Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ini Alasan Kenapa Buang Angin Gak Boleh Ditahan

Ini Alasan Kenapa Buang Angin Gak Boleh Ditahan

6 Maret 2018 | Dibaca : 172x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika di area publik, mungkin sebagian orang akan menahan untuk membuang angin. Hal ini karena malu jika ketahuan. Padahal, semestinya kamu bersyukur masih dapat buang angin. Justru ini merupakan tanda bahwa pencernaan kamu baik.

Bahkan, para pakar kesehatan pun tidak menganjurkan untuk menahan buang angin. Hal ini karena dapat mengganggu sistem pencernaan, juga masalah-masalah lain.

Berikut alasan-alasan ilmiah, mengapa buang angin tak boleh ditahan, seperti dikutip dari laman Times of India.

Menghindari rasa sakit di perut

Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut kamu.

Mencegah perut kembung

Kondisi perut kembung tak nyaman bukan? Buang angin adalah cara tubuh kamu menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

Bagus untuk kesehatan usus

Perut kembung memang merupakan proses alami, namun menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh. Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya.

Cegah risiko penyakit saluran pencernaan

Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap oleh tubuh. Gas-gas ini, saat diserap kembali bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

Tanda peringatan tubuh

Dalam kasus perut kembung kronis, buang angin merupakan tanda dari perut kamu bahwa ada makanan yang tidak bisa dicerna.

Mencegah bau busuk

Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk.

Cegah perut "bergemuruh"

Perut kamu kerap berbunyi "gemuruh" saat lapar atau dehidrasi. Saat kamu menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa.

Baunya bagus untuk kamu

Dalam dosis sedikit, bau khas bisa mencegah kerusakan sel, stroke dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun buat kamu.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gempa Bumi Berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) di Kepulauan Mentawai
1 September 2017, by Nur Atinal Khusna
Lagi-lagi di Kepulauan Mentawai terjadi gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR). Gempa tersebut diprediksikan tidak menimbulkan bencana tsunami, namun ...
Kemuliaan Ramadan dan Mimpi Thalhah di Depan Pintu Surga
27 Mei 2017, by Zeal
RAMADAN telah tiba. Bulan agung penuh berkah, waktu di mana umat Islam dibukakan berjuta kebaikan oleh Allah SWT. Salah satu keutamaan Ramadan dikisahkan ...
Kos-Kosan dan Sekolah Jadi Target Razia BNN Tangerang
21 Desember 2017, by Retno Indriyani
Kamis, 21/12/2017, BNN Kota Tangerang melakukan razia narkoba di empat lokasi yang berbeda. Tempat yang di razia pun beragam mulai dari sekolah hingga ...
visit bengkulu 2020
1 Mei 2017, by Ayu
Memang provinsi Bengkulu sedang mencangkan untuk melakukan tahun kunjungan wisata yang diberi judul ‘Visit Bengkulu Years 2020’. Agar dapat ...
Lebarkan Sayap, Telkom Beli Saham Perusahaan Satelit Malaysia
27 November 2017, by Rindang Riyanti
  Telkom Indonesia (Telkom) melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) telah menyepakati pembelian mayoritas saham TS ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman