Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Jokowi Imbau Petani Jangan Jual Gabah

Jokowi Imbau Petani Jangan Jual Gabah

22 Januari 2018 | Dibaca : 366x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com - Harga beras yang semakin melonjak tak sebanding dengan harga jual gabah para petani kepada tengkulak. Harga jual gabah per kilogram terbilang sangat kecil dari pada harga beras yang dijual di pasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin jika para petani dapat menjual hasil panennya bukan dalam bentuk gabah melainkan sudah dalam bentuk beras. Sebab keuntungan terbesar dari menanam padi yaitu saat pasca panen bukan saat panen.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi saat berbicara pada Pengembangan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) Terintegrasi di Kawasan Transmigrasi, KTM Kabupaten Mesuji, Minggu 21 Januari 2018. Selama ini yang dilakukan petani yaitu mengurus sawah dengan mengairi, memupuk, panen dan kemudian menjualnya dalam bentuk gabah. Kebiasaan ini harus diubah agar taraf hidup petani semakin sejahtera.

"Padahal keuntungan besar itu pada saat jadi beras. Jadi saya sampaikan agar jualnya dalam bentuk beras. Syukur sudah dikemas. Ini di penggilingan padi modern ini bisa dilakukan,” ujar Presiden Jokowi.

Di lokasi Kawasan Transmigrasi, KTM Kabupaten Mesuji, terdapat pabrik penggilingan padi. Presiden menginginkan pabrik penggilingan padi tersebut dapat berfungsi secara maksimal dan produktif.

"Saya mau lihat dulu apa kapasitas di sini cukup atau enggak. Kalau enggak bisa ditambah. Bermanfaat atau tidak bermanfaat. Kalau tidak sudah tinggalkan. Kalau bermanfaat akan dibesarkan lagi sehingga kapasitasnya memenuhi yang ada di masyarakat," ujar dia.

Saat ini harga gabah petani dihargai sebesar Rp 3.500 per-kg. Sedangkan harga beras berada dikisaran Rp 10-11 ribu per-kg. "Ini yang perlu kita lakukan bersama-sama sehingga sekali lagi produk pertanian kita tidak ketinggalan zaman. Ada pengerjaan setelah panen, pengeringan, digilang, dikemas baik apalagi diberi nama baik juga dikemas dalam kelompok besar petani, diberi merek. Itu akan memberi nilai tambah dengan menaikkan harga," kata Jokowi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

foto : Jawa pos
20 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Mudik atau pulang kampung merupakan tradisi tahunan masyarakat Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Silaturahmi dengan orang tua, keluarga ...
Rokok Elektrik Lipat Gandakan Risiko bagi Remaja
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Remaja yang mencoba merokok rokok elektrik memiliki risiko untuk memiliki kebiasaan merokok yang berlipat ganda. Studi dari University of Waterloo dan Wake ...
brokoli
2 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika cuaca tak stabil, biasanya kita rentan sekali mengalami flu. Tentu tak ada hal menyenangkan ketika flu menyerang. Akhirnya, aktivitas pun ...
Bentuk Bibir Ternyata Dapat Gambarkan Kepribadianmu
2 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak sekali cara untuk melihat kepribadian seseorang. Mulai dari warna kesukaannya hingga bentuk bibirnya. Ya, bentuk bibir ternyata mampu ...
Penggemar Angelina Jolie yang Viral dengan 50 kali Operasi Plastik Ternyata Hanyalah Hasil Photoshop dan Riasan Makeup
8 Desember 2017, by Rachmiamy
Beberapa waktu lalu berita tentang Sahar Tabar yang melakukan operasi plastik sebanyak 50 kali dan melakukan diet ketat demi mirip dengan sang idola sempat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview