Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ini Dia 2 Teknologi untuk Mengeluarkan Racun dalam Tubuh

Ini Dia 2 Teknologi untuk Mengeluarkan Racun dalam Tubuh

10 Juli 2018 | Dibaca : 619x | Penulis : Maman Soleman

Pada kondisi gagal ginjal terminal, fungsi ginjal menurun drastis sehingga perlu dibantu dengan dialisis. Meski demikian, cuci darah hanya membantu satu peran ginjal, yakni mengeluarkan racun dan air berlebih.

Oleh karena itu, pasien tetap harus mengonsumsi obat atau mendapat terapi pengganti ginjal. Ada dua macam terapi, yakni dialisis serta pencangkokan (transplantasi) ginjal. Metode dialisis juga ada dua, yakni hemodialisis dan peritoneal dialisis atau membantu kinerja ginjal melalui selaput peritoneum (perut).

Hemodialisa adalah sebuah terapi untuk mengganti fungsi ginjal dengan sebuah dialiser (membran). Bagi pasien gagal ginjal terminal, hemodialisis harus dilakukan seumur hidup, 2-3 kali seminggu, dengan waktu antara 4-5 jam setiap sesinya.

Tindakan hemodialisa memerlukan sarana yang ideal. Antara lain melalui penyediaan ruangan khusus dengan standar tinggi. Kondisi steril diperlukan karena pasien rentan terhadap penyakit. Ruang khusus tersebut juga harus memiliki sistem sirkulasi air yang baik karena mesin hemodialisa menggunakan banyak air yang khusus. Selain itu, harus memiliki sistem pembuangan racun. Belum lagi berbagai peralatan lain, seperti air pencuci darah, mesin pencuci darah, membran dialiser, dan selang-selang pembantu lain.

Hemodialisa standar bisa menggunakan dua jenis membran dialiser yakni low flux dan high flux. Kedua membran ini dibedakan berdasarkan tingkat kemampuannya mengeluarkan racun (solut). Membran high flux lebih mampu mengeluarkan solut dengan ukuran molekul lebih besar. Racun ini merupakan sisa sampah metabolisme yang tidak bisa dipakai ginjal.

Untuk racun dengan molekul besar hemodialisa standar akan sulit mengeluarkannya. Kadar racun yang terlalu tinggi dapat menjadi faktor risiko bagi pasien. Salah satunya kerusakan organ lain terutama pembuluh darah yang menyempit.

Ginjal terdiri atas banyak pembuluh darah. Jika ada yang menyempit dapat menyebabkan penyakit seperti kardio, cerebrovaskular, stroke, serangan jantung, hingga kelainan tulang dan kulit.

Karena solut besar dapat mengganggu kesehatan organ, maka diciptakan teknologi mesin hemodialisa yang semakin efektif untuk mengeluarkannya, Hemodiafiltrasi (HDF) dan Hemodiafilrration Endogenous Reinfusion (HFR).

Teknologi HDF sudah disempumakan sehingga dapat membuang racun besar dan kecil lebih efektif. Untuk mengoperasikan mesin ini dibutuhkan petugas yang terlatih. Teknologi HFR lebih sempuma lagi dari HDF.

Setiap teknik memiliki indikasi tertentu sesuai dengan kondisi pasien. Tujuannya dapat memberikan hasil yang baik dan bisa meningkatkan kualitas kesehatan hidup pasien.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pernikahan Ala The Descendants of the Sun yang akan di Pakai Pasangan Seleb Asia
1 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ya drama Korea yang diputer ulang hingga berkali – kali di stasiun TV Indonesia  tetap saja mendapat rating tinggi, tanpa bosan ...
Jangan Tunggu Haus Untuk Minum!
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Memang terasa nikmat, apabila kita minum segelas air pada saat kita tengah kehausan. Tapi, menurut penelitian sebaiknya jangan tunggu haus untuk ...
Mau Tampil Percaya Diri? Coba 5 Langkah Ini
8 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebagian orang memang menganggap berbicara di depan umum menjadi sesuatu yang mudah. Namun, sebagian orang lainnya justru takut dan tidak percaya ...
Aceh Barat Menerima Pasokan Solar Dari Pertamina
6 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Lonjakan permintaan akan BBM telah terjadi di wilayah Aceh Barat sehingga PT Pertamina (Persero) telah mengoptimalkan pendistribusian ...
Suara Dentuman Disertai Semburan Minyak Membentuk Danau di Pematang Bengkalis
27 Mei 2018, by Nur Atinal Khusna
Suara dentuman yang disertai semburan minyak mentah dari pipa berwarna hitam tampak melambung sekitar 25 hingga 30 meter ke udara mengagetkan warga Pematang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview