kapasitas di sini cukup atau enggak. Kalau enggak bisa ditambah. Bermanfaat atau tidak bermanfaat. Kalau tidak sudah tinggalkan. Kalau bermanfaat akan dibesarkan lagi sehingga kapasitasnya memenuhi yang ada di masyarakat," ujar dia.

Saat ini harga gabah petani dihargai sebesar Rp 3.500 per-kg. Sedangkan harga beras berada dikisaran Rp 10-11 ribu per-kg. "Ini yang perlu kita lakukan bersama-sama sehingga sekali lagi produk pertanian kita tidak ketinggalan zaman. Ada pengerjaan setelah panen, pengeringan, digilang, dikemas baik apalagi diberi nama baik juga dikemas dalam kelompok besar petani, diberi merek. Itu akan memberi nilai tambah dengan menaikkan harga," kata Jokowi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Resmi Rilis Oppo A83 Mirip Fitur Face Unlock iPhone X
28 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Perusahaan ponsel pintar terus melakukan berbagai inovasi untuk bersaing mendapatkan daya tarik pelanggan. Setelah iphone mengeluarkan produk terbaru mereka ...
15 Teori Perkembangan Anak Menurut Ahli
31 Maret 2018, by oteli w
Perkembangan merupakan tahap perubahan yang terjadi pada individu dan dinilai secara fisik, psikis, sosial, dan lainnya. Perkembangan yang paling cepat dan ...
Bingung Memilih Jurusan? Yuk Baca Tips Berikut Dalam Memilih Jurusan
27 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Memilih jurusan saat masuk kuliah merupakan hal yang sangat penting. Betapa tidak, selama kuliah kurang lebih 4 tahun jika mengambil S1 kamu harus bergelut ...
4 Cara Ini Mampu Redakan Gatal Karena Gigitan Nyamuk
26 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Nyamuk adalah salah satu serangga yang biasanya menggigit kulit dan gigitannya menyebabkan muncul bentol disertai gatal. Karena kehadiran ...
Pelatihan Otak Komersial Tidak Memperbaiki Pengambilan Keputusan Atau Fungsi Kognitif
12 Juli 2017, by Fernandusman
Pelatihan otak komersial tidak meningkatkan pengambilan keputusan atau fungsi kognitif, demikian hasil penelitian baru. Sebuah studi baru menemukan bahwa ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab