Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ingin Sehat? Coba Ubah Nasi Putih Kamu ke Nasi Cokelat

Ingin Sehat? Coba Ubah Nasi Putih Kamu ke Nasi Cokelat

6 Maret 2018 | Dibaca : 280x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Orang Indonesia memang dikenal biasa makan dengan nasi. Bahkan, ada istilah belum makan kalau belum menikmati nasi, padahal badan sudah kekenyangan.

Biasanya, nasi yang disantap adalah nasi putih. Nasi putih ini dikenal sebagai nasi yang tidak sehat, karena memiliki kandungan gula dan zat tepung berlebih di dalamnya. Sehingga konsumsi nasi putih berlebih bisa meningkatkan risiko kegemukan hingga diabetes.

Untuk itulah, dibutuhkan nasi yang dapat menjadi alternatif untuk dikonsumsi. Kamu dapat mencoba dengan mengganti nasi putih tersebut dengan nasi cokelat. Ini manfaat yang akan kamu dapat dari nasi cokelat.

Mendukung detoksifikasi

Tubuh menerima racun setiap harinya dari berbagai macam makanan tidak sehat yang kamu konsumsi, polutan, dan kuman di lingkungan. Sehingga detoksifikasi tubuh haruslah rajin dilakukan. Dan nasi cokelat dapat mendukung proses ini karena tingginya zat antioksidan di dalamnya.

Mendukung kesehatan pencernaan

Bagi mereka yang sibuk, gangguan pencernaan seperti gastritis, kembung, naiknya asam lambung, dan konstipasi sangat biasa terjadi. Nah, agar kesehatan pencernaanmu tetap terjaga, perbanyak konsumsi nasi cokelat sebab kandungan bahan alami di dalamnya bisa meningkatkan produksi cairan di sistem pencernaan yang bermanfaat untuk mengobati semua masalah pencernaan.

Menurunkan kolesterol

Bila kadar kolesterol darah naik, maka aliran darah akan terganggu. Konsumsi nasi cokelat diketahui bisa mengurangi kadar kolesterol karena adanya kandungan asam gamma-aminobutyric (GABA)

Mencegah penyakit jantung

Kandungan serat dan zat antioksidan di dalam nasi cokelat memiliki kemampuan untuk mengusir plak yang terakumulasi di arteri dan memastikan aliran darah jadi lancar sehingga penyakit jantung bisa dicegah.

Mencegah diabetes

Bila tubuh tidak mampu menghasilkan cukup hormon insulin, maka kadar gula darah akan naik dan menyebabkan sejumlah gangguan, salah satunya adalah diabetes. Nasi cokelat sendiri kaya akan asam fitat dan serat. Kedua nutrisi ini diketahui dapat menurunkan kadar gula darah secara efektif sehingga diabetes bisa dicegah.

Mencegah kanker

Seperti yang kamu tahu, kanker merupakan penyakit yang mematikan. Kabar baiknya, kamu bisa mencegah kanker dengan konsumsi nasi cokelat. Sebab zat antioksidan kuat pada nasi cokelat dapat membantu mencegah berkembang biaknya sel kanker.

Mengobati depresi

Sudah banyak penelitian yang menemukan bahwa nasi cokelat bermanfaat untuk mengobati depresi. Sebab, nasi merah mengandung asam amino esensial seperti glutamin, gliserin, dan GABA yang mampu meningkatkan produksi serotonin di otak untuk mengurangi gejala depresi dan masalah kecemasan.

Memperkuat tulang

Selain mengandung asam amino dan antioksidan, nasi cokelat juga mengandung mineral seperti magnesium dan kalsium untuk menjaga tulang agar tetap sehat dan kuat.

Meningkatkan produksi ASI

Nasi cokelat diketahui dapat meningkatkan produksi ASI pada mereka yang sedang menyusui dengan cara merangsang kelenjar susu.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Konsumsi Kimchi Bisa Turunkan Resiko Penyakit Kulit, Benarkah?
4 September 2017, by Rachmiamy
Bagi anda penggemar drama Korea pasti sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini. Kimchi, ya kimchi memang sering terlihar di drama- drama korea. Kimchi ...
Bukti Bahwa Manusia Penyebab Perubahan Iklim
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Gas rumah kaca, seperti karbon dioksida dan metana, terakumulasi di atmosfer dan menyerap panas yang jika tidak lolos ke luar angkasa. Kelebihan gas rumah kaca ...
PLATO: Sebuah Misi Menemukan Bumi Baru
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir dari NDTV.com - ESA akan meluncurkan satelit baru yang bertujuan untuk mencari planet ekstrasolar yang dapat dihuni. Misi Planetary Transits and ...
PJK Pembunuh Terbesar, Ketahui Gejala dan Pencegahannya
30 April 2018, by Maman Soleman
PJK adalah Penyakit Jantung Koroner. SARS, Flu Burung, dan Demam Berdarah Dengue boleh jadi merupakan penyakit populer, namun dari sisi kematian yang ...
Luhut Bertemu Prabowo, Apa Isi Pembicaraannya?
8 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sedikit mengungkapkan isi pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman