Tutup Iklan
hijab
  
login Register
pastor

Jemaat Gereja di Kenya Tidak Pakai Pakaian Dalam Agar Kristus Bisa Masuk ke Kehidupannya

27 Mei 2017 | Dibaca : 1595x | Penulis : Tonton Taufik

Kita tahu cerita ini mungkin terdengar gila, tapi sayangnya, memang benar.

Pendeta Njohi, seorang Pendeta di Gereja "Lord’s Propeller Redemption" Kenya, memerintahkan anggota perempuan jemaatnya untuk menghadiri gereja tanpa pakaian dalam apapun sehingga Kristus dapat memasuki kehidupan mereka.

Dia dilaporkan melarang pemakaian pakaian dalam di gerejanya karena mereka tidak beriman, dan "orang harus bebas dari tubuh dan jiwa untuk menerima Kristus."

Menurut The Kenya Post, Njohi diduga memperingatkan anggota bahwa akan ada konsekuensi mengerikan jika mereka mencoba diam-diam memakai bra atau celana. Ibu juga disarankan untuk memastikan anak perempuan mereka mematuhi perintah tersebut.

Dalam sebuah pertemuan yang dipimpinnya, sebuah undang-undang diloloskan dengan melarang penggunaan pakaian dalam. Njohi mengklaim bahwa ketika pergi ke gereja, orang harus bebas dalam 'tubuh' dan 'roh' untuk menerima Kristus.

Di zaman sekarang, tampaknya beberapa pendeta yang tidak bermoral menyalahgunakan wewenang mereka.

Jemaat bisa lebih dekat dengan Tuhan. Di sisi lain, beberapa orang Kristen yang naif menjadi korban tipu daya semacam ini, dan mulai jatuh ke dalam perangkap untuk menyembah para pendeta mereka alih-alih menyembah Tuhan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ahok Gugat Cerai Veronica, Hoax?
8 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Veronica Tan, yang merupakan istri dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama Alias Ahok, digugat cerai oleh suaminya. Salahsatu sumber ...
Wanita ini Kehilangan Lengannya Akibat diserang Hiu saat sedang Berlibur
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Mungkin tak akan pernah terbayangkan oleh kita berjumpa dengan ikan hiu saat berlibur bersama keluarga. Tentunya kita berlibur karena ingin melepas penat dari ...
Setelah AS, Guatemala Membuka Kedutaan di Yerusalem
17 Mei 2018, by Slesta
Guatemala pada hari Rabu menjadi negara kedua untuk membuka kedutaan di Yerusalem, beberapa hari setelah relokasi kontroversial konsulat AS di ...
hujan di bandung
19 April 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com, Bandung - Hujan lebat terjadi saat ini, masih berlangsung di Bandung. Banyak pohon tumbang dan billboard yang tidak kuat menghadapi angin dari ...
Riyadh Bekerja untuk Menghilangkan Kekhawatiran India tentang Harga Minyak
19 Mei 2018, by Slesta
India harus yakin bahwa Riyadh akan melakukan bagiannya untuk memastikan ekonomi dapat bergerak maju dalam menghadapi harga minyak yang lebih tinggi, menteri ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview