Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ini Alasan Kenapa Buang Angin Gak Boleh Ditahan

Ini Alasan Kenapa Buang Angin Gak Boleh Ditahan

6 Maret 2018 | Dibaca : 548x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika di area publik, mungkin sebagian orang akan menahan untuk membuang angin. Hal ini karena malu jika ketahuan. Padahal, semestinya kamu bersyukur masih dapat buang angin. Justru ini merupakan tanda bahwa pencernaan kamu baik.

Bahkan, para pakar kesehatan pun tidak menganjurkan untuk menahan buang angin. Hal ini karena dapat mengganggu sistem pencernaan, juga masalah-masalah lain.

Berikut alasan-alasan ilmiah, mengapa buang angin tak boleh ditahan, seperti dikutip dari laman Times of India.

Menghindari rasa sakit di perut

Menahan keinginan buang angin dalam durasi yang lebih lama dapat memberi tekanan besar pada sistem usus bagian bawah, sehingga menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di perut kamu.

Mencegah perut kembung

Kondisi perut kembung tak nyaman bukan? Buang angin adalah cara tubuh kamu menunjukkan adanya gas dalam tubuh yang perlu dilepaskan. Kondisi ini sering dialami sesaat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang berat. Jika gas tidak keluar, biasanya akan menyebabkan sakit perut dan tidak nyaman pada perut.

Bagus untuk kesehatan usus

Perut kembung memang merupakan proses alami, namun menahan laju gas yang keluar bukanlah ide bagus. Membiarkan gas keluar adalah usaha tubuh untuk melepaskan produk dari sistem gastrointestinal yang dapat membahayakan tubuh. Selain itu, bagi yang memiliki dinding usus relatif lemak, penumpukan gas yang kuat dapat merusak fungsi kerjanya.

Cegah risiko penyakit saluran pencernaan

Menahan hasrat buang angin dapat meningkatkan kemungkinan gas buangan kembali diserap oleh tubuh. Gas-gas ini, saat diserap kembali bisa menimbulkan risiko penyakit gastrointestinal.

Tanda peringatan tubuh

Dalam kasus perut kembung kronis, buang angin merupakan tanda dari perut kamu bahwa ada makanan yang tidak bisa dicerna.

Mencegah bau busuk

Menahan angin yang keluar justru bisa menyebabkan situasi bertambah buruk. Gas di dalam perut bisa perlahan membusuk dan menyebabkan gas yang dilepaskan semakin berbau busuk.

Cegah perut "bergemuruh"

Perut kamu kerap berbunyi "gemuruh" saat lapar atau dehidrasi. Saat kamu menahan angin juga bisa menyebabkan kondisi serupa.

Baunya bagus untuk kamu

Dalam dosis sedikit, bau khas bisa mencegah kerusakan sel, stroke dan serangan jantung dalam jangka panjang. Sebaliknya dalam dosis besar, gas itu bisa menjadi racun buat kamu.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cara Simpel Membuat Minyak Goreng Lebih Awet dan Tahan Lama
6 Juni 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok dapur yang selalu digunakan setiap hari saat memasak. Selain bahan dasarnya, kualitas minyak ...
Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2018 Berhadapan Dengan China
25 Mei 2018, by oteli w
Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2018 Berhadapan Dengan China Tim Thomas Indonesia lolos ke semifinal setelah berhasil mengalahkan ...
Tiga Situs Biro Jodoh Terbaik, Alternatif Mencari Pasangan.
6 Oktober 2017, by Risa Suadiani
Memiliki pasangan hidup adalah dambaan setiap orang. Apalagi pasangan yang sesuai kriteria kita dan tentu saja nyaman bersama kita. Namun, bagi sebagian orang, ...
Tingkat Kelulusan CPNS Rendah, Kemenkum HAM Terapkan Kebijakan Seleksi Baru
7 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Jumlah peserta CPNS yang lolos pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kemenkum HAM untuk kualifikasi pendidikan D3 dan SMA sangat rendah. Dari 267.692 ...
Ikan Purba Ini Bisa Hidup di Dua Alam
31 Juli 2017, by Rachmiamy
Indonesia memang Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam. Seperti salah satu kekayaan alam yang ada di laut Kalimantan. Ikan Mudskipper atau yang disebut ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab